POJOKSATU.id - Mahasiswa semester 1 yang ingin meraih prestasi akademik tinggi perlu mempersiapkan diri dengan baik.
Berikut Pojok Satu bagikan lima soal Pendidikan Pancasila dan jawaban untuk para mahasiswa semester 1 yang akan menghadapi UTS
Para mahasiswa semester 1 akan menghadapi UTS. Berikut akan kita ketahui 5 soal Pendidikan Pancasila semester 1 beserta jawaban.
5 soal Pendidikan Pancasila Semester 1 bersama dengan kunci jawaban, sebagai ilustrasi UTS, merupakan salah satu persyaratan untuk meraih kelulusan.
Baca Juga: Bocoran Soal dan Jawaban Mata Kuliah PAI Semester 1, Dijamin Selesai Duluan!
Mahasiswa semester 1 sangat diharapkan untuk mencapai hasil yang memuaskan dalam UTS Pendidikan Pancasila agar dapat berhasil menyelesaikan mata kuliah ini dan melanjutkan ke semester berikutnya tanpa perlu mengulangnya.
Sebagai persiapan dan penilaian diri sebelum mengikuti UTS di Semester 1 perguruan tinggi, berikutlah 5 soal UTS Pendidikan Pancasila bersama dengan jawaban.
1. Tafsirkan Sila ke-1!
Jawaban:
Dilansir dari Buku Ajar Mata Pelajaran Sekolah Dasar PKN dan Pancasila (2020) oleh Ni Putu Candra Prasetya Dewi, sila pertama Pancasila memiliki beberapa arti dan makna, yakni:
• Mengandung arti pengakuan adanya kuasa prima (sebab pertama) yaitu Tuhan Yang Maha Esa
• Menjamin penduduk untuk memeluk agama masing-masing dan beribadah menurut agamanya
• Tidak memaksa warga negara untuk beragama
• Menjamin berkembang dan tumbuh suburnya kehidupan beragama
• Bertoleransi dalam beragama, dalam hal ini toleransi ditekankan dalam beribadah menurut agamanya masing-masing
• Negara memberi fasilitator bagi tumbuh kembangnya agama dan iman warga negara dan mediator ketika terjadi konflik agama
2. Bagaimana proses permusyawaratan mengenai penghapusan 7 kata dalam piagam jakarta?
Jawaban:
Tokoh yang merumus Piagam Jakarta adalah Panitia Sembilan. Sementara itu, nama Piagam Jakarta diusulkan oleh Mohammad Yamin pada 10 Juli 1945 atau pada Sidang BPUPKI Kedua.
Dalam perkembangannya, Piagam Jakarta sempat mengalami perubahan.
Pada tanggal 18 Agustus 1945, PPKI melakukan sidang untuk menghapus tujuh kata dalam Piagam Jakarta.
Alasannya karena beberapa pihak keberatan dengan tujuh kata tersebut.
Tokoh-tokoh dalam Panitia Sembilan telah mengusulkan pemisahan agama dan negara.
Salah satu tokoh penting di balik penghapusan tujuh kata tersebut adalah Ki Bagus Hadikusumo.
Baca Juga: Mahasiswa Semester 1 Wajib Tahu Bocoran 50 Latihan Soal UTS Ilmu Hukum, Lengkap dengan Jawaban!
3. Bagaimana perjuangan dan jasa dari pahlawan indonesia dari Habib Muttahar
Jawaban:
Berikut adalah perjuangan dan salah satu jasa terbesar H Mutahar untuk Indonesia adalah menyelamatkan Sang Saka Merah Putih.
Saat Agresi Militer I terjadi pada 1947, Husein Mutahar diperintahkan Presiden Sukarno untuk menyelamatkan bendera asli Indonesia yang dijahit oleh Fatmawati. Husein saat itu berusaha untuk mencari cara untuk menyelamatkannya, yaitu melepaskan benang jahitan antara warna merah dan putih. cara tersebut berhasil untuk membawa bendera Pusaka agar berkibar kembali dan selamat sampai ibu kota Indonesia.
Husein Mutahar dikenal sebagai bapak paskibraka Indonesia karena aktif dalam kegiatan kepanduan. Namanya masuk ke dalam pendiri paskibraka. Pada 1946, ia pernah ditunjuk sebagai penyusun upacara pengibaran bendera ketika hari kemerdekaan.
Husein Mutahar bukan hanya menjadi sosok negarawan dan bapak paskibraka Indonesia, ia juga menjadi komponis musik.
Ia dikenal sebagai komponis yang menciptakan lagu kebangsaan dan anak-anak. Lagu ciptaannya yang paling populer adalah Hymne Syukur dan Hari Merdeka. Lagu-lagu ciptaannya antara lain Gembira, Jangan Putus Asa, Hymne Pramuka, dan Dirgahayu Indonesiaku
Baca Juga: UTS di Depan Mata, Bocoran 20 Soal Bahasa Inggris Materi Tenses, Lengkap Pembahasan dan Jawaban
4. Bagaimana proses delegasi indonesia dalam pencari pengakuan negara luar agar indonesia diakui merdeka (khususnya mengenai lobi asia/negara timur tengah)
Jawaban:
Palestina menjadi negara pertama yang mendukung kemerdekaan Indonesia. Pada 6 September 1944, Mufti Besar Palestina, Syekh Muhammad Amin Al Husaini, mengucapkan selamat kepada Indonesia melalui Radio Berlin.
Pengakuan itu menjadi salah satu bentuk dukungan untuk Indonesia, yang saat itu belum memproklamasikan kemerdekaannya. Sementara itu, pada 1944 Palestina masih menghadapi imperialis Inggris. Meski begitu, Al Husaini tetap menyebarluaskan dukungan Palestina kepada Indonesia.
Tak hanya itu, Palestina juga ikut melobi sejumlah negara-negara di Timur Tengah untuk mengakui kemerdekaan Indonesia.
Sementara itu, pada 22 Maret 1946, Mesir memberikan pengakuan kemerdekaan Indonesia, sebagaimana dikutip dari buku Indonesia, Islam, and Democracy yang ditulis oleh Azyumardi Azra.
Perdana Menteri Mesir pada saat itu menandatangani pengakuan kemerdekaan dan kedaulatan Indonesia yang disaksikan oleh Haji Agus Salim dan AR Baswedan. Setahun setelah pengakuan kedaulatan dari Mesir, Menteri Luar Negeri Indonesia Haji Agus Salim berkunjung ke Kairo. Indonesia dan Mesir sepakat untuk memulai hubungan bilateral.
Baca Juga: Sosiologi Modern, Teori Stukturasi Masuk di Kisi-kisi UTS, Pelajari Dahulu Auto Dapat Nilai A!
5. Bagaimana prosess perubahan dari republik indonesia serikat ke NKRI siapa tokoh yang paling berjasa
Jawaban:
Pada tanggal 19 mei 1950 dicapai kata sepakat antara RIS dan RI untuk membentuk NKRI sesuai jiwa proklamasi kemerdekaan 17 agustus 1945. Selanjutnya, pada tanggal 17 agustus 1950 secara resmi negara federal RIS dibubarkan dan kembali ke negara kesatuan yang ditandai dengan digantinya UUD RIS menjadi UUDS RI 1950.
Tokoh yang paling berjasa pada proses perubahan RIS menjadi NKRI adalah Natsir dikenal sebagai Mosi Integral Natsir.
Inilah 5 soal UTS Pendidikan pancasila untuk mahasiswa semester 1 perguruan tinggi beserta jawabannya, Semoga ini membantu.***



