POJOKSATU.ID - Badan Geospasial Nasional (BGN) kembali mencatatkan prestasi membanggakan setelah memperoleh predikat “Tinggi”.

Pada Indeks Kualitas Data ASN (IKD ASN) yang diselenggarakan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN).

BGN sukses meraih total skor 99,94 poin, sebuah capaian yang menegaskan komitmen lembaga ini terhadap kualitas tata kelola data kepegawaian yang presisi, akurat, dan konsisten.

 

Capaian Nilai Hampir Sempurna

Dalam penilaian IKD ASN, BGN tampil mendominasi di seluruh aspek pengukuran.
Berdasarkan data yang disampaikan, skor per komponen adalah sebagai berikut:

Baca Juga: Pertemuan Penting Prabowo Bloomberg Bahas Kerja Sama SDM, Kesehatan, hingga Konservasi Laut

1. Kelengkapan (completeness): 99,86%

2. Akurasi (accuracy): 100%

3. Ketepatan waktu (timeliness): 100%

4. Konsistensi (consistency): 100%

Baca Juga: PPPK Tak Bisa Langsung Jadi PNS, Ini Aturan Resmi dan Fakta di Lapangan yang Harus Diketahui!

Hasil ini menjadikan BGN sebagai salah satu lembaga pemerintah dengan kualitas data ASN terbaik secara nasional.

Hampir seluruh indikator menyentuh skor sempurna, menunjukkan proses pengelolaan data yang terstruktur dan disiplin dari hulu ke hilir.

Kepemimpinan dan Tata Kelola yang Menentukan

Kepala Biro SDMO BGN, Boga Hardhana, menyampaikan bahwa keberhasilan ini bukan hadir secara instan.

Menurutnya, pencapaian tersebut merupakan hasil dari budaya kerja tertib administrasi serta ketekunan dalam memastikan validitas data sejak awal lembaga dibentuk.

Ia menekankan pentingnya menjaga kualitas data ASN sebagai fondasi pengambilan keputusan yang tepat.

Data yang lengkap, akurat, dan diperbarui tepat waktu menjadi kunci dalam meningkatkan kualitas layanan birokrasi.

Pada kesempatan terpisah, Kepala Biro Hukum dan Humas BGN, Khairul Hidayati, juga menegaskan bahwa skor yang sangat tinggi ini merupakan refleksi kinerja kolektif seluruh unit kerja.

Baca Juga: Instruksi Prabowo Bangun RS Modern di Seluruh Kabupaten dalam 4 Tahun, Mampukah Indonesia?

Ia menilai hal tersebut sebagai “energi positif” untuk memperkuat budaya kerja profesional berbasis data.

 

Peran Besar pada Reformasi Birokrasi

Keberhasilan BGN dalam penilaian IKD ASN bukan hanya terkait pencapaian internal, namun juga bagian dari kontribusi terhadap agenda besar reformasi birokrasi nasional.

Capaian tersebut menjadi bukti nyata dukungan BGN terhadap implementasi Peraturan Presiden No. 39 Tahun 2019.

Tentang Satu Data Indonesia, yang mewajibkan instansi pemerintah menerapkan standar data yang konsisten, terpadu, dan mudah diakses.

Baca Juga: KDM: Produktivitas ASN Ditentukan Perencanaan, Bukan Kehadiran Fisik

BGN juga selaras dengan kebijakan Peraturan BKN No. 13 Tahun 2022 tentang Satu Data Bidang ASN, yang menekankan pentingnya kesamaan format, kelengkapan, dan ketepatan informasi ASN di seluruh instansi.

Dengan nilai tinggi di seluruh komponen, BGN menunjukkan bahwa integrasi data yang baik mampu memperkuat efektivitas tata kelola birokrasi.

Sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap instansi pemerintah.

 

Momentum Penguatan Sistem Data ASN

Ke depan, BGN berkomitmen untuk mempertahankan dan meningkatkan kualitas data kepegawaian mereka.

Tantangan besar ke depan adalah menjaga konsistensi, memperkuat infrastruktur digital, serta memastikan seluruh unit tetap disiplin dalam standar pengelolaan data.

Prestasi ini diharapkan menjadi motivasi bagi instansi lain agar menerapkan pola pengelolaan data yang serupa transparan, terukur, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Baca Juga: DPR Merasa Aman? Heboh Mahasiswa Tuntut Agar Rakyat Bisa Turunkan Wakilnya Sendiri, Supaya Bukan Parpol Saja yang Bisa Pecat!

Prestasi BGN dalam meraih skor 99,94 pada IKD ASN BKN membuktikan bahwa tata kelola data yang baik dapat menjadi fondasi kuat bagi birokrasi modern.

Dengan hampir seluruh indikator bernilai sempurna, BGN menunjukkan kualitas pengelolaan data ASN yang patut menjadi contoh nasional.***