POJOKSATU.ID - Program Sekolah Rakyat, yang digagas sebagai prioritas nasional oleh Presiden terpilih Prabowo Subianto, seringkali disalahpami.
Sebagian masyarakat mungkin beranggapan bahwa sekolah ini hanya ditujukan untuk anak-anak dari keluarga miskin dengan fasilitas seadanya.
Namun, berdasarkan informasi terkini dari pemerintah, pandangan tersebut perlu diluruskan.
Memang benar bahwa Sekolah Rakyat dikhususkan bagi anak-anak dari kelompok keluarga miskin dan miskin ekstrem, tepatnya mereka yang masuk dalam desil 1 Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
Baca Juga: Kendal Sambut Antusias Program Sekolah Rakyat Prabowo Siap Tampung 1000 Siswa?
Namun, penargetan ini justru menunjukkan komitmen serius pemerintah untuk memutus rantai kemiskinan melalui akses pendidikan berkualitas tinggi bagi mereka yang paling membutuhkan.
Ini bukanlah sekolah kelas dua, melainkan sebuah peluang emas yang sepenuhnya didanai negara.
Seluruh kebutuhan siswa, mulai dari makan, buku, asrama, hingga seragam dan alat belajar, ditanggung penuh.
Hal ini termasuk rencana penggunaan Ipad dalam pembelajaran di sekolah rakyat.
Proses seleksi pun dilakukan dengan sangat ketat, melibatkan verifikasi langsung ke rumah calon peserta untuk memastikan latar belakang ekonomi keluarga benar-benar memenuhi syarat.
Baca Juga: Pemerintah Luncurkan Sekolah Rakyat & Sekolah Unggul Garuda, INI BEDANYA!
Ini memastikan bantuan pendidikan tepat sasaran dan efektif.
Stigma bahwa Sekolah Rakyat akan minim fasilitas adalah pandangan yang keliru besar.
Faktanya, program ini justru didesain dengan konsep pendidikan modern dan fasilitas yang sangat lengkap, setara dengan boarding school (sekolah berasrama) berkualitas.
Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono menjelaskan bahwa seluruh siswa akan difasilitasi iPad sebagai alat belajar utama, bukan lagi buku atau alat tulis konvensional.
Ini menunjukkan komitmen terhadap pendidikan berbasis teknologi yang relevan dengan perkembangan zaman.
Selain itu, rencana pembangunan Sekolah Rakyat di atas lahan minimal 8 hektar (di Kendal bahkan ada cadangan 15 hektar) akan dilengkapi dengan beragam sarana dan prasarana penunjang, antara lain:
- Laboratorium
- Asrama
- Sarana Olahraga
- Dapur dan Ruang Makan
- Tempat Ibadah
- Tempat Praktik Keterampilan
Baca Juga: Perbedaan Program Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda Mulai Tahun Ajaran 2025/2026
Kurikulum yang diberikan pun tidak kalah mumpuni. Selain ilmu pengetahuan, siswa akan dibekali pendidikan karakter (keagamaan, kebangsaan, sosial) dan keterampilan.
Keterampilan ini sangat krusial, seperti pertanian atau otomotif yang disesuaikan potensi daerah, agar lulusan siap kerja jika tidak melanjutkan kuliah dan dapat langsung membantu perekonomian keluarga.***




