POJOKSATU.id - Sobat pejuang beasiswa dan penghafal Al-Qur'an wajib kenali terlebih dahulu tentang Universitas Djuanda Bogor (UNIDA).

Universitas Djuanda Bogor ini didirikan pada tanggal 21 Maret 1987, kampus ini berslogan kampus bertauhid.

Nama Djuanda diabadikan menjadi nama Universitas sebagai penghormatan kepada seorang Pahlawan Kemerdekaan Nasional yang berdarah sunda, Ir. H. Djoeanda Kartawidjaja.

Ir. H. Djuanda kelahiran Tasikmalaya, 14 Januari 1911 yang banyak berkiprah di bidang pemerintahan di Republik Indonesia.

Baca Juga: Beasiswa BATI 2024 untuk Siswa SMP/MTs, Simak Ketentuan, Fasilitas dan Jadwalnya!

Universitas Djuanda memiliki visi yakni “Menjadi Universitas Riset yang Menyatu dalam Tauhid dan Diakui Dunia” dengan penerapan Pancadarma yang tidak hanya fokus pada Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian kepada Masyarakat.

Tetapi juga, membangun semangat dalam Ketauhidan dan Profesionalitas sebagai pengembangan dari Tridarma Perguruan Tinggi.

Visi sebagai Kampus Bertauhid dikuatkan juga dengan penerapan 21 Nilai Karakter Tauhid yang diinternalisasikan kepada seluruh Insan Universitas Djuanda, dari mulai pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa hingga karyawan.

Baca Juga: Beasiswa EPOS DAAD 2024-2025: Terbuka Untuk S2 dan S3 di Jerman dalam Bidang Pembangunan, Simak Selengkapnya!

Hal ini sejalan dalam upaya untuk menggapai cita-cita Universitas Djuanda, menggenggam dunia dan meraih akhirat.

Universitas Djuanda Bogor ini memiliki beasiswa untuk penghafal al-qur'an nama beasiswanya adalah PKD.

Apasi itu PKD? PKD itu adalah Pendidikan Kader Dakwah, para penghafal al-qur'an yang mendapatkan beasiswa ini akan disatukan dengan penghafal Al-qur'an lainnya di dalam satu pondok, yaitu pondok pesantren mahasiswa bina tauhid.

Pondok pesantren mahasiswa bina tauhid ini bertujuan untuk membentuk mahasiwa menjadi role model kader dakwah.

Pengadaan pesantren tersebut berkenaan dengan visi dan misi Universitas Djuanda Bogor menjadi kampus research yang menyatu dengan tauhid dan diakui di dunia.

Baca Juga: Peluang Terbuka! Beasiswa S2 Kemenkominfo untuk Studi di Universitas Telkom

Maka pada tahun 2006, dinyatakan secara resmi keberadaan Pondok Pesantren Mahasiswa Bina Tauhid yang terletak di dalam lingkungan Universitas Djuanda.

Para santri/wati yang tinggal di asrama nantinya akan menerima pembinaan akhlak dan adab.

 

Jadi, para penghafal Al-qur'an tidak perlu lagi ragu untuk mengambil beasiswa ini.

Universitas Djuanda Bogor memiliki beasiswa Pendikan Kader Dakwah (PKD) untuk para penghafal Al-Qur'an.

Apa itu beasiswa PKD? beasiswa PKD itu adalah beasiswa dari Yayasan PSPIAI (penyelenggara Universitas Djuanda) kepada putra-putri lulusan LSTA sederaja dari keluarga tidak mampu yang ingin kuliah.

Program beasiswa PKD telah ada sejak tahun 2006 atas prakarsa Prof. Dr. H. Martin Roestamy, S.H., M.H.

Mereka yang lulus seleksi menjadi penerima beasiswa PKD diberi kesempatan kuliah di Universitas Djuanda sesuai fakultas dan program studi pilihannya masing-masing.

Baca Juga: Beasiswa S2 Swedia Melalui SISGP 2024, Kesempatan Besar untuk Mahasiswa Indonesia, Cek Cara Daftar Sekarang!

Peserta yang lolos seleksi dibina di Pondok Pesantren Mahasiswa Bina Tauhid (PP-MABIT) dan menjadi mahasiswa role model Universitas Djuanda dengan target IPK 3.50, hafal Qur’an 7 Juz dan lulus tepat waktu.

Program PKD telah ada sejak tahun 2006 atas prakarsa Prof. Dr. H. Martin Roestamy, S.H., M.H.,

Beasiswa PKD ini memiliki beberapa fasilitas unggulan, yaitu:

- Bebas Biaya Uang Gedung dan SPP selama masa kuliah
- Tempat tinggal di asrama selama masa kuliah
- Pendidikan berbasis pondok pesantren selama masa kuliah

Jadi, para penghafal al-qur'an dan lulusan SLTA sederajat yang terkendala biaya tidak perlu lagi ragu untuk mengambil beasiswa ini.***