POJOKSATU.ID - Bulan suci Ramadan menjadi momentum untuk memperkuat semangat berbagi dan kepedulian sosial.

Hal itu pula yang dilakukan oleh Dinsos Provinsi Sulawesi Tengah dengan menyalurkan bantuan sembako kepada 27 PPPK paruh waktu serta 5 mahasiswa magang.

Kegiatan sosial tersebut menjadi bagian dari program Korpri Berani Berbagi yang digelar di lingkungan Pemprov Sulawesi Tengah selama bulan Ramadan.

Baca Juga: Daftar Lengkap Penerima THR ASN 2026 Resmi Dirilis, Ternyata Bukan Cuma PNS yang Dapat! Ini 4 Kelompok yang Pasti Cair

Pembagian paket sembako ini berlangsung pada Senin, 10 Maret 2026 di Palu, dan disambut dengan antusias oleh para penerima bantuan.


27 PPPK Paruh Waktu dan 5 Mahasiswa Magang Terima Sembako

Dalam kegiatan tersebut, Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Tengah menyalurkan paket sembako kepada puluhan penerima.

Rinciannya, bantuan diberikan kepada 27 PPPK paruh waktu yang bekerja di lingkungan Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Tengah.

Baca Juga: Heboh di DPR! Jaksa yang Tuntut Mati ABK Kasus Narkotika 1,9 Ton Akhirnya Akui Kesalahan dan Minta Maaf

Selain itu, 5 mahasiswa magang dari Universitas Tadulako (Untad) juga turut menerima bantuan sembako Ramadan.

Para mahasiswa tersebut saat ini sedang menjalani program praktik kerja atau magang di lingkungan Dinas Sosial Sulteng.

Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh pimpinan Dinas Sosial kepada para penerima bantuan dalam suasana penuh kehangatan.

Baca Juga: Resmi di PP Nomor 9 Tahun 2026! Ini Perbedaan Komponen THR ASN Pusat dan Daerah, Tukin dan TPP Jadi Pembeda


Program Korpri Berani Berbagi di Bulan Ramadan

Kegiatan berbagi sembako ini merupakan bagian dari program sosial yang diinisiasi oleh Korpri di lingkungan Pemprov Sulawesi Tengah.

Melalui program Korpri Berani Berbagi, setiap perangkat daerah diharapkan dapat menumbuhkan semangat solidaritas dan kepedulian sosial di lingkungan kerja.

Program ini juga menjadi bentuk implementasi nilai-nilai kebersamaan dan gotong royong yang terus dijaga oleh aparatur sipil negara.

Dengan adanya kegiatan tersebut, diharapkan tidak hanya memberikan bantuan secara materi, tetapi juga mempererat hubungan antarpegawai di lingkungan pemerintahan.


Kepala Dinsos Sulteng 'Ramadan Waktu Tepat untuk Berbagi'

Kepala Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Tengah Rifki Anata Mustaqim mengatakan bahwa bulan Ramadan merupakan momentum yang tepat untuk memperkuat rasa kebersamaan.

Baca Juga: Sebentar Lagi Cair! 13.077 PPPK Paruh Waktu di Jateng Terima THR, Besarannya Mengacu SPMT Sesuai PP Nomor 9 Tahun 2026

Ia menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar kegiatan seremonial.

Tetapi menjadi bentuk nyata kepedulian kepada para pegawai dan mahasiswa yang sedang menjalani praktik kerja.

Dikutip dari Radar Palu, 11 Maret 2026, begini kata Rifki:

Baca Juga: Melalui Metode MOOC, 42 Ribu ASN Kemenag Siap Ikuti Pelatihan Antikorupsi!

“Momentum Ramadan menjadi waktu yang tepat untuk menumbuhkan semangat berbagi dan memperkuat kebersamaan di lingkungan kerja,” katanya.

Menurutnya, kebersamaan di lingkungan kerja menjadi hal penting untuk menciptakan suasana kerja yang harmonis dan produktif.


Pererat Kebersamaan di Lingkungan Kerja

Selain membantu para penerima, kegiatan ini juga diharapkan dapat mempererat hubungan antara:

Baca Juga: Heboh Stok BBM Disebut Tinggal 23 Hari, Bahlil Akhirnya Buka Suara: Jangan Dipelintir!

- pegawai,

- PPPK paruh waktu,

- serta mahasiswa magang yang sedang belajar di lingkungan instansi pemerintah.

Suasana kebersamaan terlihat jelas saat proses penyerahan bantuan sembako yang berlangsung dengan penuh keakraban.

Program ini juga menjadi salah satu upaya untuk membangun lingkungan kerja yang lebih solid dan saling mendukung.

Dengan adanya kegiatan berbagi di bulan Ramadan ini, diharapkan nilai kepedulian sosial di kalangan aparatur pemerintah semakin kuat.

Baca Juga: Tamparan Mojtaba

Bantuan sembako yang diberikan memang tidak selalu besar, tetapi memiliki makna penting sebagai simbol perhatian dan kebersamaan di lingkungan kerja.

Melalui kegiatan seperti ini, Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Tengah berharap semangat solidaritas dan kepedulian sosial terus tumbuh di kalangan aparatur pemerintah.***