POJOKSATU.ID - Bupati Bogor Rudy Susmanto menegaskan bahwa kekompakan Aparatur Sipil Negara (ASN) menjadi faktor utama.
Untuk keberhasilan pembangunan dan peningkatan kualitas layanan publik di Kabupaten Bogor pada periode 2025–2026.
Menurutnya, soliditas aparatur pemerintahan akan menentukan seberapa cepat dan merata manfaat pembangunan dapat dirasakan masyarakat.
Penegasan tersebut disampaikan Rudy Susmanto saat memimpin rapat koordinasi evaluasi program pembangunan Kabupaten Bogor tahun 2025.
Yang digelar di Ruang Rapat Ciliwung, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Penelitian dan Pengembangan (Bappedalitbang), Cibinong, Senin (29/12/2025).
Fokus 2025: Menyatukan Persepsi Antarperangkat Daerah
Dalam arahannya, Rudy Susmanto menjelaskan bahwa tahun 2025 menjadi fase penting.
Untuk menyamakan persepsi serta membangun fondasi kerja yang kuat antarperangkat daerah.
Ia menilai, keselarasan visi dan pola pikir menjadi prasyarat utama agar setiap kebijakan dan program pembangunan dapat berjalan searah dan saling mendukung.
Baca Juga: Login ASN Digital Gagal dan OTP Bermasalah? Ini Solusi Lengkap Aktivasi MFA Menurut BKN
Menurut Rudy, tanpa kesamaan arah, program yang dirancang dengan baik berpotensi tidak memberikan hasil maksimal meski didukung anggaran yang memadai.
Ditargetkan Akselerasi Pembangunan 2026
Memasuki tahun 2026, seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bogor diminta bergerak secara serentak untuk mempercepat pembangunan.
Target utamanya adalah menghadirkan layanan publik yang lebih cepat, merata, dan terukur di seluruh wilayah Kabupaten Bogor.
“Kekuatan terbesar pembangunan bangsa ini ada di ASN. Jika ASN kompak, saya yakin pembangunan Kabupaten Bogor akan melesat cepat,” ujar Rudy Susmanto dikutp dari Jabarprov.go.id pada Rabu 31/12/2025.
Ia menegaskan bahwa kekompakan bukan sekadar bekerja bersama, tetapi mencakup kesamaan visi, pola pikir, serta komitmen dalam melayani masyarakat secara profesional.
Soliditas ASN Jadi Penentu Keberhasilan Program
Rudy Susmanto mengingatkan bahwa tanpa soliditas aparatur, berbagai program pembangunan berisiko terhambat.
Baca Juga: Cara Login ASN Digital BKN dan Aktivasi MFA lewat Aplikasi, Panduan Lengkap Langkah Demi Langkah
Ia menilai, keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh kebijakan dan anggaran, tetapi juga oleh kualitas pelaksanaan di lapangan.
Ia juga menyampaikan bahwa capaian pembangunan yang saat ini dirasakan masyarakat merupakan hasil kerja para pemimpin sebelumnya.
Oleh karena itu, kesinambungan pembangunan harus dijaga melalui profesionalisme dan kinerja ASN yang semakin baik.
Evaluasi Kinerja dan Pengisian Jabatan Kosong
Sebagai langkah konkret, Pemerintah Kabupaten Bogor berencana melakukan evaluasi kinerja perangkat daerah serta pengisian sejumlah jabatan yang masih kosong.
Baca Juga: SK Sudah di Tangan, Gaji Tak Sesuai Harapan, Realita PPPK Paruh Waktu di Berbagai Daerah
Kebijakan ini diambil untuk memastikan organisasi pemerintahan berjalan optimal, efektif, dan tepat sasaran.
Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan responsivitas pelayanan publik sekaligus memastikan program pembangunan memberikan dampak langsung bagi masyarakat.
Gotong Royong Diperkuat Hingga Tingkat Desa
Selain aspek birokrasi, Rudy Susmanto juga mendorong penguatan budaya gotong royong hingga ke tingkat kecamatan, desa, kelurahan, Rukun Warga (RW), dan Rukun Tetangga (RT).
Budaya kebersamaan ini dinilai penting sebagai penopang stabilitas sosial di tengah percepatan pembangunan.
Dalam konteks ini, camat diposisikan sebagai penggerak utama kebersamaan masyarakat sekaligus penjaga suasana pemerintahan yang kondusif di wilayah masing-masing.
Baca Juga: Kriti by Lusy Dorong Wastra Nusantara Tembus Pasar Global Lewat Sentuhan Modern dan Dukungan BRI
Bupati Bogor Rudy Susmanto menegaskan bahwa kekompakan ASN menjadi kunci utama percepatan pembangunan dan peningkatan layanan publik pada 2025–2026.
Melalui penyatuan visi, evaluasi kinerja, serta penguatan budaya gotong royong.
Pemerintah Kabupaten Bogor menargetkan pembangunan yang lebih cepat, merata, dan berdampak langsung bagi masyarakat.***




