POJOKSATU.id - Bolehkah daftar dua sekolah kedinasan sekaligus menjadi pertanyaan yang muncul di tengah pendaftaran sekolah kedinasan 2026.
Sekolah kedinasan menjadi tujuan banyak lulusan SMA/sederajat karena sejumlah sekolah menawarkan pendidikan tanpa biaya kuliah.
Lulusannya juga memiliki peluang melanjutkan karier sebagai aparatur sipil negara (ASN) sesuai ketentuan masing-masing instansi.
Namun, persaingan untuk masuk sekolah kedinasan cukup ketat. Peserta harus memenuhi persyaratan administrasi dan melewati berbagai tahapan seleksi.
Kondisi tersebut membuat sebagian calon peserta berpikir untuk mendaftar di dua sekolah kedinasan sekaligus. Harapannya, jika gagal di pilihan pertama, masih ada kesempatan diterima di sekolah kedinasan lainnya.
Baca Juga: Pakta Integritas Sekolah Kedinasan 2026, Link Unduh IPDN dan Kemenhub
Lantas, apakah cara tersebut diperbolehkan?
Hanya Bisa Pilih Satu Sekolah Kedinasan
Jawabannya tidak. Calon peserta seleksi sekolah kedinasan hanya diperbolehkan memilih satu sekolah kedinasan dalam satu periode pendaftaran.
Ketentuan tersebut berlaku dalam proses penerimaan sekolah kedinasan yang terintegrasi melalui portal SSCASN BKN.
Pada seleksi sekolah kedinasan 2025, BKN juga menegaskan bahwa pelamar hanya dapat memilih satu sekolah kedinasan.
Artinya, calon peserta harus menentukan pilihan secara matang sebelum menyelesaikan pendaftaran.
Peserta tidak memiliki opsi untuk memasukkan dua sekolah kedinasan sekaligus dalam satu periode pendaftaran.
Baca Juga: Uang Muka Ibadah Haji 2027 Rp 66,6 Miliar Milik Pemerintah RI Diblokir Arab Saudi
Jangan Samakan dengan Seleksi PTN
Aturan tersebut berbeda dengan mekanisme Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) untuk masuk perguruan tinggi negeri.
Dalam penerimaan PTN, calon mahasiswa dapat memiliki lebih dari satu pilihan sesuai jalur dan ketentuan yang berlaku.
Sementara pada penerimaan sekolah kedinasan, peserta hanya dapat memilih satu sekolah kedinasan saat melakukan pendaftaran melalui SSCASN.
Karena itu, peserta tidak bisa menjadikan sekolah kedinasan lain sebagai pilihan cadangan dalam pendaftaran yang sama.
Baca Juga: Buku Panduan SSCASN Sekolah Kedinasan 2026, Link Unduh dan Cara Daftar Lengkap
Pilih Sekolah Kedinasan Sesuai Minat
Sebelum menentukan pilihan, calon peserta sebaiknya mempelajari persyaratan, formasi, program pendidikan, lokasi, hingga tahapan seleksi sekolah kedinasan yang diminati.
Hal ini penting karena setiap sekolah kedinasan dapat memiliki persyaratan dan seleksi lanjutan yang berbeda.
Sejumlah sekolah memang sama-sama menggunakan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dengan sistem Computer Assisted Test (CAT) BKN.
Namun, setelah SKD, masing-masing instansi dapat menerapkan seleksi lanjutan sesuai kebutuhannya.
Dengan hanya satu pilihan, peserta perlu memastikan sekolah yang dipilih benar-benar sesuai dengan minat, kemampuan, serta persyaratan administrasi yang dapat dipenuhi.
Baca Juga: Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Rp476 M di Rumah Sentul Bogor Dikembalikan
Pilihan Tidak Bisa Sembarangan Diganti
Peserta juga perlu berhati-hati ketika menentukan sekolah kedinasan.
Setelah proses pendaftaran diselesaikan, peserta tidak dapat menjadikan sekolah kedinasan lain sebagai pilihan tambahan dalam periode pendaftaran yang sama.
Karena itu, jangan terburu-buru memilih hanya karena melihat jumlah formasi yang tersedia.
Pertimbangkan pula persyaratan, bidang pendidikan, prospek penempatan, serta kesiapan mengikuti seluruh tahapan seleksi.
Baca Juga: Pendaftaran Politeknik Statistika STIS 2026 Dibuka, 564 Formasi, Ini Syarat Lengkapnya
Bisa Mencoba Sekolah Kedinasan Lain Tahun Depan
Jika tidak lolos seleksi tahun ini, peserta masih dapat mencoba sekolah kedinasan lainnya pada periode penerimaan berikutnya.
Namun, kesempatan tersebut tetap bergantung pada persyaratan yang berlaku pada tahun berikutnya, termasuk ketentuan usia, tahun kelulusan, dan persyaratan khusus masing-masing sekolah kedinasan.
Jadi, mendaftar dua sekolah kedinasan sekaligus bukan pilihan yang tersedia dalam satu periode pendaftaran.
Calon peserta sebaiknya menentukan satu pilihan terbaik dan mempersiapkan diri secara maksimal untuk menghadapi seluruh tahapan seleksi. ***




