POJOKSATU.id — Pemerintah resmi merevisi Capaian Pembelajaran (CP) untuk Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) melalui Keputusan BSKAP Nomor 046/H/KR/2025.
Aturan ini diterbitkan sebagai tindak lanjut dari perubahan kebijakan Kurikulum Merdeka dan mulai berlaku pada pertengahan tahun 2025.
Bagi para orang tua, pendidik, dan pengelola lembaga PAUD, penting untuk memahami apa saja yang berubah, mengapa perubahan ini dilakukan, dan manfaatnya untuk tumbuh kembang anak usia dini.
Baca Juga: Kronologi Oknum Kepsek SMA di Morotai Dilaporkan ke Polisi Diduga Gegara Lecehkan Siswa
Yuk, simak penjelasan lengkapnya berikut ini!
Apa Itu Capaian Pembelajaran PAUD?
Capaian Pembelajaran (CP) adalah penjabaran dari kompetensi yang ingin dicapai oleh anak dalam proses belajar di PAUD.
CP membantu guru merancang kegiatan belajar yang sesuai dengan tahap perkembangan anak, bukan sekadar berfokus pada hasil akademik.
Pada jenjang PAUD, capaian ini mencakup:
- Kemampuan berbahasa
- Kemampuan motorik halus dan kasar
- Keterampilan sosial dan emosional
- Penanaman nilai moral dan spiritual
- Pengenalan lingkungan sekitar
Baca Juga: 5 Tablet Terbaik di Bawah 3 Juta untuk Pelajar, Nyaman untuk Belajar dan Tugas Harian
Mengapa Capaian Pembelajaran PAUD Direvisi?
Revisi ini dilakukan karena adanya Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 13 Tahun 2025 tentang Kurikulum di semua jenjang pendidikan, termasuk PAUD.
Alasan lain revisi CP PAUD:
Adapun alasan merevisi CP PAUD adalah:
1. Menyesuaikan dengan kebijakan nasional terbaru agar lebih relevan dengan kebutuhan masa kini.
2. Mengintegrasikan nilai-nilai Profil Pelajar Pancasila ke dalam proses belajar anak sejak usia dini.
Baca Juga: Oknum Kepsek di Morotai Maluku Utara Dilaporkan ke Polisi Imbas Diduga Lecehkan Sejumlah Siswa
3. Menghindari beban belajar akademik yang terlalu berat dan menggantinya dengan pendekatan yang lebih menyenangkan dan bermakna.
4. Menyesuaikan isi pembelajaran dengan konteks sosial dan budaya lokal.
Isi Dokumen Resmi CP PAUD 2025
Dalam dokumen Keputusan BSKAP Nomor 046/H/KR/2025, terdapat 1.691 halaman PDF, dengan CP PAUD terletak pada lembar 7–22.
Dokumen ini menjabarkan secara rinci arah kebijakan capaian pembelajaran dari jenjang PAUD hingga SMK sederajat.
Revisi ini menggantikan keputusan sebelumnya yang sudah tidak sesuai dengan arah pendidikan masa kini.
Dengan ini, satuan pendidikan PAUD diharapkan mulai menyesuaikan kegiatan belajar-mengajar mereka berdasarkan panduan terbaru.
Baca Juga: Paragon Scholarship Program 2025, Beasiswa untuk Mahasiswa Aktif dan Berjiwa Pemimpin
Tujuan Revisi CP PAUD 2025
Revisi CP PAUD 2025 bertujuan untuk:
- Mendorong anak bertumbuh kembang secara optimal dan seimbang, baik fisik, kognitif, sosial, maupun emosional.
- Menjadikan anak siap sekolah, namun tanpa tekanan belajar akademik yang berlebihan.
- Membentuk karakter anak sesuai nilai-nilai Pancasila, seperti gotong royong, mandiri, kreatif, dan cinta lingkungan.
Baca Juga: Empat Kompetensi yang Wajib Dimiliki Guru PAUD: Bukan Sekadar Mengajar Anak Untuk Bermain Saja Yah
- Menekankan proses pembelajaran berbasis bermain dan eksplorasi, bukan sekadar hafalan atau latihan tertulis.
- Mendorong anak bertumbuh kembang secara optimal dan seimbang, baik fisik, kognitif, sosial, maupun emosional.
Bermain = Belajar: Filosofi Pembelajaran Anak Usia Dini
Dalam CP yang baru, bermain dianggap sebagai cara belajar terbaik bagi anak usia dini.
Baca Juga: Wartawati Pemberani Itu Telah Tiada
Lewat bermain, anak:
- Mengembangkan rasa ingin tahu
- Belajar menyelesaikan masalah
- Meniru perilaku positif dari orang dewasa dan teman sebayanya
- Mengekspresikan ide dan emosi
- Mengenal dunia sekitarnya dengan lebih alami dan menyenangkan
- Peran guru dan orang tua bukan hanya mengajar, tetapi juga memberi dukungan dan tantangan yang tepat, serta menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan penuh stimulasi.
Manfaat Pembelajaran Berdasarkan CP PAUD Terbaru
Dengan diterapkannya CP PAUD 2025 yang direvisi, anak-anak diharapkan:
- Lebih percaya diri dan mandiri
- Mampu berpikir kritis dan kreatif
- Memiliki kesadaran lingkungan dan nilai kebangsaan
- Terbiasa berkomunikasi secara sehat
- Mengembangkan kecintaan belajar sepanjang hayat
Baca Juga: Daftar Penerima KIP Kuliah 2025 Resmi Diumumkan, Cek Nama dan Besaran Biaya Hidupnya
- CP yang baru tidak menuntut anak untuk “pintar membaca” sejak dini, melainkan fokus pada proses, bukan hasil.
Artinya, anak dibimbing untuk mengalami pembelajaran yang menyenangkan dan mendalam sesuai usianya.
Apa yang Bisa Dilakukan Orang Tua dan Guru?
1. Pahami isi CP PAUD 2025 melalui dokumen resmi dari Kemendikbudristek.
2. Ciptakan aktivitas bermain yang bermakna di rumah atau di kelas.
Baca Juga: Diduga Terlibat Gratifikasi, Pejabat DPRD Provinsi Banten di Protes Mahasiswa di Kejagung
3. Dukung minat dan rasa ingin tahu anak, jangan bandingkan atau menuntut capaian yang sama pada semua anak.
4. Berkomunikasi aktif dengan guru PAUD, agar orang tua dan sekolah selaras dalam mendampingi anak.
Kesimpulan Dari Perubahan Pendidikan PAUD Kini Lebih Fleksibel dan Bermakna
Dengan diberlakukannya CP PAUD 2025 yang baru, pendidikan anak usia dini di Indonesia diarahkan menjadi lebih manusiawi, kontekstual, dan menyenangkan.
Anak belajar tanpa tekanan, bermain sambil mengembangkan potensi dirinya secara utuh, dan tumbuh menjadi pribadi yang siap menghadapi tantangan masa depan.
Baca dan kirim komentar untuk artikel lainnya melalui apps kami:
Versi Android
Versi iOS
Channel Whatsapp
Fanpage Edugov
Bagi para pendidik dan orang tua, memahami CP ini adalah langkah awal untuk bersama-sama menciptakan generasi emas Indonesia yang cerdas, sehat, dan berkarakter Pancasila. ***




