POJOKSATU.id – Kedokteran memang sering disebut sebagai fakultas dan jurusan dengan biaya paling mahal di Indonesia.

Tapi, jangan salah, ada banyak jurusan lain yang ternyata juga membutuhkan dana besar untuk bisa ditempuh sampai lulus.

Nah, kalau kamu penasaran jurusan apa saja yang masuk kategori termahal, yuk simak ulasannya berikut ini!

Baca Juga: Cepat Cair! Magang Nasional 2025, Pentingnya Mendaftarkan Nomor Rekening dengan Benar untuk Menerima Uang Saku

1. Kedokteran

Tak perlu diragukan lagi, Kedokteran hampir selalu berada di posisi puncak jurusan kuliah dengan biaya paling tinggi.

Di kampus negeri besar seperti UI, Unair, atau Unpad, UKT jalur reguler saja bisa menyentuh Rp20–25 juta per semester.

Sementara jalur mandiri? Bisa naik berkali lipat, lengkap dengan uang pangkal ratusan juta rupiah.

Belum lagi perlengkapan wajib seperti buku tebal, alat medis pribadi, hingga biaya praktik.

Durasi studi yang panjang—sekitar 6–7 tahun hingga profesi dokter—membuat total pengeluaran makin membesar.

Maklum, fasilitas yang digunakan pun kelas wahid: laboratorium lengkap, rumah sakit pendidikan, dan tenaga pengajar yang mayoritas merupakan dokter spesialis.

Meski begitu, peluang biaya lebih ringan tetap terbuka lewat UKT berjenjang, beasiswa kampus, hingga program afirmasi.

Jadi, cita-cita jadi dokter tetap bisa diwujudkan selama kamu menyiapkan strategi yang tepat, ya!

Baca Juga: 50 Contoh Soal UTS-PTS IPA Kelas X Semester Ganjil, Pengukuran Ilmiah, Keanekaragaman Hayati hingga Energi

2. Penerbangan (Aviasi)

Biaya jurusan penerbangan bisa mencapai ratusan juta rupiah.

Maklum, mahasiswa tidak hanya belajar teori, tetapi juga menjalani pelatihan intensif menggunakan simulator profesional, praktik terbang, hingga mengikuti berbagai sertifikasi resmi untuk menjadi pilot.

Sekolah penerbangan di Indonesia umumnya membebankan biaya Rp500–800 juta, belum termasuk seragam, lisensi, dan peralatan lain seperti logbook.

Meski mahal, jurusan ini tetap jadi incaran karena prospek kariernya sangat menjanjikan, terutama di industri penerbangan yang terus berkembang.

Baca Juga: 50 Contoh Soal UTS-PTS Matematika Kelas X SMA Semester Ganjil, Pahami Fungsi dan Grafik, Trigonometri Dasar, Geometri Analitik

3. Kedokteran Gigi

Tak jauh berbeda dengan kedokteran umum, jurusan Kedokteran Gigi juga memerlukan biaya fantastis.

UKT bisa menyentuh belasan hingga puluhan juta rupiah per semester, apalagi jika masuk melalui jalur mandiri dengan uang pangkal ratusan juta.

Mahasiswa juga wajib membeli perlengkapan praktik seperti dental kit, phantom, dan bahan medis yang harganya tidak murah.

Durasi studi yang meliputi tahap sarjana dan profesi dokter gigi membuat total biaya semakin besar.

Namun, masih ada opsi bantuan biaya seperti beasiswa kampus, UKT berjenjang, hingga program dari Kementerian Kesehatan.

Tak heran, meski mahal, banyak yang tetap memilih jurusan ini karena prospek kariernya luas.

Baca Juga: Pelaku Pembunuhan Mahasiswa Hukum UMA Medan Bonio Raja Gadja Ditangkap, Diduga Teman Korban Sendiri

4. Farmasi

Banyak praktikum, banyak laboratorium, banyak bahan kimia.

Itulah alasan mengapa jurusan Farmasi masuk daftar jurusan termahal di Indonesia.

Mahasiswa bukan hanya belajar teori, tetapi juga melakukan formulasi obat, uji laboratorium, hingga riset yang memerlukan fasilitas mahal.

