POJOKSATU.ID - Bapak/Ibu, banyak yang fokus pada SKCK dan surat sehat saat lapor diri PPG Guru Tertentu 2026.

Padahal ada dua dokumen yang sering dianggap “formalitas”, tapi justru krusial saat validasi: biodata dan fakta integritas.

Kelihatannya sederhana.

Tinggal isi, tanda tangan, selesai.

Baca Juga: Wajib Tahu! Manajemen Hidrasi Saat Puasa, Cara Atur Minum Air Saat Puasa dan Olahraga Agar Tubuh Tetap Fit

Tapi justru di sinilah sering muncul kesalahan kecil yang bisa membuat berkas ditolak LPTK.

Yuk kita bahas detailnya supaya tidak terlewat.

 

Fakta Integritas Wajib Pakai Materai Asli

Ini yang paling sering keliru.

Fakta integritas harus:

1. Ditempel materai asli (bukan hasil print atau edit digital)

2. Ditandatangani di atas materai

3. Tanggal penandatanganan jelas

Beberapa peserta masih ada yang:

1. Mengambil gambar materai dari Google

2. Menggunakan materai bekas yang dipindai ulang

3. Menandatangani di samping materai, bukan di atasnya

Padahal, tim verifikator LPTK bisa mendeteksi kejanggalan tersebut.

Baca Juga: H-1 Lapor Diri PPG Guru Tertentu 2026, Jangan Sampai Salah Materai dan SKCK Bisa Ditolak LPTK Jika Tidak Sesuai Ketentuan

Kalau dianggap tidak sah, dokumen bisa diminta revisi atau bahkan ditolak.

Jangan anggap sepele ya, Bapak/Ibu.

Materai itu bukan hiasan, tapi bukti legalitas pernyataan.

 

Tanggal dan Tanda Tangan Harus Konsisten

Kesalahan berikutnya biasanya soal tanggal.

Ada yang menandatangani jauh sebelum jadwal lapor diri, ada juga yang lupa mencantumkan tanggal sama sekali.

Sebenarnya tidak harus persis tanggal pembukaan lapor diri, tapi pastikan masuk akal dan tidak bertentangan dengan waktu unggah.

Tanda tangan juga harus jelas, tidak terlalu kecil atau terpotong saat discan.

Pastikan:

1. Tanda tangan asli, bukan tempelan digital

2. Tinta terlihat jelas

3. Tidak blur saat dipindai

 

Biodata, Diketik atau Ditulis Tangan?

Umumnya LPTK memperbolehkan biodata diketik lalu dicetak, atau ditulis tangan rapi.

Tapi saran aman, diketik saja supaya terbaca jelas.

Baca Juga: 250 UMKM Terdampak Bencana di Sumut Resmi Akad KUR, Kementerian UMKM Turun Langsung!

Kesalahan yang sering terjadi:

1. Data tidak sesuai KTP

2. Salah penulisan NIK

3. Email atau nomor HP tidak aktif

Baca Juga: Sidang Etik Kasus Siswa MTS di Tual Digelar, Bripda MS Akui Lalai dan Siap Terima Konsekuensi

4. Kolom kosong yang seharusnya diisi

Perlu diingat, biodata ini akan menjadi rujukan selama proses PPG berlangsung. Jadi pastikan benar dan konsisten dengan dokumen lain.

 

Scan yang Jelas dan Tidak Terpotong

Kadang dokumen sebenarnya sudah benar, tapi gagal validasi karena hasil scan buram atau terpotong.

Tips aman:

1. Gunakan scanner atau aplikasi scan dengan resolusi cukup

2. Pastikan materai dan tanda tangan terlihat utuh

3. Simpan dalam format PDF sesuai ketentuan LPTK

Baca Juga: Peran Strategi Pemasaran WhatsApp dalam Mendorong Pertumbuhan UMKM

Jangan foto pakai kamera dengan bayangan tangan atau sudut miring.

Verifikator juga manusia, mereka butuh dokumen yang jelas terbaca.

Kenapa Detail Ini Bisa Menggagalkan Validasi?

Karena fakta integritas adalah pernyataan resmi peserta PPG.

Baca Juga: Profesi Penuh Tantangan, Apa Saja Risiko Kecelakaan Kerja Teknisi dan Dampak Parahnya?

Di dalamnya ada komitmen, kejujuran data, dan kesediaan mengikuti aturan.

Jika materai tidak sah atau tanda tangan tidak valid, secara hukum dokumen tersebut dianggap tidak kuat.

Biodata pun menjadi dasar administrasi akademik.

Kalau ada ketidaksesuaian, proses berikutnya bisa terganggu.

 

 

Yuk Cek Ulang Sebelum Upload

Sebelum klik submit lapor diri, Bapak/Ibu bisa cek lagi:

1. Materai asli dan masih berlaku

2. Tanda tangan tepat di atas materai

3. Tanggal penandatanganan jelas

Baca Juga: Setelah Bertahun-Tahun Jadi Sorotan, 109 Tiang Monorel di Rasuna Said Kini Resmi Dibersihkan Total

4. Data biodata sesuai KTP dan ijazah

5. File sudah dalam format PDF dan tidak blur

Kadang kita merasa sudah benar, tapi satu detail kecil bisa terlewat saat terburu-buru.

Perjalanan menuju sertifikat pendidik ini sudah panjang.

Jangan sampai tersandung hanya karena materai atau tanda tangan.

Tenang, teliti, dan cek ulang.

Semoga semua berkas dinyatakan valid dan Bapak/Ibu bisa lanjut ke tahap pembelajaran PPG 2026 tanpa hambatan.***