POJOKSATU.ID - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) terus berupaya memperkuat Gerakan Nasional Numerasi (GNN) dengan menggelar Bimbingan Teknis Calon Fasilitator Nasional Matematika GEMBIRA.
Program ini dirancang untuk membekali para guru matematika agar dapat mengajar dengan cara yang lebih inovatif dan menyenangkan.
Direktur Jenderal Guru, Tenaga Kependidikan, dan Pendidikan Guru (Dirjen GTKPG), Nunuk Suryani, menjelaskan bahwa pendekatan GEMBIRA dikembangkan untuk mengasah kompetensi guru dalam mengajar matematika.
Baca Juga: Jabar Siapkan Beasiswa Dokter Spesialis, Wajib Kembali Mengabdi ke Daerah
GEMBIRA adalah singkatan dari:
1. Gali dan Eksplorasi: Mengajak siswa untuk menemukan konsep melalui kegiatan yang memancing rasa ingin tahu.
2. Muat konten: Menyajikan materi yang relevan dan mudah dipahami.
3. Buat aktivitas: Merancang kegiatan yang mendorong partisipasi aktif siswa.
4. Ikuti pemikiran murid: Mendengarkan dan memahami cara berpikir siswa untuk mengarahkan mereka.
5. Rayakan: Memberikan apresiasi atas usaha dan keberhasilan siswa.
6. Akhiri dengan apresiasi: Menutup sesi pembelajaran dengan penguatan positif.
Nunuk berharap pendekatan ini dapat mendorong siswa untuk menjadi lebih aktif, kreatif, dan memiliki kemampuan berpikir analitis.
Dengan demikian, pembelajaran matematika terasa lebih kontekstual, inklusif, dan relevan dengan kehidupan sehari-hari.
Angga Yuda, seorang guru sekaligus konten kreator dari Al Azhar Surabaya, turut menyuarakan pentingnya pendekatan baru dalam mengajarkan matematika.
Ia aktif membuat konten edukasi matematika di media sosial dengan tujuan memecah stigma negatif yang selama ini melekat pada mata pelajaran tersebut.
Menurut Angga, banyak orang menganggap matematika sulit dan penuh dengan rumus yang rumit.
Ia berupaya menunjukkan bahwa matematika sebenarnya sederhana dan ada di setiap aspek kehidupan, seperti saat kita berbelanja.
Melalui konten yang aplikatif, ia ingin membuktikan bahwa matematika bisa dipelajari dan dipahami dengan cara yang menyenangkan.
Pendekatan ini diharapkan dapat membuat generasi muda merasa lebih dekat dan tertarik pada numerasi.***
Silahkan akses artikel lainnya melalui apps kami:
Baca informasi menarik lainnya dari penulis: Ferdy Wamala




