POJOKSATU.ID – Badan Kepegawaian Negara (BKN) memberikan sinyal positif terkait proyeksi kebutuhan Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk tahun mendatang.
Dalam paparan terbarunya, BKN memetakan kebutuhan formasi yang akan dialokasikan pada sejumlah program nasional strategis.
Kepala BKN, Prof. Zudan Arif Fakrulloh, menyebutkan bahwa sebanyak 32.080 formasi disiapkan untuk mendukung Badan Gizi Nasional (BGN).
Baca Juga: Ini Daftar Hak dan Fasilitas Resmi PPPK Paruh Waktu Berdasarkan Keputusan MenPANRB 16/2025
Formasi tersebut mencakup pemenuhan tenaga profesional, termasuk rekrutmen untuk sektor pendidikan.
“Di Badan Gizi, 32.080 formasi disiapkan. 5.044 formasi untuk Penentuan Potensi, Rekrutmen Guru dan Tenaga Pendidik Sekolah Rakyat,” jelasnya, dilansir dari @studicpns.id, Jum’at, 28 November 2025.
Penataan ASN sebagai bagian dari reformasi birokrasi yang memastikan pelayanan publik berjalan lebih merata, terutama di sektor kesehatan dan pendidikan.
Baca Juga: Wajib Tahu! Pertanyaan Interview Paling Umum dan Tips Jawabnya untuk Semua Posisi
Selain itu, program Kooperasi Desa Merah Putih juga menjadi fokus utama dalam proses penataan pegawai.
BKN memastikan keberlanjutan status bagi pegawai non-ASN yang sudah lama mengabdi.
“Pengalihan Pegawai Non-ASN pada Program Kooperasi Merah Putih diproyeksikan mencapai 59.217 orang,” ujar Prof. Zudan.
Melalui penataan ini, pemerintah berharap tidak hanya meningkatkan kualitas layanan publik.
Tetapi juga memberikan kepastian status dan kesejahteraan bagi pegawai yang sebelumnya bekerja dengan status non-ASN.***




