POJOKSATU.id - Bagi para guru yang sedang mengikuti Pendidikan Profesi Guru (PPG) Guru Tertentu, akan dihadapkan pada Uji Kinerja (UKin) berupa penilaian perangkat pembelajaran selain penilaian video praktik pembelajaran.
Penilaian perangkat pembelajaran ini dilakukan terhadap perangkat pembelajaran yang mendukung proses dalam praktik pembelajaran berupa instrumen, dokumen, alat pembantu seperti peraga, termasuk di dalamnya Rancangan Pembelajaran/Modul Ajar/Rencana Pelaksanaan Layanan (untuk Bimbingan Konseling).
Untuk menyusun Rancangan Pembelajaran atau Modul Ajar, komponen yang perlu disiapkan adalah sebagai berikut:
- Identitas pembelajaran
- Tema atau sub tema pembelajaran
- Standar kompetensi atau kompetensi inti
- Kompetensi dasar
- Indikator
- Tujuan pembelajaran
- Materi pelajaran
- Langkah-langkah pembelajaran
- Penilaian pembelajaran
Susunan Modul Ajar
Untuk itu, dalam praktik pembelajaran diperlukan langkah-langkah untuk menyusun rancangan perangkat pembelajaran atau modul ajar sebagai berikut.
1. Identitas Modul: Berisi informasi umum seperti nama penulis, instansi, mata pelajaran, dan fase kelas yang relevan.
2. Kompetensi Awal dan Capaian Pembelajaran (CP): Kompetensi awal diambil dari materi yang ada, sementara capaian pembelajaran harus dirumuskan dengan jelas menggunakan metode ABCD (Audience, Behavior, Condition, Degree). Misalnya, tujuan pembelajaran diuraikan dengan menggunakan materi yang mudah dipahami oleh peserta didik.
3. Pertanyaan Pemantik: Pertanyaan ini penting sebagai pembuka diskusi dan untuk menarik perhatian peserta didik agar lebih siap dalam mempelajari materi.
4. Rencana Pembelajaran: Melibatkan beberapa tahap seperti pendahuluan, kegiatan inti (misalnya PBL atau pembelajaran berbasis masalah), dan penutup.
Pendahuluan mencakup aktivitas seperti memberi salam, doa, dan motivasi.
Sedangkan Kegiatan inti melibatkan penggunaan media seperti video atau presentasi, dan diskusi kelompok dengan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD).
Kegiatan penutup melibatkan refleksi dan kesimpulan pembelajaran.
5. Media dan Sumber Belajar: Disarankan menggunakan media yang interaktif, seperti video, PowerPoint, atau gambar, yang dapat memudahkan pemahaman siswa.
6. Asesmen dan Refleksi: Penilaian dilakukan berdasarkan rubrik penilaian untuk sikap dan keterampilan siswa, baik melalui observasi maupun tes tulis. Refleksi dilakukan oleh guru dan siswa untuk evaluasi proses pembelajaran.
7. Model dan Pendekatan Pembelajaran: Misalnya, penggunaan model PBL dan pendekatan saintifik yang mengajak siswa untuk berpikir kritis dan kreatif.
Langkah Menyusun Modul Ajar
Berikut adalah langkah-langkah yang dapat diikuti oleh guru dalam menyusun modul ajar:
1. Analisis Kondisi dan Kebutuhan Peserta Didik serta Satuan Pendidikan
Sebelum menyusun modul ajar, guru perlu terlebih dahulu memahami kondisi dan kebutuhan peserta didik serta satuan pendidikan. Analisis ini sangat penting dalam Kurikulum Merdeka, karena akan memastikan bahwa materi yang disampaikan sesuai dan lebih mudah dipahami oleh siswa.
Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah melalui asesmen diagnostik, yang akan membantu guru mengetahui kemampuan, kondisi, dan kebutuhan belajar siswa.
2. Identifikasi Dimensi Profil Pelajar Pancasila
Salah satu elemen penting dalam Kurikulum Merdeka adalah penerapan Profil Pelajar Pancasila, yang terdiri dari enam dimensi yang bertujuan membentuk karakter pelajar sesuai nilai-nilai Pancasila.
Dalam menyusun modul ajar, guru dapat memilih satu atau beberapa dimensi yang sesuai dengan materi pelajaran yang diajarkan.
3. Menentukan Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)
Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) adalah langkah yang terdiri dari tujuan pembelajaran yang disusun secara logis dan sistematis berdasarkan Capaian Pembelajaran (CP) yang diharapkan tercapai di akhir fase.
Guru dapat menggunakan ATP sebagai panduan dalam menyusun modul ajar, yang membantu mencapai Capaian Pembelajaran dengan lebih terarah. Pemerintah juga menyediakan beberapa contoh ATP yang dapat dimodifikasi sesuai kebutuhan.
4. Menyusun Modul Ajar Berdasarkan Komponen yang Ditetapkan
Setelah melakukan analisis dan menentukan ATP serta dimensi Profil Pelajar Pancasila, guru dapat mulai menyusun modul ajar. Modul ini akan menjadi rencana pembelajaran yang mencakup komponen-komponen inti, yang bisa dikembangkan atau dimodifikasi sesuai kebutuhan siswa dan materi pembelajaran.
5. Pelaksanaan Pembelajaran
Modul ajar yang sudah disusun kemudian digunakan sebagai pedoman dalam kegiatan pembelajaran di kelas. Modul ini membantu guru menjalankan proses pembelajaran dengan terstruktur dan sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan.
6. Evaluasi dan Tindak Lanjut
Setelah pembelajaran selesai, guru perlu mengevaluasi efektivitas modul ajar yang telah digunakan. Evaluasi ini penting untuk melihat apakah modul sudah berjalan sesuai harapan atau perlu perbaikan untuk pembelajaran berikutnya.
Download Contoh Modul Ajar
Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, guru dapat menyusun modul ajar yang sesuai dengan kebutuhan siswa dan tujuan pembelajaran.
Beberapa contoh yang bisa dilihat dapat didowload pada lin berikut:
sebagai berikut:
1. [Contoh Modul Ajar 1] - Modul Ajar PJOK Fase B Kelas IV
2. [Contoh Modul Ajar 2] -Guru Bahasa Inggris
3. [Contoh Modul Ajar 3] - Modul Ajar PPG Guru Tertentu 2023 dan 2022
4. [Contoh Modul Ajar 4] - Modul Ajar IPAS SD Kelas 4, Cerita tentang Daerahku:
5. Download [Buku Saku Media Pembelajaran]
Demikian penjelas tentang persiapan perangkat pembelajaran dalam UKin PPG Guru TErtentu disertai contoh file PDF dan petunuj.
Lakukan pengecekan sebelum melakukan unggah dokumen dalam UKPPPG Guru Tertentu.***
#Ikuti aplikasi berita [Pojok Satu] di Play Store dan App Store: [Android] dan [iOS] untuk mendapatkan informasi terbaru.




