POJOKSATU.id - Model rekrutmen PPPK Guru atau pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja guru dibocorkan langsung Nunuk Suryani.

Bahkan bocoran model rekrutmen PPPK Guru tersebut sampai bikin honorer ucap alhamdulilah.

Kenapa demikian? Karena proses rekrutmen nantinya akan menjadi jauh lebih mudah.

Bocoran ini disampaikan langsung Dirjen Nunuk dalam ramah tamah dan dialog bersama 100 guru di Provinsi Bengkulu, Kamis 15 Agustus 2024.

Baca Juga: Rekrutmen Calon Pengajar Praktik (CPP) Program Pendidikan Guru Penggerak (PGP) Angkatan 12 TELAH DIBUKA, Cek Lini Masa TERBARU untuk CPP dan PGP

Dalam kesempatan itu, Prof Nunuk Suryani mengungkap sejumlah informasi penting.

Bu Nunuk mengungkap, rekrutmen PPPK Guru harus melalui program pendidikan profesi guru atau PPG.

"Mengapa Kemendikbudristek membuat PPG model baru? Ini untuk memudahkan guru honorer maupun ASN mendapatkan sertifikat pendidik (serdik)," bebernya.

Ketentuan baru ini bukan saja berlaku untuk guru senior atau yang sudah lama mengabdi.

Baca Juga: PENGUMUMAN TERBARU PPG Guru Tertentu 2024, Jadwal Pendaftaran UKPPPG Diundur Lengkap Syarat Berkas dan Cara Daftar UKPPPG

"Begitu juga untuk fresh graduate yang ingin menjadi guru," sambungnya.

Pertanyaannya, bagaimana nasib guru honorer yang belum dipanggil mengikuti pendidikan profesi guru?

Bu Nunuk menyampaikan, tidak perlu khawatir. Kenapa?

Sebab para guru honorer itu tidak akan menjadi 'lawan' bagi guru lulusan PPG.

Dia juga memastikan bahwa antara guru honorer senior dan fresh graduate memiliki porsi yang berbeda.

"Guru honorer dan lulusan PPG tidak akan saling sikut dalam rekrutmen PPPK, karena porsinya berbeda," terang dia.

 

Lulusan PPG Gantikan Guru Pensiun

Dirjen Nunuk juga menjelaskan bahwa lulusan PPG yang diangkat menjadi guru PPPK ini dilakukan untuk tujuan tertentu.

Yang dimaksud Bu Nunuk adalah, bahwa mereka khusus untuk mengisi formasi kosong yang ditinggalkan oleh aparatur sipil negeri (ASN) yang pensiun.

Baca Juga: Guru PJOK SEGERA Merapat, Peserta Diseminasi Program PKG PJOK Diminta Konfirmasi Hingga 20 Agustus, Lini Masa TERBARU Baca di Sini

Sementara untuk rekrutmen PPPK dari guru honorer, difokuskan pada distribusi guru.

Dengan demikian, guru honorer yang sudah mengabdi di sekolah induknya secara bertahap ditingkatkan statusnya menjadi ASN PPPK.

Diungkap Bu Nunuk, pemerintah sampai saat ini sudah mengangkat kurang lebih 800 ribu guru PPPK dari guru honorer.

Dia menjelaskan bahwa ini merupakan kebijakan prestisius sepanjang sejarah pengadaan aparatur sipil negara (ASN) di Indonesia.

Baca Juga: Jadwal Pendaftaran PPPK 2024 Belum Jelas, Berkah Bagi Guru Honorer Tercecer

"Selama 5 tahun kepemimpinan Mas Menteri (Mendikbudristek Nadiem Makarim), hampir 1 juta guru honorer sudah meningkat statusnya menjadi ASN PPPK dan merasakan gaji di atas 3 juta rupiah per bulan," ucapnya.

 

Guru Honorer Ucap Alhamdulilah

Kebijakan ini dirasakan betul oleh Deka Irawan, guru PPPK di SD Negeri 84 Bengkulu.

Dulunya, Deka adalah guru honorer di sebuah SMP tapi ia berusaha keras meningkatakan kompetensinya.

Untuk itu, Deka sampai rela tidur di sekolah untuk menghemat biaya.

Tapi perjuangan dan jerih payahnya itu akhirnya terbayar saat ia lulus seleksi PPPK sebagai kategori pelamar Prioritas 3 (P3).

"Alhamdulillah saya sekarang sudah menjadi guru PPPK dan menerima gaji Rp3,9 juta per bulan, meskipun saya penempatannya di SD menjadi guru bidang studi," ucapnya.

Guru berusia 28 tahun ini berharap, kebijakan yang sudah dilaksanakan Kemendikbudristek melalui program Merdeka Belajar terus dilanjutkan.

Baca Juga: PPG PAI Dalam Jabatan Batch 2 Tahun 2024 DIBUKA Hingga 25 Agustus, BIAYA dari PEMDA dan Lembaga, Guru Kawal Saja Usulan dan Cek Kriteria Berikut

Dengan demikian, guru honorer bisa diangkat sebagai guru ASN PPPK.

Mendengar cerita itu, Bu Nunuk yang terharu meminta Deka terus meningkatkan kompetensinya untuk bisa ikut seleksi CPNS 2024.

Apalagi usia Deka masih cukup muda yakni 28 tahun.***