POJOKSATU.ID - Kemendikdasmen di bawah kepemimpinan Mendikbudristek Nadiem Makarim terus berupaya melakukan transformasi sistem pendidikan di Indonesia.

Melalui berbagai kebijakan dan program, Kemendikdasmen menetapkan tujuh program prioritas utama yang akan menjadi fokus utama di tahun 2025.

Informasi ini disampaikan melalui unggahan di akun Instagram resmi Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Ditjen GTK) Kemendikdasmen, @ditjen.gtk.kemdikbud.

Ketujuh program prioritas tersebut dirancang untuk menjawab berbagai tantangan dan meningkatkan kualitas pendidikan secara menyeluruh.

Baca Juga: Penyetaraan Guru Non PNS Berakhir? Kemendikdasmen Tegaskan Akhiri Program Inpassing Sejak 2019

Berikut adalah rincian program-program prioritas Kemendikdasmen tahun 2025:

1. Redistribusi Guru ASN ke Sekolah Swasta

Program ini bertujuan untuk pemerataan distribusi guru Aparatur Sipil Negara (ASN) hingga ke sekolah-sekolah swasta.

Diharapkan dapat meningkatkan kualitas pengajaran di seluruh satuan pendidikan.

2. Pembaruan Sistem Pengelolaan Kinerja Guru, Kepala Sekolah, dan Pengawas Sekolah

Kemendikdasmen berfokus pada pembaruan sistem pengelolaan kinerja para pendidik dan tenaga kependidikan untuk meningkatkan profesionalisme dan akuntabilitas.

Baca Juga: Indonesia Bebas Miskin? Kemensos Andalkan Sekolah Rakyat dan Data Akurat dalam Upaya Pengentasan

3. Transformasi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB)

Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) akan terus ditransformasi untuk memastikan proses yang lebih adil, transparan, dan inklusif bagi seluruh calon peserta didik.

4. Penguatan Karakter Melalui 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat

Program ini menekankan pada pembentukan karakter peserta didik melalui penanaman tujuh kebiasaan baik yang diharapkan dapat membentuk generasi yang berakhlak mulia.

5. Pendekatan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning)

Kemendikdasmen mendorong implementasi pendekatan pembelajaran yang lebih mendalam, yang berfokus pada pemahaman konsep secara menyeluruh dan pengembangan kemampuan berpikir kritis siswa.

Baca Juga: Penyetaraan Guru Non PNS Berakhir? Kemendikdasmen Tegaskan Akhiri Program Inpassing Sejak 2019

6. Pelajaran Coding dan Kecerdasan Buatan

Sebagai respons terhadap perkembangan teknologi, Kemendikdasmen memprioritaskan pengenalan dan pembelajaran coding serta kecerdasan buatan (AI) kepada peserta didik.

7. Sistem Evaluasi Tes Kemampuan Akademik (TKA)

Sistem evaluasi melalui Tes Kemampuan Akademik (TKA) akan terus dikembangkan dan disempurnakan untuk mengukur capaian belajar siswa secara komprehensif.

Baca Juga: PECAT! Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Tanggapi Tugas Kontroversial Guru Terkait Gambar Alat Kelamin

Fokus pada tujuh program prioritas ini menunjukkan komitmen Kemendikdasmen untuk terus melakukan inovasi dan perbaikan dalam sistem pendidikan Indonesia.

Diharapkan, implementasi program-program ini dapat membawa dampak positif yang signifikan bagi kualitas pendidikan di seluruh jenjang.***