POJOKSATU.ID - Pondok Modern Darussalam Gontor kembali membuktikan tingkat kemandirian serta kualitas pendidikan vokasi yang dimilikinya kepada masyarakat luas.

Lembaga pendidikan Islam legendaris ini berhasil meluncurkan karya masterpise berupa Mushaf Al-Qur'an hasil produksi internal mereka sendiri.

Istimewanya, proses penulisan seluruh ayat dalam mushaf tersebut dilakukan secara manual atau tulis tangan oleh para ustaz dan santri.

Para juru tulis kaligrafi berbakat dari kalangan pesantren dikerahkan untuk menyelesaikan setiap lembar kitab suci tersebut.

Baca Juga: Hadir di Puncak 100 Tahun Gontor, Presiden Prabowo Terima Hadiah Istimewa Mushaf dan Buku Sejarah!

Tidak hanya pada tahap penulisan, proses penerbitan hingga pencetakan mushaf ini juga dikerjakan secara mandiri di unit Percetakan Gontor.

Sebelum disebarluaskan, karya ini telah melalui proses pemeriksaan ketat serta mendapatkan kelayakan tashih dari lembaga resmi.

Mushaf ini dirancang khusus untuk dibagikan kepada para santri, masyarakat muslim, hingga diserahkan sebagai hadiah bagi kepala negara.

Selain karya kitab suci, PMDG juga menerbitkan buku dokumentasi berjudul Gontor untuk Indonesia sebagai rekam jejak perjuangan.

Baca Juga: Lahan Gambut Sulit Ditembus, Pemerintah Berjanji Terus Berjuang Lindungi Warga dari Bencana Karhutla!

Buku tersebut memuat catatan sejarah serta besarnya kontribusi para alumni dalam mengabdi pada Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Kiprah para alumni tercatat melingkupi berbagai bidang strategis, mulai dari keagamaan, pendidikan, sosial, hingga pemerintahan.

Kehadiran kedua karya ini menjadi bagian integral dari persembahan berharga momentum satu abad perjalanan PMDG.

Perjalanan panjang selama seratus tahun ini membuktikan komitmen pantang menyerah pesantren dalam mencetak generasi berkarakter.

Lewat karya nyata ini, Gontor menegaskan perannya sebagai pilar penting dalam mencerdaskan kehidupan bangsa dan menjaga syiar Islam.

Kemandirian dalam menghasilkan karya berkelas ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi lembaga pendidikan Islam lainnya di tanah air.***