POJOKSATU.id — Bunda, pemerintah Indonesia kini telah menetapkan kebijakan wajib belajar 13 tahun, Bunda.
Kalau dulu wajib belajar hanya mencakup 9 tahun (SD sampai SMP), sekarang diperluas dengan tambahan satu tahun di jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan tiga tahun di SMA/SMK.
Kebijakan ini tentu saja bukan tanpa alasan.
Tambahan satu tahun di PAUD dipandang sangat penting sebagai fondasi awal pendidikan anak.
Nah, banyak penelitian membuktikan bahwa anak yang mengikuti PAUD memperoleh manfaat besar, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang.
Baca Juga: Dijadwalkan, 4 Anggota DPRD Kota Medan Akan Diperiksa Kejati Sumut Terkait Dugaan Pemerasan
Psikolog Pendidikan Rumah Dandelion, Orissa Anggita Rinjani, menegaskan bahwa pengalaman belajar di PAUD berpengaruh signifikan pada perkembangan kognitif, sosial, emosional, hingga kesiapan akademik anak.
“Partisipasi anak dalam pendidikan usia dini membawa dampak positif yang signifikan, bukan hanya dalam jangka pendek, tetapi juga jangka panjang,” ujarnya.
Apasih Manfaat Anak Ikut PAUD Satu Tahun?
1. Belajar dari Lingkungan Terstruktur
Di PAUD, anak mulai belajar mengikuti aturan, instruksi guru, serta menjalani rutinitas harian.
Baca Juga: Bikers Jabar Geber CBR250RR di Mandalika, Honda Track Day Makin Panas!
Hal ini membantu mereka terbiasa dengan lingkungan belajar yang teratur.
Menurut Orissa, pengalaman ini penting untuk melatih anak agar siap belajar dengan durasi lebih lama dan mampu fokus ketika masuk SD.
2. Kemandirian Sejak Dini
PAUD juga melatih anak menjadi mandiri.
Bunda bisa melihat si kecil mulai berani menyiapkan perlengkapan sekolah sendiri, membuka dan menutup kotak bekal, makan sendiri, mencuci tangan, hingga menjaga kebersihan setelah ke toilet.
Keterampilan sederhana ini ternyata sangat krusial, lho, untuk membangun rasa percaya diri anak sejak dini.
Baca Juga: Dosen UMS Raih Hibah Rp160 Juta dari Jepang untuk Program Ketahanan Digital
3. Kemampuan Bersosialisasi
Di usia dini, anak perlu belajar cara bersosialisasi.
Melalui kegiatan di PAUD, si kecil akan terbiasa menunggu giliran, berbagi dengan teman, menyelesaikan konflik secara sehat, dan melatih kesabaran.
Kemampuan sosial ini akan menjadi bekal penting untuk kehidupan mereka kelak, baik di sekolah maupun dalam lingkungan masyarakat.
4. Kesiapan Akademik
Selain keterampilan sosial dan emosional, PAUD juga memberikan stimulasi awal pada kemampuan akademik.
Penelitian menunjukkan bahwa anak yang bersekolah di PAUD memiliki tingkat literasi (membaca-menulis) dan numerasi (berhitung) lebih baik dibandingkan yang tidak.
Hal ini tentu membuat anak lebih siap ketika masuk SD dan memudahkan mereka dalam mengikuti pelajaran di kelas awal.
Dampak Jangka Panjang Ikut PAUD
Manfaat PAUD bukan hanya terasa saat anak duduk di bangku SD, tetapi juga terbawa hingga ke jenjang pendidikan lebih tinggi dan bahkan memengaruhi masa depan.
Orissa menyebutkan, anak yang mengikuti PAUD memiliki peluang lebih besar untuk melanjutkan pendidikan hingga SMA, kuliah, bahkan memiliki karier dan pendapatan lebih baik di masa dewasanya.
Dengan kata lain, PAUD bukan sekadar tahap bermain sambil belajar saja loh, melainkan fondasi yang menentukan kualitas hidup anak di masa depannya.
Baca Juga: 209 Pegawai UNJ Terima Satyalancana Karya Satya di Momen HUT ke 80 RI
Jadi, tambahan satu tahun wajib belajar di PAUD yang dicanangkan pemerintah bukanlah aturan biasa, Bunda.
Ini adalah investasi penting untuk masa depan anak-anak Indonesia.
Mulai dari membentuk kemandirian, keterampilan sosial, kesiapan akademik, hingga membuka peluang kesuksesan di masa depan, semuanya bisa dimulai dari pengalaman satu tahun di PAUD.
Baca dan kirim komentar untuk artikel lainnya melalui apps kami:
Versi Android: https://play.google.com/store/
versid iOS: https://apps.apple.com/app/
Channel Whatsapp:https://www.whatsapp.
Fanpage edugov: https://www.facebook.com/




