POJOKSATU.ID - Kali ini membahas tentang contoh studi kasus untuk program Pendidikan Profesi Guru (PPG).

Studi kasus dalam PPG merupakan pelengkap refrensi untuk peserta program.

PPG merupakan program pendidikan lanjutan di Indonesia yang memiliki tujuan untuk memberi bekal terhadap calon guru dan/atau guru yang aktif mengajar.

Baca Juga: Polisi Sebut Kasus Pelecehan Oknum Guru SMAN 4 Kota Serang Sudah Naik Penyidikan

Program pendidikan tersebut mengajarkan banyak materi yang menunjang kinerja guru, seperti materi seputar keahlian, pedagogis, serta praktik pembelajaran.

Materi tersebut dapat menjadi acuan peserta PPG dalam membuat studi kasus yang relevan.

Peserta Pendidikan Profesi Guru (PPG) dapat menerima tugas untuk membuat studi kasus.

Tugas tersebut meminta peserta PPG untuk melakukan analisis serta memecahkan masalah dalam konteks pembelajaran.

Baca Juga: Raih 250 Medali di Berbagai Kompetisi, UNJ Duduki Peringkat 1 Kampus Berprestasi di DKI Jakarta versi Puspresnas Juli 2025

Berdasarkan buku Metode Penelitian Studi Kasus: Teori dan Praktik, Ridlo (2023: 32), Johansson mengartikan studi kasus sebagai studi yang diharapkan dapat menangkap kompleksitas suatu kasus yang telah berkembang dalam ilmu sosial.

Peserta PPG dapat membuat studi kasus sesuai kondisi aktual serta materi yang telah dipahami.

Guna melengkapi referensi, berikut ini adalah 2 contoh studi kasus PPG 2025 beserta jawaban ringkasnya.

Berikut 2 contoh studi kasus PPG 2025 beserta jawaban ringkasnya.

Baca Juga: Kompetisi Debat Dunia WSDC 2025 di Panama : Wakil Indoesia dari Empat Sekolah Ini Siap Menorehkan Prestasi

1. Rendahnya Motivasi Belajar Siswa
Rendahnya Motivasi Belajar Siswa dapat menjadi topik studi kasus PPG.

Pertanyaan umum yang relevan dengan topik tersebut adalah: “Apa strategi pembelajaran inovatif yang mampu menarik siswa untuk lebih giat belajar?."

Jawaban:
Rendahnya motivasi belajar siswa terjadi karena proses pembelajaran yang monoton, seperti hanya membaca buku, menyimak presentasi, serta latihan soal.

Pembelajaran dapat lebih menarik bagi siswa jika prosesnya unik.

Baca Juga: Lele di Galon Bekas: Cara Pertamina Patra Niaga Regional JBB Berdayakan Warga Kampung Sirih

Beberapa contoh adalah melibatkan siswa dalam diskusi serta praktik yang memiliki kaitan dengan materi pembelajaran.

Siswa pun dapat lebih tertarik dengan keberadaan pembelajaran berbasis proyek karena menjadi wadah untuk berinovasi dan berkreasi.

2. Pemanfaatan Teknologi dalam Pembelajaran
Pemanfaatan Teknologi dalam Pembelajaran juga dapat menjadi topik studi kasus.

Salah satu pertanyaan yang memiliki hubungan dengan topik tersebut adalah “Bagaimana cara memanfaatkan teknologi dalam pembelajaran?"

Baca Juga: Cek, Hasil Seleksi Kompetensi PPPK Tenaga Teknis Pelamar Tambahan KemenPANRB Tahun Anggaran 2024 Resmi Diumumkan

Jawaban:
Teknologi membantu siswa untuk mencari referensi belajar dengan lebih cepat, mudah, dan banyak.

Siswa juga gemar untuk memanfaatkan teknologi untuk menghasilkan karya. Berdasarkan kegemaran tersebut, proses pembelajaran dapat meliputi pemberian tugas yang melibatkan penggunaan teknologi.

Salah satu contoh adalah membuat vlog yang memiliki kaitan dengan pembelajaran seputar teks naratif atau prosedur.

Demikian 2 contoh kasus PPG 2025 serta jawaban yang terdapat dalam uraian.

Baca Juga: PPG Akan Diintegrasikan dengan S1 Pendidikan, Peluang Atau Ancaman untuk Guru? Pro-Kontra Warganet

Baca dan kirim komentar untuk artikel lainnya melalui apps kami:
Versi Android
Versi iOS
Channel Whatsapp
Fanpage Edugov

Calon guru atau guru sebagai peserta PPG dapat membuat studi kasus yang lebih jelas sesuai dengan pemahaman diri dan kondisi aktual yang terjadi. ***