POJOKSATU.ID - Info GTK merupakan platform penting bagi guru untuk memantau data kepegawaian dan kinerja mereka.

Namun, seringkali muncul pertanyaan mengenai berbagai fitur dan informasi yang tersedia di dalamnya.

Artikel ini akan membahas beberapa pertanyaan yang sering diajukan terkait Info GTK.

Verifikasi dan Validasi Ijazah S1 di Info GTK

Salah satu pertanyaan yang sering muncul adalah bagaimana cara melakukan verifikasi dan validasi ijazah S1 di Info GTK.

Namun, penting bagi guru untuk memastikan bahwa data ijazah S1 mereka telah tercatat dengan benar di Dapodik, karena Info GTK biasanya menarik data dari Dapodik.

Baca Juga: Kisruh Penundaan NIP CPNS & PPPK Hingga 2026: BKN Minta Tenang, Panselnas Masih Bungkam!

Mengetahui Beban Mengajar di Info GTK

Untuk mengetahui beban mengajar yang telah terpenuhi, guru dapat mengikuti langkah-langkah berikut:

1. Buka Info GTK dan login menggunakan akun Anda.
2. Cek di menu icon, klik menu lain-lain, cek dan perhatikan kolom rombongan belajar.
3. Cek mata pelajaran yang diampu.
4. Bandingkan Jumlah Jam Mengajar (JJM) di Dapodik, kurikulum, dan linearitas. Pastikan semuanya sama.
5. Memeriksa Linearitas Ijazah S1/Sertifikat Pendidik dengan Mata Pelajaran

Baca Juga: Wajib Tahu! LINK MUDIK GRATIS 2025 dan Syarat Mudik Gratis BUMN Jasa Raharja!

Untuk mengetahui apakah ijazah S1 atau sertifikat pendidik linier dengan mata pelajaran yang diampu, guru dapat melihat kolom keterangan di Info GTK.

Jika linier, akan muncul notifikasi "linier dengan serdik". Jika tidak linier, akan muncul notifikasi "tidak linier dengan serdik".

Sedangkan Data Jam Pembelajaran Masih 0 Padahal di Dapodik Sudah Valid kemungkinan penyebabnya adalah sinkronisasi data antara Dapodik dan Info GTK belum selesai.

Info GTK adalah alat yang berguna bagi guru untuk memantau data mereka. Namun, penting untuk diingat bahwa data di Info GTK biasanya berasal dari Dapodik.

Oleh karena itu, pastikan data di Dapodik selalu diperbarui dan valid.

Jika ada masalah atau pertanyaan lebih lanjut, guru dapat menghubungi operator Dapodik atau pihak terkait.***