POJOKSATU.id — Kementerian Komunikasi dan Digital melalui Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Komunikasi dan Digital resmi membuka Rekrutmen Pandu Literasi Digital Tahun 2025.

Program ini disusun untuk melibatkan masyarakat dari berbagai latar belakang, Mulai dari dunia pendidikan, pemerintahan, pelaku usaha, hingga masyarakat umum.

Seleksi ini menjadi langkah awal dari rangkaian panjang rekrutmen yang digelar sepanjang tahun 2025.

Tujuan utamanya adalah memberikan bekal pengetahuan sekaligus keterampilan praktis bagi calon Pandu Literasi Digital, berlandaskan empat pilar utama, yakni Cakap Digital, Aman Digital, Budaya Digital, dan Etika Digital.

Baca Juga: Emak-Emak Mandiri

Dengan bekal tersebut, para Pandu diharapkan mampu tampil sebagai ujung tombak dalam mengedukasi literasi digital di tengah masyarakat, bahkan hingga ke tingkat paling dasar.

Rekrutmen ini memiliki beberapa persyaratan, yaitu peserta diwajibkan berstatus Warga Negara Indonesia dengan rentang usia 20 hingga 65 tahun.

Pendidikan minimal yang diterima adalah S1, sementara untuk segmen pelaku usaha, kualifikasi dibuka mulai jenjang D3.

Selain itu, calon Pandu harus memiliki perangkat digital dengan akses internet memadai, tidak berstatus sebagai pengurus maupun anggota partai politik, dan bersedia menjalankan peran minimal selama enam bulan.

Ada pula persyaratan khusus sesuai segmen.

Untuk segmen masyarakat umum, peserta diharapkan memiliki pengalaman penyuluhan komunitas dan mampu menyederhanakan istilah teknis agar mudah dipahami.

Baca Juga: Daop 3 Cirebon Gelar Pameran Fotografi di Stasiun Cirebon dan Cirebon Prujakan

Di sektor pendidikan, calon Pandu wajib memiliki portofolio pembelajaran atau pelatihan, lengkap dengan bukti keterlibatan dari institusi pendidikan.

Sementara itu, di segmen pemerintahan, pendaftar yang diutamakan adalah ASN atau individu yang pernah bekerja sama dengan instansi pemerintah dalam program literasi digital.

Adapun bagi segmen pelaku usaha, kriteria mencakup pengalaman mendampingi UMKM, terbiasa berjualan online, serta aktif membangun jaringan dengan komunitas usaha.

Rekrutmen ini akan melalui beberapa tahapan seleksi.

Pendaftaran dibuka mulai 19–28 September 2025, kemudian dilanjutkan dengan seleksi administrasi pada 29 September hingga 2 Oktober 2025.

Hasil seleksi administrasi diumumkan pada 3 Oktober 2025.

Baca Juga: Istri Gus Dur dan Komaruddin Hidayat Siap Penjamin Penangguhan Direktur Lokataru Delpedro Marhaen

Selanjutnya, peserta akan mengikuti materi pengantar dan tes kompetensi digital pada 6 Oktober 2025, lalu tes wawancara pada 7 Oktober 2025.

Hasil akhir rekrutmen dijadwalkan diumumkan pada 13 Oktober 2025.

Proses pendaftaran dilakukan secara daring sesuai segmen yang dipilih.

Para calon peserta wajib mengunggah formulir pendaftaran, CV singkat, pas foto terbaru, surat motivasi, serta portofolio dalam format PDF atau JPEG.

Batas akhir pendaftaran ditetapkan pada Minggu, 28 September 2025 pukul 23.59 WIB.

Melalui rekrutmen ini, pemerintah menargetkan lahirnya kader Pandu Literasi Digital yang mampu memperluas akses pengetahuan, sekaligus memperkuat budaya digital yang aman, sehat, serta produktif di Indonesia.***

Silakan beri tanggapan di kolom komentar dan bantu sebar informasi ini.


Akses artikel bisa dibaca melalui apps kami (buat link hidup):
Versi Android
Versi iOS
Channel WhatsApp
Fanpage Edugov
Baca artikel menarik lainnya dari penulis: Salsabila Azahra