POJOKSATU.id — Komitmen Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), Rudy Mas’ud, dalam membangun sumber daya manusia tak main-main.
 
Ia meluncurkan langkah yang dinilai dapat menjadi lompatan baru dalam pendidikan dan tata kelola pemerintahan di Benua Etam.

Bertemu langsung dengan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Prof. Brian Yuliarto, di Jakarta, Rudy mengumumkan kebijakan keren.

Rudy meminta agar seluruh dosen dan pejabat eselon 2 di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur wajib menempuh pendidikan hingga jenjang doktoral (S3).

“Semua dosen di Kaltim nantinya wajib mengikuti Program S3,” tegas Rudy, Sabtu (2/8/2025).

Baca Juga: 7.648 Mahasiswa Baru DITERIMA, Begini Cara UNRI Sambut Mahasiswa Baru Lewat PKKMB 2025, Usung Tema Menuju Indonesia Emas

Menurutnya, pendidikan tinggi yang bermutu tak akan tercapai tanpa dosen yang memiliki kompetensi maksimal.

Dengan menjadikan gelar doktor sebagai standar baru, Rudy yakin kualitas pengajaran dan riset di Kaltim akan mengalami lompatan besar.

“Kalau dosennya bergelar doktor semua, bayangkan dampaknya. Kualitas pendidikan tinggi naik, anak-anak Kaltim jadi generasi unggul yang mampu bersaing, bukan hanya nasional, tapi juga global,” ujarnya.

Langkah ini merupakan pengembangan dari Program Gratispol, program beasiswa yang sebelumnya hanya dikenal mendanai pendidikan dari jenjang SMA/SMK hingga perguruan tinggi.

Kali ini, cakupannya diperluas hingga program doktoral, membuka peluang baru bagi para dosen, pejabat, dan tenaga pendidik di Kaltim untuk terus belajar dan berkembang.

Baca Juga: Kamu Mau Mengajar di Luar Negeri? Simak Ini, Seleksi Pengajar BIPA 2025 Resmi Dibuka!

Tak hanya sektor akademik, Rudy Masud juga mendorong reformasi dalam dunia kesehatan.

Ia merancang kerja sama strategis dengan universitas-universitas yang memiliki fakultas kedokteran, guna membuka jalur pendidikan kedokteran yang langsung terhubung dengan rumah sakit daerah.

“Mahasiswa calon dokter nantinya bisa praktik langsung di RSUD Kaltim. Setelah lulus, mereka kembali mengabdi di tanah kelahirannya,” terang Rudy.

Rencana besar ini disambut hangat dari Mendiktisaintek, Prof. Brian Yuliarto.

Ia bahkan menyebut Kaltim akan menjadi provinsi pertama di Indonesia yang seluruh dosennya bergelar doktor — sesuatu yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Baca Juga: Kemdiktisaintek Sosialisasikan ANUGERAH KERJA SAMA DIKTISAINTEK 2025, Ada Tiga Lomba, Untirta Dukung visi KAMPUS BERDAMPAK

“Kaltim akan jadi provinsi pelopor. Semua dosennya bergelar doktor, itu sangat luar biasa,” ucap Brian dengan penuh antusias.

Ia juga menambahkan bahwa pemerintah pusat siap memberi dukungan penuh.

Bentuk dukungannya antara lain melalui kerja sama dengan perguruan tinggi ternama, baik di dalam maupun luar negeri, demi memastikan program ini berjalan optimal.

“Dengan program ini, saya yakin Kaltim akan menjadi provinsi yang maju dan membanggakan,” tutup Brian.

Langkah Rudy Mas’ud bukan hanya soal kebijakan, tapi juga soal visi. Visi tentang Kalimantan Timur yang unggul, berdaya saing, dan penuh harapan bagi masa depan Indonesia.

Baca Juga: Pemberdayaan Masyarakat, UNP Ajak Warga Nagari Salayo Berkolaborasi Wujudkan Desa Tangguh Bencana, Luar Biasa, Nih!

Bagaimana menurut bapak ibu, keren kan?
 
Baca dan kirim komentar untuk artikel lainnya melalui apps kami: