POJOKSATU.ID - Pertemuan lintas sektor antara pemerintah dan organisasi masyarakat sipil tidak hanya berhenti pada wacana diskusi semata.
Para peserta secara konkrit merumuskan rencana tindak lanjut yang berkelanjutan untuk memastikan agenda kolaborasi dapat terus berjalan hingga tahun 2027.
Salah satu agenda paling penting dalam forum tersebut adalah sesi berbagi pengalaman dan pertukaran praktik baik dari masing-masing organisasi.
Sesi pertukaran ini menjadi ajang apresiasi atas berbagai kontribusi nyata yang selama ini sudah berjalan di lapangan.
Baca Juga: Tak Mampu Jalan Sendiri, Kemensetneg dan Bappenas Gandeng Belasan Ormas
Setiap lembaga terbukti memiliki rekam jejak dan keahlian unik, mulai dari mengawal advokasi tingkat tinggi hingga pendampingan langsung di Posyandu.
Banyak inisiatif lokal yang digagas oleh mitra masyarakat sipil berhasil mendapat respons sangat positif dari pemerintah daerah dan warga setempat.
Terobosan-terobosan tersebut tidak hanya menyelesaikan masalah gizi di tingkat bawah, tetapi juga terbukti meningkatkan kepedulian warga.
Pengalaman manis dan pembelajaran dari lapangan ini yang kemudian disatukan menjadi modal utama dalam menyusun program bersama.
Baca Juga: Link Pendaftaran PA PK TNI 2026 Gelombang 2, Cek Syarat dan 40 Lokasi Pendaftarannya
Untuk agenda tahun 2027 mendatang, sejumlah aksi bersama telah disepakati untuk segera dieksekusi secara bergelombang.
Program yang dirancang meliputi kampanye publik skala besar, penyebarluasan praktik baik, hingga penyelenggaraan seri webinar tematik.
Topik webinar nantinya akan disesuaikan dengan momentum hari-hari penting nasional yang berkaitan erat dengan isu kesehatan anak.
Kekuatan utama dari gerakan masyarakat sipil ini terletak pada kemampuan mereka dalam menyatukan suara dan melangkah dalam satu agenda bersama.
Sinergi pengetahuan dan pengalaman ini diharapkan dapat memastikan setiap anak di Indonesia tumbuh dengan sehat dan optimal.
Pada akhirnya, semua upaya panjang ini bermuara pada satu tujuan, yaitu membukakan pintu masa depan yang lebih baik bagi generasi penerus bangsa.***




