POJOKSATU.id - Cara mengisi RDM atau Rapor Digital Madrasah menjadi informasi penting yang perlu dipahami para guru madrasah.

Platform yang dikembangkan Kementerian Agama (Kemenag) ini digunakan untuk mencatat nilai sekaligus memantau perkembangan capaian kompetensi peserta didik secara digital.

Melalui Aplikasi Raport Digital Madrasah, nilai dan kompetensi siswa dapat dipantau secara real time oleh kepala madrasah, guru, hingga orang tua.

Tidak hanya itu, guru juga bisa mencatat aktivitas sekolah di luar jam pembelajaran, termasuk kegiatan ekstrakurikuler.

Baca Juga: Gerakan Ayah Mengambil Rapor, Ada Dispensasi Terlambat ke Kantor, Ini Makna dan Cara Ikutnya

Berikut penjelasan lengkap mengenai Raport Digital Madrasah, fitur-fiturnya, link download, hingga tahapan pengisian nilai yang perlu diketahui guru.

Mengenal Raport Digital Madrasah dan Fitur-fiturnya

Raport Digital Madrasah atau RDM merupakan platform penting dalam sistem pendidikan madrasah karena mencatat nilai siswa sekaligus perkembangan belajarnya.

Pengembangan RDM bertujuan mewujudkan madrasah berbasis digital melalui pemanfaatan teknologi informasi secara optimal.

Penggunaan RDM juga ditujukan untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi pengelolaan nilai, dengan pelayanan data yang tepat, akurat, dan cepat.

Baca Juga: Bingung Isi Catatan Wali Kelas di Rapor? Ini Contoh Lengkap, Bisa Gunakan Bahasa Singkat sampai Catatan Lucu

Aplikasi ini dirancang fleksibel dan dapat digunakan oleh madrasah dengan sistem PAKET maupun SKS.

Beberapa fitur dan kelebihan Aplikasi Raport Digital Madrasah antara lain:

- Penilaian Berkelanjutan

Nilai dapat diinput secara berkelanjutan tanpa menghapus data sebelumnya. Data lama tetap tersimpan meski ada nilai baru yang masuk.

- Gratis Selamanya

RDM dapat digunakan tanpa batas waktu dan tidak dipungut biaya, baik untuk pengunduhan maupun penggunaannya.

- Backup dan Restore Data

Operator madrasah dapat melakukan pencadangan dan pemulihan data untuk menjaga keamanan nilai dan catatan perkembangan siswa.

- Barcode dan Watermark

Fitur cetak rapor dilengkapi barcode dan watermark sehingga tidak memerlukan kertas khusus.

Baca Juga: Tak Ada Lagi Ranking Juara Kelas di Rapor, Ini Penjelasan di Era Kurikulum Merdeka

- Cetak Rekap Nilai

Rekap nilai siswa dapat dicetak per individu dari semester awal hingga akhir dalam satu halaman ringkas.

- Dukungan AngularJS

Teknologi AngularJS membantu proses render situs lebih ringan sehingga server tetap stabil.

Dukungan PWA dan Workbox.js

Jika dijalankan pada server HTTPS, sistem cache akan mempercepat proses pemuatan halaman aplikasi.

Link Download Aplikasi Raport Digital Madrasah Kemenag

Aplikasi Raport Digital Madrasah tersedia dalam tiga versi yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan madrasah.

Baca Juga: Lima Pelajar SMA Indonesia Bersinar di Yale Model United Nations Korea 2025

1. Versi VDI

Versi ini ditujukan untuk operator madrasah yang menggunakan server lokal serta kebutuhan backup data.

