POJOKSATU.ID - Jika Anda ingin liburan sambil memberikan pengalaman belajar sejarah buat anak-anak, mengunjungi Megalitikum Sokoliman Gunung Kidul di Yogyakarta bisa jadi pilihan.
Yogyakarta tidak hanya menyajikan objek wisata budaya yang kental dengan adat Jawa, namun di beberapa tempat Anda juga akan dapat mengunjungi beberapa tempat wisata di Jogja dengan minat khusus.
Salah satunya adalah situs Megalitikum Sokoliman yang terletak di Dusun Sokoliman II, Desa Bejiharjo, kecamatan Karangmojo, kabupaten Gunung Kidul.
Di situs ini Anda akan melihat hamparan batu purba yang diperkirakan sudah ada sekitar tahun 4000 SM.
Anda dapat mencapai lokasi ini melalui kota Wonosari ke arah utara sekitar 10 km, ikuti papan penunjuk jalan ke arah Karangmojo.
Akses jalan yang sudah beraspal mulus akan mempermudah Anda mencapai lokasi ini.
Baca Juga: 6 Rumah Makan Khas Sunda di Karawang, Penyuka Nasi Liwet dan Pais Ngumpul di Sini
Jika Anda masih kesulitan menemukan tempat ini, Anda dapat menanyakan kepada penduduk sekitar arah Goa Pindul, karena lokasi situs Sokoliman ini tidak jauh dari objek wisata Goa Pindul.
Setelah hampir dekat dengan obyek wisata Goa Pindul Anda akan menemukan papan penunjuk arah ke Situs Sokoliman ini.
Situs yang berdiri di bawah Balai Pelestarian Peninggalan Purbalaka Yogyakarta (BP3 YK) ini terdapat beberapa peninggalan benda purbakala yang terbuat dari batu kapur dengan sebaran letak benda tidak terlalu jauh.
Baca Juga: Hadirkan Kualitas Udara Sehat, Pemkot Bandung Gelorakan Gerakan Penghijauan
Tidak dipungut biaya untuk masuk ke dalam objek wisata situs Megalitikum Sokoliman ini.
Benda-benda yang ada di situs Sokoliman antara lain adalah kepala arca dengan bentuk yang belum sempurna.
Di duga kepala arca ini merupakan simbol penyembahan nenek moyang yang telah meninggal karena di temukan di sekitar kubur batu.
Kepala arca yang belum terbentuk sempurna ini di simpulkan oleh para ahli yang telah menelitinya sebagai benda purbakala mengingat bentuknya masih belum sempurna.
Baca Juga: Pertamina Patra Niaga Regional JBB Raih Puluhan Penghargaan di ENSIA Award 2023
Sedangkan alat untuk memahatnya belum terbuat dari besi melainkan dari Kapak Lonjong dan Kapak Perimbas yang sudah umum digunakan manusia purba pada zaman Megalitikum.
Bergeser ke tengah Anda akan menemukan batu berbentuk lonjong serta mempunyai bentuk seperti kubus.
Para ahli menyebutnya tempat kubur batu, karena di zaman ini telah ada sistem dan tata cara penguburan mayat.
Baca Juga: 5 Pemain Indonesia Paling Sukses di Luar Negeri, dari Kurniawan Hingga Asnawi
Hal ini diperkuat dari awal temuan ditemukan serpihan tulang meskipun bentuknya sudah tidak utuh.
Anda akan menemukan banyak sekali benda yang mirip dengan peti tersebut namun terbuat dari batu cadas atau batu kapur.
Di sebelah utara dari situs ini Anda akan menemukan bangunan mirip dengan rumah-rumahan kecil yang masih terbuat dari batu kapur. Warga sekitar menyebutnya dengan Watu Jeli atau umum disebut Padupan (tempat meletakkan dupa).
Benda ini awalnya terletak di sebelah utara dari lokasi situs ini tepatnya di Sumur Gedhe demi keamanan dan keutuhan Watu Jeli ini, akhirnya dipindahkan ke dalam kompleks situs Megalitikum Skololiman.
Sumur Gedhe sendiri sampai sekarang sumur tersebut masih digunakan warga sekitar sebagai sumber air utama jika kekeringan datang.
Di pinggir sumur tersebut konon terdapat pohon Soka yang merupakan cikal bakal penamaan desa Sokoliman ini.
Sedikit catatan untuk Anda yang ingin melihat batuan Megalitikum yang telah berusia ribuan tahun ini adalah pastikan Anda meminta izin kepada warga sekitar situs.
Anda mungkin juga dapat pemandu gratis dari warga setempat yang mengetahui sejarah dan seluk beluk awal mula di temukannya benda-benda purbakala tersebut.
Baca Juga: 8 Tempat Makan Paling Enak di Karawang, Lengkap Peta Lokasi dan Nomor Kontak
Selain itu juga jangan sekali-kali merusak keaslian situs ini, karena telah banyak tangan jahil yang mencoba merusak benda peninggalan situs ini.
Sangat disayangkan apabila peninggalan nenek moyang yang telah berumur ribuan tahun ini rusak karena tangan-tangan yang tidak bertanggung jawab.
Demikianlah ulasan mengenai Situs Megalitikum Sokoliman yang bisa kalian jadikan tempat liburan seru bersama orang tercinta. Selain liburan tentu bisa menjadi sarana edukasi bersama anak.***




