POJOKSATU.id - Pendidikan Guru Penggerak (PGP) Angkatan 9 yang berlangsung pada 16 Agustus 2023 hingga 28 Mei 2024 selesai diselenggarakan.
PGP berlangsung efektif selama 6 bulan atau setara dengan 310 Jam Pelajaran (JP) yang dilakukan dengan cara pembelajaran daring dan luring.
Peserta yang mengikuti Pendidikan Guru Penggerak angkatan 9 berjumlah 32.258 orang.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 32.122 peserta telah melakukan daftar ulang/registrasi dan mengikuti Pendidikan Guru Penggerak.
Jumlah tersebut terdiri dari calon guru penggerak reguler sebanayak 30.981 peserta, calon guru penggerak rekognisi berjumlah 641 peserta, calon guru penggerak dasus berjumlah 333 peserta, dan calon guru penggerak intensif berjumlah 167 peserta.
Berdasarkan rapat pleno kelulusan Pendidikan Guru Penggerak angkatan 9 yang berlangsung pada tanggal 14-17 Mei 2024, ditetapkan peserta yang dinyatakan “LULUS” sebagai “GURU PENGGERAK” berjumlah 31.632 peserta.
Rinciannya adalah Guru Penggerak Reguler sebanyak 30.257, Guru Penggerak Rekognisi sejumlah 630 peserta, Guru Penggerak Dasus sejumlah 318 peserta, dan Guru Penggerak Intensif sejumlah 157 peserta.
Satu-satunya peserta PGP Rekognisi diantaranya berada di Malaysia, yaitu Novian Fitri Nurani dari sekolah Lumadan Beaufort, Kota Kinabalu, Sabah Malaysia.
Berikut link lengkap [SURAT KELULUSAN PGP Angkatan 9]
Perlu diketahui,sejak angkatan ke-5 PGP dirancang sebagai program penyiapan calon kepala sekolah. Karena itu pula lama pendidikannya menjadi 6 bulan dari sebelumnya 9 bulan.
Hal ini dilakukan untuk mempercepat pemenuhan kebutuhan kepala sekolah di seluruh Indonesia.
Karenanya PGP disesuaikan dengan periode waktu pendidikan yang lebih singkat dan efektif, namun tetap menjaga kualitas lulusan Guru Penggerak.
Selama 6 bulan itu, program ini meliputi pelatihan daring, lokakarya, dan pendampingan individu dan guru tetap menjalankan tugas utamanya dalam mengajar.***




