POJOKSATU.id - Buku panduan Sistem Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (SSCASN) Sekolah Kedinasan 2026 menjadi salah satu dokumen penting yang perlu dibaca calon peserta sebelum melakukan pendaftaran.
Melalui panduan tersebut, calon peserta dapat memahami tahapan pendaftaran di sistem SSCASN, mulai dari pembuatan akun, aktivasi keamanan, pengisian profil, pemilihan formasi hingga penyelesaian pendaftaran.
Pendaftaran Sekolah Kedinasan 2026 dilakukan melalui portal resmi SSCASN BKN.
Portal SSCASN juga menyediakan informasi mengenai seleksi Sekolah Kedinasan 2026 dan meminta calon peserta memantau pembaruan jadwal serta persyaratan.
Baca Juga: Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Rp476 M di Rumah Sentul Bogor Dikembalikan
Berdasarkan materi yang disampaikan, pendaftaran Sekolah Kedinasan 2026 mulai dibuka 18 Agustus 2026, dengan total 4.770 formasi yang tersedia.
Cara Daftar Sekolah Kedinasan 2026 di SSCASN
Sebelum memulai pendaftaran, calon peserta perlu menyiapkan data kependudukan dan dokumen yang dipersyaratkan oleh sekolah kedinasan yang dipilih.
Berikut tahapan cara daftar Sekolah Kedinasan 2026 melalui SSCASN.
1. Pembuatan Akun
Calon peserta dapat memulai proses dengan membuka portal SSCASN BKN.
Selanjutnya, pilih "Buat Akun" bagi pendaftar baru, kemudian isi data kependudukan sesuai permintaan sistem.
Peserta juga perlu mengunggah dokumen yang dibutuhkan, membuat pertanyaan pengaman beserta jawabannya, kemudian mengikuti proses swafoto secara real time.
Setelah seluruh data diperiksa, peserta melakukan konfirmasi dan menyetujui perjanjian lisensi dengan memilih "Selesaikan Pendaftaran".
Baca Juga: Pendaftaran Politeknik Statistika STIS 2026 Dibuka, 564 Formasi, Ini Syarat Lengkapnya
2. Login dan Aktivasi Keamanan
Setelah akun berhasil dibuat, peserta melakukan login ke laman SSCASN.
Pada tahap berikutnya, peserta akan diarahkan untuk melakukan aktivasi keamanan menggunakan fitur Multi-Factor Authentication (MFA) atau Time-based One-Time Password (TOTP).
Aktivasi dapat menggunakan aplikasi autentikator pihak ketiga seperti Google Authenticator, Authy, atau Microsoft Authenticator.
Peserta dapat memindai QR Code yang tersedia di laman pendaftaran. Setelah itu, masukkan kode enam digit dan pilih "Aktifkan Keamanan MFA".
3. Mengisi Profil
Setelah masuk ke akun, pilih menu "Profile" dan lengkapi seluruh informasi yang diminta sistem.
Berikutnya, peserta dapat mengakses submenu "Riwayat Pendidikan".
Pilih "Tambah Pendidikan" untuk memasukkan riwayat pendidikan sesuai dokumen yang dimiliki.
Baca Juga: Pendaftaran STMKG 2026 Dibuka, 130 Formasi, Ini Syarat, Biaya, dan Cara Daftarnya
4. Memilih Formasi Sekolah Kedinasan
Setelah profil lengkap, peserta dapat melanjutkan ke proses pendaftaran formasi.
Pilih formasi berdasarkan event seleksi, instansi, sekolah atau jenis pengadaan, lokasi ujian, serta data ijazah.
Khusus pendaftar Sekolah Kedinasan 2026, peserta juga akan diarahkan mengisi "Tab Orang Tua" dan "Tab Nilai Mata Pelajaran".
Setelah seluruh data diisi, unggah dokumen sesuai ketentuan.
Peserta kemudian akan diarahkan menuju halaman "Resume" untuk memeriksa kembali seluruh data.
Jika sudah benar, peserta perlu menyetujui resume dengan mencentang pernyataan "Saya Setuju dan Bertanggung Jawab Atas Kebenaran Seluruh Data".
Selanjutnya, klik "Akhiri Proses Pendaftaran" dan cetak kartu pendaftaran pada tampilan yang tersedia.
Baca Juga: 2 Ganda Putri Indonesia Lolos 16 Besar Kejuaraan Dunia, Bagaimana Peluang Menang Kamis Besok?
Link Unduh Buku Panduan SSCASN Sekolah Kedinasan 2026
Buku panduan dapat membantu calon peserta memahami setiap tahapan pendaftaran secara lebih rinci, termasuk prosedur pembuatan akun sampai penyelesaian pendaftaran formasi.
Materi panduan juga memuat petunjuk teknis yang dilengkapi penjelasan dan ilustrasi mengenai penggunaan aplikasi pendaftaran.
Calon peserta dapat mengakses portal resmi SSCASN BKN untuk memantau informasi seleksi Sekolah Kedinasan 2026.
Sementara itu, tautan buku panduan yang tercantum dalam materi adalah:
Unduh Buku Panduan Pendaftaran SSCASN Sekolah Kedinasan 2026
Baca Juga: Pendaftaran PKN STAN 2026 Dibuka, Cek Kuota 1.000 Formasi, Syarat dan Tahapan SKD CAT BKN
Calon peserta sebaiknya membaca panduan sebelum mengisi data agar setiap tahap pendaftaran dapat dilakukan dengan benar.
Jangan Sampai Salah Saat Pendaftaran
Kesalahan pengisian data atau dokumen dapat menghambat proses pendaftaran.
Karena itu, peserta perlu memeriksa kembali data kependudukan, riwayat pendidikan, formasi yang dipilih, dokumen persyaratan, hingga resume sebelum mengakhiri proses pendaftaran.
Portal resmi Sekolah Kedinasan BKN juga menyediakan menu Buku Petunjuk Pendaftaran dan FAQ yang dapat digunakan calon peserta untuk memahami proses pendaftaran.
Dengan memahami buku panduan sejak awal, calon peserta diharapkan dapat mengikuti proses pendaftaran Sekolah Kedinasan 2026 dengan lebih teliti dan mengurangi risiko kesalahan saat mengakhiri pendaftaran. ***