Di universitas negeri, biaya per semester bisa berkisar Rp7–15 juta untuk jalur mandiri.

Jika memilih swasta, total biaya pendidikan S1 bisa mencapai Rp150–250 juta.

Meski begitu, Farmasi tetap jadi favorit karena lulusan dibutuhkan di berbagai sektor seperti rumah sakit, apotek, industri kosmetik, hingga riset.

Baca Juga: 50 Contoh Soal Reading Comprehension UTS-PTS Bahasa Inggris Kelas X Semester Ganjil, Lengkap Jawaban dan Pembahasan

5. Jurusan Teknik (Pertambangan, Perminyakan, dan Arsitektur)

Beberapa jurusan teknik juga terkenal menuntut biaya besar, terutama yang membutuhkan praktik intensif.

Teknik Pertambangan: Biaya mahal muncul karena adanya praktik lapangan, penggunaan peralatan analisis batuan, serta kunjungan ke area tambang.

UKT di PTN bisa mencapai Rp8–15 juta per semester, sementara di PTS total biayanya bisa tembus Rp150–200 juta.

Teknik Perminyakan: Lebih mahal lagi karena memerlukan laboratorium simulasi pengeboran, reservoir, serta kerja sama industri migas. Di PTN, biayanya bisa Rp10–20 juta per semester. Di PTS? Totalnya bisa sampai Rp200–300 juta untuk S1.

Arsitektur: Mungkin tidak terlihat mahal dari luar, tapi kebutuhan proyek maket, bahan desain, hingga software berlisensi tinggi bikin pengeluaran membengkak. UKT di PTN berkisar Rp6–12 juta per semester, sementara total biaya di PTS bisa Rp120–180 juta.

Semua jurusan teknik ini sama-sama memerlukan fasilitas premium dan praktik intensif, sehingga biaya kuliahnya pun mengikuti.

Baca Juga: Guru PPG Guru Tertentu Tahap 3 dan 4 Mulai Panik? Tips Ini Bikin Nilai UKPPG Melonjak Drastis

6. Seni

Jurusan Seni sering dianggap tidak terlalu mahal, padahal kenyataannya justru sebaliknya.

Biaya UKT mungkin tidak setinggi kedokteran atau teknik, tetapi kebutuhan di luar kelaslah yang membuat biaya membengkak.

Di Seni Rupa, mahasiswa harus membeli cat, kanvas, alat pahat, hingga bahan instalasi.

Sementara di Seni Pertunjukan seperti musik, tari, atau teater, biaya bisa muncul dari pembelian instrumen, kostum, hingga biaya produksi pentas.

Total pengeluaran bisa sangat besar tergantung jenis karya yang dibuat.

Baca Juga: KPK Sita Jam Mewah, 24 Sepeda Hingga Rubicon Saat Geledah Rumah Dirut RSUD Ponorogo

7. Desain Komunikasi Visual (DKV)

Terakhir, ada DKV yang makin populer dari tahun ke tahun. UKT di PTN biasanya Rp6–12 juta per semester, tapi total biaya di PTS bisa menyentuh Rp120–200 juta.

Mahasiswa DKV wajib memiliki laptop dengan spesifikasi tinggi, drawing tablet, dan lisensi software yang tidak murah.

Belum lagi biaya produksi karya seperti poster, buku, kemasan, hingga media visual lain. Jika ditotal, pengeluaran tambahan bisa mencapai Rp8–12 juta per semester.

DKV memang modern, tapi biaya yang harus disiapkan tidak kalah “wah”.

Itulah daftar jurusan kuliah termahal di Indonesia. Meski biayanya besar, setiap jurusan punya nilai dan prospek yang sepadan.

Baca Juga: PAS Digelar Awal Desember, November Bersiap Ujian, Ini Tanggal Lengkap Sisa Waktu untuk Liburan

Yang penting, kenali kemampuan diri, lakukan riset sejak awal, dan cari peluang beasiswa sebanyak mungkin. Semoga mimpimu kuliah di jurusan impian tetap bisa kamu wujudkan, ya! ***