POJOKSATU.id - Luar biasa, baru berusia 15 tahun, gadis ini sudah berhasil lolos seleksi di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (UI). Dialah Dyah Ayu Ardhana.

Dyah Ayu Ardhana baru berusia 15 tahun, selayaknya ia masih duduk di bangku kelas 1 SMA. Namun ia mencetak rekor karena lolos seleksi di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.

Prestasi yang membanggakan dari gadis yang baru berusia 15 tahun ini, juga menjadi kabar mengejutkan karena Dyah Ayu Ardhana lolos seleksi di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.

Tidak mudah untuk bisa lolos seleksi di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, namun Dyah Ayu Ardhana membuktikan hal itu tercapai meski ia baru berusia 15 tahun.

Baca Juga: Sering Memenangkan Lomba Dance , Ini Dia Profil Pipit Indah Januarti Pelajar SMA Tarter 1 Bogor

Gadis yang akrab dipanggil Dyah itu bertutur kepada pojoksatu.id soal motivasi, tantangan, serta pengalamannya hingga ia bisa lolos menjadi salah satu mahasiswa di Fakultas Kedokteran UI.

Anak pertama dari pasangan almarhum Joko Kusnanto dengan Sinta Septiana Nugraha ini saat berusia 4,5 tahun sudah duduk di bangku SD.

Kala duduk di SD, gurunya pernah bercerita tentang The School tot Opleiding van Inlandsche Artsen (STOVIA). Sekolah kedokteran di Batavia yang kelak menjadi cikal bakal FKUI.

Mulai saat itu, tumbuh ketertarikannya untuk belajar kedokteran di FKUI. Keinginan yang sudah tertanam sejak dirinya masih duduk di bangku SD.

Saat melanjutkan sekolahnya di SMP Al-Azhar Syifa Budi Cibubur-Cileungsi pada 2018-2020, Dyah mengikuti program akselerasi sehingga bisa menyelesaikan studi dalam waktu 2 tahun.

Baca Juga: Membintangi Film TOP dan Film Lantai 4, Inilah Profil Nadin Alyssa Putri

Dyah melanjutkan pendidikannya di SMAN 1 Cileungsi, Bogor. Saat SMA, Dyah termasuk siswa dengan prestasi yang keren secara akademik dan non akademik.

Ia bahkan kerap mewakili sekolahnya untuk mengikuti berbagai lomba di kejuaraan.

"Motivasi saya untuk mencapai prestasi yaitu karena prestasi yang saya raih dapat menjadi bekal untuk saya di masa depan. Dengan meraih prestasi, saya dapat meningkatkan value diri, skill, dan pengalaman saya" ungkap Dyah Ayu.

Namun diam-diam, perempuan kelahiran Bogor, 8 September 2007 ini masih menyimpan cita-citanya sejak SD. Tekadnya untuk kuliah di FKUI semakin kencang.

Baca Juga: Mengenal Sosok Dhea Rizki Amalia, Bintang Pelajar Terbaik di Bogor dan Peraih Pinilih 3 Mojang Jajaka 2022/2023 SMK Taruna Terpadu 3

Dyah akhirnya berupaya konsisten dalam upaya pembelajaran.

"Prestasi akademik pastinya penting karena itu merupakan tanggung jawab kita sebagai pelajar, tetapi prestasi nonakademik juga tidak kalah penting karena bidang nonakademik juga dibutuhkan untuk dunia kerja dan untuk terjun di masyarakat," lanjut gadis yang kini sudah berusia 16 tahun.

Salah satu strategi yang sering digunakannya untuk memperdalam pemahamannya terhadap materi pelajaran adalah sering mengulas sendiri soal-soal.

Setelah lulus SMA tahun 2023, Dyah memantapkan dirinya untuk masuk FKUI.

Baca Juga: Profil Hana Hanifah, Artis FTV yang Gugat Cerai Suami Usai Sebulan Nikah

"Saya sering mengerjakan latihan soal, mengikuti tryout, dan me-review hasil ujian," tutur Dyah soal perjuangannya lolos SNBT.

Perjuangan Dyah sebenarnya tidak mudah, karena ia pernah mengalami kegagalan saat melakukan pendaftaran ke FKUI melalui jalur prestasi tetapi tidak berhasil, namun Dyah tidak membuat dirinya putus asa.

Dyah mencoba mendaftarkan dirinya ke FKUI melalui jalur SNBT, dan akhirnya meraih kesuksesan dengan dinyatakan lolos.

Saat ia berhasil lolos, Dyah masih berusia 15 tahun, dan menjadikannya mahasiswi termuda di FKUI.

Baca Juga: Mengenal Amanda Septi Wulandari , Pelajar Cantik SMAN 3 Bogor Ini Banyak Prestasinya

"Dalam kehidupan, pasti ada tantangan dan rintangan yang tidak bisa kita hindari," ungkap Dyah.

"Untuk menghadapinya, saya mengingat apa motivasi awal saya menggapai mimpi saya agar tidak menyerah di tengah jalan. Merasa down untuk beberapa saat tidak apa-apa, asal kita bangkit lagi," tambahnya.

Beberapa pengalaman dan prestasi pun kerap ia capai baik dalam bidang akademik maupun non akademik, termasuk aktif di berbagai organisasi.

"Untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan di luar lingkungan sekolah, saya mengikuti perlombaan, forum, organisasi, dan kepanitiaan di luar lingkungan sekolah," ujar Dyah Ayu.

Baca Juga: Mengenal Dzihan Raisya Ramadhani, Gadis Cantik Pelajar SMK Tarter 1 Bogor Ini Bakatnya Segudang

Salah satu yang dijalaninaya adalah dengan mengikuti seleksi Duta Hukum-HAM 2022 dari FPSH Jawa Barat. Dyah lolos menjadi salah satu duta.

Ia juga kerap mengasah skill dengan mengikuti perlombaan, di mana saya pernah memenangi Lomba Spelling Bee Cendana English Competition (Juara 2) dan Juara Favorit Lomba Karaoke Jepang Universitas Alazhar Indonesia.

"Saya juga pernah menjabat sebagai Ketua Umum Komunitas MPK Kabupaten Bogor, dan Sekretaris Komisi III Forum MPK Jawa Barat, dan anggota Divisi Fundraiser acara #VersiKamu Forum MPK Nasional" Jelas Dyah Ayu.

Baca Juga: Profil Ritassya Wellgreat, Wakil Indonesia yang Berhasil Masuk Top 10 Miss Grand International 2023

Dyah Ayu juga pernah aktif menjadi Komisi Forum Kesenian Pelajar SMAN 1 Cileungsi, Sekretaris Komisi Kaderisasi Forum MPK Jawa Barat, dan kini ia mulai aktif di organisasi kampusnya sebagai Staff Human Resources and Development Bedah Kampus UI 2023.

Selain organisasi sekolah, ia juga aktif di ekstrakurikuler sekolah, bahkan ia pun pernah menjabat sebagai Ketua Keputrian Head of Keputrian Forum Rohis Kabupaten Bogor Regional Timur dan Ketua Bidang Bahasa di Japanese Club SMAN 1 Cileungsi.

"Pelajaran berharga yang dapat saya ambil, yaitu kegagalan adalah kesuksesan yang tertunda, Jangan takut untuk memiliki mimpi yang tinggi walau orang-orang bilang kita tidak realistis," tegas Dyah Ayu Ardhana. *** Reizka Kemala Nazar