POJOKSATU.id - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) tengah menyiapkan ekosistem riset dan inovasi jangka panjang khusus untuk menampung lulusan Sekolah Garuda dan sekolah unggulan lainnya.
Langkah ini diharapkan dapat memfasilitasi para talenta muda berbakat agar dapat berkontribusi dalam pengembangan inovasi nasional.
Rencana tersebut disampaikan Kepala BRIN, Arif Satria, usai melaporkan program lembaganya kepada Presiden RI Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin, 24 November 2025.
"Tadi sudah saya sampaikan juga kepada Bapak Presiden bahwa dalam jangka panjang BRIN akan mempersiapkan ekosistem riset dan inovasi untuk menampung para lulusan yang berasal dari SMA Garuda," ujar Arif kepada wartawan.
Baca Juga: Presiden Rehabilitasi Nama Baik Mantan Dirut ASDP Ira Puspadewi Usai Divonis 4,5 Tahun Penjara
Arif menjelaskan, lulusan Sekolah Garuda dan sekolah unggulan yang melanjutkan studi di luar negeri pada bidang Sains, Teknologi, Engineering, dan Matematika (STEM) diproyeksikan akan bergabung dengan BRIN setelah kembali ke Indonesia.
Untuk mendukung hal ini, BRIN mulai menyiapkan peralatan riset canggih dan menciptakan ekosistem kerja yang kondusif, sehingga para lulusan memiliki ruang untuk berkarya dan menghasilkan inovasi.
"Kita siapkan alat-alat yang canggih, ekosistem yang kondusif, sehingga mereka ketika pulang ke Indonesia ini memiliki kesempatan untuk berkarya dan berkontribusi untuk menghasilkan inovasi untuk bangsa kita," kata Arif.
Dalam kesempatan itu, Arif juga menyampaikan telah berdiskusi dengan pejabat eselon 1 dan 2 mengenai berbagai persoalan kelembagaan BRIN.
Ia menuturkan kunjungannya ke sejumlah fasilitas, termasuk pusat perkapalan di Surabaya, fasilitas riset di Cibinong dan Serpong, serta fasilitas antariksa di Pontianak, menjadi bagian dari upaya konsolidasi internal.
Konsolidasi ini mencakup penataan penempatan peneliti, pengkajian sistem insentif, optimalisasi aset riset yang belum dimanfaatkan maksimal, serta identifikasi fasilitas tidak aktif untuk direvitalisasi.
Arif menambahkan bahwa Presiden memberikan dukungan penuh terhadap perbaikan peralatan riset strategis di BRIN sebagai bagian dari upaya meningkatkan kapasitas lembaga dalam menghasilkan produk riset dan inovasi.
Baca Juga: Kemendikdasmen Siapkan Skema Baru: Tunjangan Sertifikasi Guru Naik Mulai 2026
"Alhamdulillah tadi juga Bapak Presiden mendukung untuk perbaikan sejumlah peralatan riset strategis yang dimiliki oleh BRIN agar BRIN bisa menghasilkan produk riset dan inovasi yang semakin baik," ujar Arif.
Dengan langkah ini, para lulusan Sekolah Garuda dan sekolah unggulan memiliki kesempatan lebih luas untuk berkarya, meneliti, dan berinovasi, sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam peta riset global.
Kehadiran ekosistem riset yang kondusif ini diharapkan bisa menjadi ladang inspirasi dan kontribusi nyata bagi bangsa. ***




