POJOKSATU.id - Direktorat Sumber Daya Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) kembali membuka Program Beasiswa Tut Wuri Handayani (TWH) Tahun 2026, yang ditujukan khusus bagi tenaga kependidikan (Tendik) berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Dilansir dari laman resmi Kemdiktisaintek, Selasa, 28 April 2026, Beasiswa TWH menjadi salah satu langkah strategis pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia pendidikan tinggi, sekaligus mendukung percepatan pencapaian visi Indonesia Emas 2045.

Pendaftaran beasiswa ini dibuka mulai 24 April hingga 30 Juni 2026 dan dilakukan secara daring melalui laman resmi: https://kualifikasidikti.kemdiktisaintek.go.id/.

Baca Juga: 10 Korban Kecelakaan KA Argo Bromo Bekasi Timur Diproses di RS Bhayangkara Polri, Semuanya Perempuan

Beasiswa ini merupakan program pendanaan pendidikan yang berfokus pada peningkatan kualifikasi akademik tenaga kependidikan melalui studi lanjut jenjang Magister (S2) dan Doktor (S3).

Program ini tidak hanya berorientasi pada peningkatan gelar akademik, tetapi juga menekankan penguatan kompetensi, profesionalisme, serta karakter ASN yang berlandaskan nilai BerAKHLAK.

Sasaran Program

Tenaga kependidikan PNS di lingkungan:
-Kemdiktisaintek
-LLDIKTI
-Perguruan Tinggi Negeri (PTN)

Catatan penting:
Khusus pelamar dari LLDIKTI tidak diperkenankan mengambil studi di perguruan tinggi swasta dalam wilayah binaannya.

Program dibagi dalam dua jenjang dengan durasi maksimal:

-S2 (Magister): 24 bulan untuk Tendik PNS di Kemdiktisaintek, LLDIKTI, dan PTN
-S3 (Doktor): 48 bulan untuk Khusus PNS di Kemdiktisaintek dan LLDIKTI

Baca Juga: Resep Kuah Bakso Ala Abang-abang, Gurih Sedap dan Mudah Dibuat di Rumah

Rincian Komponen Pembiayaan

-Biaya Pendidikan
-Biaya pendaftaran (admission fee) – sesuai tagihan
-Uang kuliah (tuition fee) – sesuai tagihan
-Buku dan bahan akademik – standar Ditjen Dikti
-Biaya penelitian – standar Ditjen Dikti
-Biaya Pendukung
-Tiket perjalanan (PP) – 1 kali
-Biaya hidup – sesuai standar Ditjen Dikti
-Biaya darurat – jika diperlukan

*Penyaluran dana dilakukan melalui kontrak antara Direktorat Sumber Daya dan perguruan tinggi tujuan.

Baca Juga: TMMD ke-128 Kodim Cilegon Bangun 10 Titik Sumur Bor, 4 Lokasi Sudah Dikerjakan

Persyaratan Umum (Wajib Dipenuhi)

-Berstatus PNS aktif
-Tidak sedang menjalani sanksi disiplin/hukum
-Nilai SKP minimal “Baik”
-Usia maksimal:
S2: 47 tahun
S3: 50 tahun (per 31 Desember 2026)

-Sudah lulus:
S1/D4 untuk S2
S2 untuk S3

-Memiliki LoA (surat diterima) dari perguruan tinggi
-Tidak sedang menerima beasiswa lain
-Wajib kuliah di kelas reguler (bukan kelas karyawan/eksekutif)

Persyaratan Akademik

-S2: IPK minimal 2,75
-S3: IPK minimal 3,00
-Skor bahasa Inggris mengikuti ketentuan kampus tujuan

Untuk pelamar ongoing:

Minimal sudah menempuh:
-2 semester (S2)
-4 semester (S3)

Baca Juga: Ditetapkan Tersangka Bersama Ketua Yayasan, Ini Foto dan Sosok Kepsek Daycare Anita Palupy Indahsari

Dokumen yang Harus Disiapkan

-Surat izin melanjutkan studi dari pejabat berwenang
-Personal statement
-Proposal penelitian (khusus S3)
-Surat pernyataan mengikuti beasiswa
-Surat keterangan sehat
-Bukti penerimaan di perguruan tinggi

Perguruan Tinggi

Program hanya berlaku untuk:

-Perguruan tinggi dalam negeri
-Akreditasi institusi minimal Baik Sekali
-Program studi minimal Baik Sekali atau Unggul

Kemdiktisaintek menegaskan, status penerima beasiswa dapat dibatalkan jika terbukti memalsukan dokumen dan tidak memenuhi ketentuan.

Baca Juga: Usai Tragedi KA Argo Bromo Tabrak KRL Tewaskan 14 Orang, Presiden Setujui Flyover Bekasi Timur

Dan, akan dikenakan sanksi pengembalian dana jika mengundurkan diri, dikeluarkan dari kampus, terlibat kasus hukum, menerima beasiswa ganda, terlibat kasus hukum, lalai hingga gagal menyelesaikan studi.

Penerima beasiswa juga diwajibkan kembali ke instansi asal untuk mengabdi dan berkontribusi serta terlibat dalam pengembangan institusi. Selain itu, Ditjen Dikti juga mendorong alumni untuk aktif dalam jejaring profesional dan pembangunan sosial.

Program Beasiswa Tut Wuri Handayani 2026 menjadi peluang besar bagi tenaga kependidikan untuk meningkatkan kualifikasi akademik sekaligus memperkuat daya saing di sektor pendidikan tinggi.

Bagi yang memenuhi syarat, segera lakukan pendaftaran sebelum 30 Juni 2026 dan pastikan seluruh dokumen telah lengkap. ***