POJOKSATU.id - Minggu, (19/11) Departemen Proteksi Pertanian IPB University menggelar kegiatan Seminar Jambore Perlindungan Tanaman (JPTI) 2023 dengan tema "Pengembangan Pertanian Mikroba Intensif dalam Perlindungan Tanaman untuk Mewujudkan Pertanian Berkelanjutan" di Gedung Kuliah A (GKA).

Kegiatan JPTI adalah salah satu rangkaian JPTI 2023 yang rutin diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Proteksi Tanaman.

Menurut Dekan Fakultas Pertanian, kegiatan ini sangat penting untuk mengetahui status terkini Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) selain dipelajari secara teori di kelas.

Baca Juga: Ratusan Mahasiswa PAI UIKA Bogor Ikuti Gelaran Makrab Diklat Urgensi Guru Hingga Manajemen Organisasi Pendidikan

Kegiatan ini dihadiri oleh mahasiswa Proteksi Tanaman, beberapa civitas akademik lainnya dan mengundang narasumber ahli pertanian yaitu Joko Setiawan, S.P seorang petani muda dari tegal, Ir. Napiudin Direktur CV Wish Indonesia dan Dr. Drs. Jekvy Hendra, M.Si Direktur Perlindungan Tanaman Hortikultura.

Kegiatan diawali dengan pretest pengetahuan peserta terkait Mikroba dan dilanjutkan dengan materi dari setiap narasumber.

Napiudin merupakan Direktur CV Wish Indonesia yang bergerak di bidang agens hayati karena awalnya memiliki keprihatinan terhadap menurunnya produktivitas pertanian sehingga ia memanfaatkan agens hayati ini untuk tujuan tersebut.

Baca Juga: Seminar Digital Marketing, Gerbong Pecinta SandiUno Dorong Kemajuan UMKM di Jawa Timur

Inilah tips yang Napiudin bagikan cara mengkomersialkan mikroba.

1. Legalitas

Untuk mendapatkan legalitas ini sangat panjang alurnya, namun pembaca tidak perlu khawatir, simak terus penjelasan ini.

Sebagai pemohon hal yang utama adalah pendaftaran merek ke DITJEN. HAKI, pendaftaran produk ke DITJEN. PUVT KEMENTAN RI, pengujian mutu produk oleh lembaga penguji mutu yang direkomendasikan oleh kementan RI.

"Cara mengkomersialkannya ke banyak orang harus punya izin edar dan yang mengeluarkan adalah kementan," Jelas Napiudin.

Baca Juga: Segera Bersiap! Pramuka MAN 2 Kota Bogor Gelar Kompra Tingkat Nasional, Catat Tanggalnya!

2. R&D diperkuat

Hasil uji coba agens hayati yang sudah ada diperkuat kembali penelitian dan pengembanganya.

3. Kerjasama

Kerjasama dibutuhkan dari berbagai pihak karena relasi sangat dibutuhkan saat mengkomersialkan produk.

4. Pemasaran Produk

Produk yang dikomersialkan kepada perusahaan, distributor dan agen re-seller.

Itu tadi tips yang Napiudin bagikan cara mengkomersialkan mikroba, sudah siap raup omset dari bisnis mikroba?***