POJOKSATU.id - Kementerian Agama (Kemenag) menggelar Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) 2026 mulai Agustus hingga November 2026. 

OMI tahun ini terdiri atas dua bidang kompetisi, yakni Sains dan Riset, yang masing-masing memiliki petunjuk teknis (juknis) pelaksanaan.

Pada bidang Sains, peserta mengikuti seleksi secara berjenjang mulai tingkat satuan pendidikan, Kabupaten/Kota, Provinsi, hingga Nasional. 

Sementara itu, bidang Riset diawali dengan pengajuan proposal penelitian.

Baca Juga: RDP APBD 2027, Komisi B DPRD Jember Cecar Dinas TPHP Soal Carut Marut Distribusi Pupuk Subsidi Hingga Janji Insentif Bupati

OMI 2026 merupakan ajang kompetisi bagi peserta didik madrasah yang diselenggarakan Kemenag. 

Bidang Sains terbuka bagi siswa MI, MTs, dan MA, sedangkan bidang Riset diperuntukkan bagi siswa MTs dan MA.

Cabang Lomba OMI Sains 2026

Cabang lomba OMI Sains disesuaikan dengan jenjang pendidikan. Berikut daftarnya:

  • MI/SD sederajat

    • Matematika Terintegrasi

    • IPAS Terintegrasi

  • MTs/SMP sederajat

    • Matematika Terintegrasi

    • IPA Terintegrasi

    • IPS Terintegrasi

Baca Juga: Penyelarasan Anggaran Bersama DPRD, Kadis TPHP Jember Buka-bukaan Soal Perjalanan Dinas dan Edukasi Petani Kopi

  • MA/SMA sederajat

    • Matematika Terintegrasi

    • Biologi Terintegrasi

    • Fisika Terintegrasi

    • Kimia Terintegrasi

    • Ekonomi Terintegrasi

    • Geografi Terintegrasi

Sementara itu, OMI Riset mencakup tiga ruang lingkup penelitian, yaitu:

  • Ekoteologi: Integrasi Keislaman dan Keilmuan

  • Sustainable Development Goals (SDGs)

  • Transformasi Digital untuk Pembangunan Nasional

Juknis OMI 2026 menjadi acuan peserta dan madrasah dalam mengikuti seluruh rangkaian kompetisi.

Baca Juga: Tak Ada Perintah Merekam, Budi Arie Sebut Silaturahmi dengan Jokowi Sangat Sensitif, Video Bocor

Jadwal OMI Sains 2026

OMI Sains 2026 berlangsung melalui beberapa tahapan seleksi dari tingkat satuan pendidikan hingga Nasional. Berikut jadwalnya:

  • Sosialisasi: 21 Agustus 2026

  • OMI tingkat satuan pendidikan: 22-26 Agustus 2026

  • Pendaftaran Kabupaten/Kota: 27 Agustus-2 September 2026

  • Uji coba Kabupaten/Kota: 4-5 September 2026

  • Pelaksanaan Kabupaten/Kota: 7-8 September 2026

  • Pengumuman Kabupaten/Kota: 12 September 2026

  • Uji coba Provinsi: 1-2 Oktober 2026

  • Pelaksanaan Provinsi: 5-6 Oktober 2026

  • Pengumuman Provinsi: 10 Oktober 2026

  • Registrasi tingkat Nasional: 8 November 2026

  • Technical Meeting dan pembukaan: 9 November 2026

  • Pelaksanaan Nasional: 10-11 November 2026

  • Pengumuman dan penutupan: 12 November 2026

Jadwal OMI Riset 2026

Berbeda dengan bidang Sains, OMI Riset dimulai dengan pengajuan proposal. Peserta yang proposalnya lolos akan melanjutkan ke tahap presentasi dan pelaksanaan penelitian.

Jadwal OMI Riset 2026 sebagai berikut:

Peserta OMI Riset perlu memperhatikan batas unggah proposal karena tahap tersebut menjadi pintu masuk kompetisi. 

Proposal yang dinyatakan lolos akan dilanjutkan ke presentasi sebelum peserta menjalankan penelitian.

Baca Juga: Sisir Warga Rentan di Sumberjambe, Ketua TP PKK Jember Ning Ghyta Maksimalkan Layanan Homecare

Syarat Peserta OMI Sains 2026

Peserta OMI Sains 2026 harus memenuhi sejumlah persyaratan, di antaranya:

  • Berstatus sebagai siswa.

  • Merupakan Warga Negara Indonesia.

  • Tercatat dalam sistem pendataan pendidikan yang berlaku.

  • Memiliki NISN aktif.

Untuk Tahun Pelajaran 2026/2027, peserta OMI Sains berasal dari:

  • Kelas V atau VI MI/SD sederajat.

  • Kelas VII sampai IX MTs/SMP sederajat.

  • Kelas X sampai XII MA/SMA sederajat.

Baca Juga: Jelang Demo 27 Agustus, Presidium Parlemen Bayangan Dorong DPR Buka Pintu dan Temui Massa

Setiap peserta hanya boleh mengikuti satu bidang kompetisi. Karena itu, siswa perlu menentukan cabang lomba sesuai jenjang dan kemampuan masing-masing.

Madrasah juga perlu memastikan data peserta, termasuk identitas dan NISN, telah sesuai sebelum memasuki tahapan pendaftaran.

Syarat Peserta OMI Riset 2026

OMI Riset hanya dapat diikuti siswa MTs dan MA dengan ketentuan kelas tertentu:

  • Siswa MTs kelas VII-VIII.

  • Siswa MA kelas X-XI.

  • Dapat mengikuti kompetisi secara individu atau kelompok.

  • Satu kelompok maksimal terdiri dari tiga siswa.

  • Anggota kelompok harus berasal dari madrasah yang sama.

    Baca Juga: 11 Hari Usai Gempa M 7,7 Flores, Presiden Prabowo Kunjungi NTT, Korban Meninggal 105 Orang

  • Setiap peserta atau kelompok hanya dapat mengajukan satu judul proposal.

  • Peserta hanya boleh memilih satu ruang lingkup penelitian.

  • Proposal harus merupakan karya asli.

  • Proposal tidak sedang atau pernah digunakan dalam kompetisi riset lainnya.

  • Proposal belum pernah diterbitkan.

  • Peserta wajib melengkapi dokumen administrasi yang dipersyaratkan, termasuk surat pernyataan keaslian karya dan surat pengantar dari kepala madrasah.

Baca Juga: Hensat Respon Pernyataan Budi Arie Soal Pemerintahan Tak Sampai 2029, Ini Seperti Diskusi Pramakar

Tahapan Seleksi Berjenjang

Itulah jadwal OMI 2026 bidang Sains dan Riset beserta daftar cabang lomba dan syarat pesertanya. 

Peserta bidang Sains perlu memperhatikan tahapan seleksi berjenjang, sedangkan peserta bidang Riset harus mempersiapkan proposal sebelum batas pengunggahan pada 2 September 2026.

Dengan memahami jadwal dan ketentuan sejak awal, siswa dan madrasah dapat mempersiapkan diri dengan lebih baik untuk mengikuti OMI 2026 hingga tahap Nasional. ***