Link download:
https://www.mediafire.com/file/meps99gqy5qyoyk/RDMMadrasah.rar/file

Cara instalasi:

- Pastikan komputer telah terinstal Virtual Box

- Extract file yang diunduh

- Klik dua kali file .vbox

- Pengaturan VDI akan otomatis masuk ke Virtual Box

Baca Juga: Guru Tak Perlu Panik, TPG Belum Cair Bukan Dicabut, Ini Penjelasan Sistem dan Tahapan Pencairannya

2. Versi XAMPP/Installer

Ditujukan untuk madrasah dengan spesifikasi server terbatas. Versi ini dapat diinstal di Windows 64 bit tanpa instal XAMPP terpisah.

Cara instalasi:

- Download dan instal aplikasi hingga selesai

- XAMPP sudah termasuk dalam paket

- Akses melalui browser di https://localhost:1203/

Baca Juga: Pemprov NTB 'Kami Sudah Berusaha Semaksimal Mungkin, Kontrak 518 Honorer Tak Bisa Diperpanjang Lagi'

3. Versi Hosting

Digunakan oleh madrasah yang memakai hosting atau VPS sehingga guru dapat mengakses RDM dari mana saja. Tersedia versi Full Source dan Mini Install.

Cara instalasi:

- Download file aplikasi

- Upload dan extract ke folder hosting atau VPS

Cara Input dan Mengisi Nilai RDM Kurikulum Merdeka

Pengisian RDM Kurikulum Merdeka terbagi menjadi Nilai Pengetahuan dan Nilai Keterampilan. Keduanya dapat diinput secara manual maupun melalui template Excel.

Baca Juga: Terungkap! Ade Kuswara Sudah Korupsi Hari Pertama Menjabat Bupati Bekasi

1. Mengisi Nilai Pengetahuan Secara Manual

- Pilih kelas pada menu Navigasi

- Klik Nilai Pengetahuan

- Pilih Harian atau PAS/PAT

- Klik Tambah dan tentukan jenis penilaian

- Isi materi dan nilai siswa

- Klik Save Changes

2. Mengisi Nilai Pengetahuan dengan Template Excel

- Pilih kelas pada menu Navigasi

- Masuk ke Nilai Pengetahuan lalu Harian atau PAS/PAT

- Klik Upload dan unduh Template Excel

- Isi materi dan nilai siswa

- Simpan dengan format PH_IIIA_IPA

- Upload ke RDM dan tunggu proses selesai

Baca Juga: Jangan Lupa 22 Desember, Ini Panduan Lengkap Hari Ibu 2025, Dari Logo Utama, Tema Logo Acara hingga Rangkaian Kegiatan Nasional

3. Mengisi Nilai Keterampilan Secara Manual

- Pilih kelas lalu klik Nilai Keterampilan

- Tentukan jenis penilaian, seperti portofolio, proyek, atau unjuk kerja

- Klik Tambah dan masukkan KD

- Isi materi dan nilai

- Klik Save Changes

4. Mengisi Nilai Keterampilan dengan Template Excel

- Klik Nilai Keterampilan

- Pilih jenis keterampilan

- Klik Upload dan unduh template

- Isi materi dan nilai

- Simpan dengan format Portofolio_IVA_Axel

- Upload ke RDM hingga proses selesai

Baca Juga: CPNS Peneliti BRIN Sepi Peminat! Ratusan Formasi Tak Pernah Terisi, Padahal Kariernya Menjanjikan

Cara Mengisi Deskripsi Ekstrakurikuler di RDM

RDM juga memungkinkan pengisian nilai dan deskripsi kegiatan ekstrakurikuler melalui menu Tugas Tambahan.

Misalnya, deskripsi ekstrakurikuler futsal dapat diisi dengan keterangan perkembangan kemampuan siswa selama latihan.

Langkah-langkahnya:

- Masuk ke menu Tugas Tambahan

- Masukkan nilai dan deskripsi kegiatan ekstrakurikuler

- Simpan sesuai perintah sistem

Di balik tampilan digitalnya, RDM bukan sekadar alat administrasi. Ia menjadi jembatan antara guru, madrasah, dan orang tua dalam memantau tumbuh-kembang peserta didik secara lebih transparan dan terukur. ***