POJOKSATU.id - Permasalahan honorer R2 dan R3 sampai saat ini masih belum menemui kejelasannya, meski demo honorer telah digelar di depan DPR RI, Jakarta, Senin 3 Februari 2025 kemarin.

Terbaru, beredar form list honorer R2 dan R3 untuk menggelar audiensi lanjutan dengan lembaga terkait.

Antara lain Kementerian Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi (KemePANRB), Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Badan Kepegawaian Negara.

Dalam demo honorer R2 dan R3 kemarin, diikuti ribuan honorer dari berbagai daerah di Indonesia.

 Baca Juga: Wah! LINK LAPOR DIRI LPTK Ini SUDAH DIRILIS, Bersiap PPG Model Transformasi 2025, Silahkan Cek dari STK Santo Yakobus Merauke, Siapkan DOKUMEN INI

Mereka turun ke jalan untuk menyampaikan lima tuntutan kepada pemerintah, yakni:

1. Menolak PPPK Paruh Waktu dan diangkat jadi PPPK Penuh Waktu

2. Meminta kepastian realisasi tunturan honorer R2 dan R3

3. Mendesak pemerintah menerbitkan Peraturan Presiden tentang pengangkatan seluruh honorer R2 dan R3 menjadi PPPK Panuh Waktu

 Baca Juga: Gaji ke-13 dan 14 ASN Tahun 2025 Resmi Ditiadakan? Gini Kata Menpan RB

4. Menuntut pemerintah menghentikan sementara rekrutmen CPNS untuk menuntaskan pengangkatan seluruh honorer

5. Mendesak pemerintah pusat membiayai anggaran kepegawaian karena ketidakmampuan daerah

 

 

RDP Selasa Mendadak Dibatalkan

Sehari setelah demo honorer R2 dan R3 digelar, atau Selasa 4 Februari 2025, rencananya digelar Rapat Dengar Pendapat atau RDP.

RDP tersebut terdiri dari perwakilan honorer R2 dan R3 dari seluruh Indonesia, KemenPANRB, Kemendagri, BKN dan Komisi II DPR RI.

Akan tetapi RDP yang membahas soal nasib honorer R2 dan R3 itu mendadak batal.

Padahal RDP dan RDPU tersebut telah dijadwalkan digelar pukul 13.00 WIB.

Para pengurus aliansi dan forum honorer juga sudah berkumpul di Jakarta sejak Senin 3 Februari 2025.

Baca Juga: ALHAMDULILAH Pencairan TPG 2025 Langsung ke Rekening Tanpa Perantara, Guru Honorer Dapat Rp300-Rp500 Ribu per Bulan, Nantikan Kabar Baik di 6 Februari

Ketua DPD Aliansi Honorer Nasional (AHN) Provinsi Riau, Eko Wibowo, pun tidak mengetahui persis alasan pembatalan RDP dan RDPU tersebut.

"Apakah ini ada kaitannya dengan demo honorer R2 dan R3 ya. Kami datang dari Riau sembilan orang mewakili guru, tendik (tenaga kependidikan), dan nakes (tenaga kesehatan)," ujar dia, dikutip Pojoksatu.id dari JPNN.

Sementara, Ketua DPP Forum Honorer Non-Kategori Dua Indonesia Tenaga Kependidikan (FHNK2I Tendik) Sutrisno mengaku tak kaget dengan pembatalan mendadak itu.

"Pak Ketum sudah memprediksi pemerintah tidak akan bersimpati kepada honorer, makanya sejak awal kami sudah diperingatkan tidak ikut dalam aksi 3 Februari," ucap Sutrisno, terpisah.

Baca Juga: Demo Honorer 3 Februari Tolak PPPK Paruh Waktu Digembosi? BKN: Sayang Sekali Honorer Sendiri yang Rugi, Padahal Bisa Diangkat Penuh Waktu Tanpa Seleks

Sutrisno menyarankan forum-forum honorer mendekati pemda agar mengusulkan honorer tak dapat formasi, bisa diajukan jadi PPPK Paruh Waktu.

Jangan sampai, tekan dia, malah nantinya para honorer itu dialihkan jadi tenaga outsourcing.

Namun dia juga mengingatkan agar gaji paruh waktu, tidak jauh berbeda dengan penuh waktu.

 

Beredar Form Listing Honorer R2 dan R3

Di saat bersamaan, beredar form list honorer R2 dan R3 untuk RDP lanjutan.

Dalam form yang diliat redaksi Pojoksatu.id pada Rabu 5 Februari 2025, terdapat link Google Drive.

Di dalamnya, berisi total 35 folder dengan nama seluruh kabupaten/kota di Jawa Tengah.

Dalam narasinya, semua instansi diminta di Jawa Tengah untuk melisting honorer R2 dan R3.

Disebutkan pula bahwa listing tersebut diperlukan untuk RDP lanjutan.

Baca Juga: BKN Bicara Soal Nasib Tenaga Honorer yang Tidak Terdata dalam Database, Begini Katanya

"Mohon kerjasamanya untuk semua instansi di Jawa tengah yg berstatus R2/R3 untuk Segera Mengisi Form R2/R3 guna RDP lanjutan dengan menpanRB, DPR dan Kemendagri," demikian kalimat penjelas sebagaimana dikutip Pojoksatu.id.

Dijelaskan bahwa teksni pengisian adalah diisi per instansi masing-masing, bukan perorangan.

"Setelah di isi per instansi silahkan di upload di Folder masing-masing Kota/Kabupaten masing masing di link ini:," sambung kalimat tersebut.

Di bawahnya terdapat link Google Drive dan bisa diakses.

Baca Juga: Tahun 2025 TIDAK ADA Lagi Penataan Honorer, Ini Dua Cara yang Bisa Dilakukan Guru Swasta untuk Bisa Jadi ASN!

Sayangnya tidak disebutkan kapan RDP lanjutan dimaksud itu akan digelar.

Besar kemungkinan RDP yang dimaksud dalam form tersebut adalah tindak lanjut dari RDP dan RDPU yang mendadak digelar pada Selasa 4 Februari 2025.

Untuk mendapatkan artikel menarik dengan lebih cepat dan mudah bisa download aplikasi Pojoksatu.id untuk Android dan iOS dengan link di bawah ini:

VERSI ANDROID

VERSI iOS

Apakah ini pertanda honorer R2 dan R3 bisa diangkat PPPK Penuh Waktu setelah RDP dan RDPU nantinya?***