POJOKSATU.id - Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Rano Karno membuka peluang hadirnya beasiswa khusus bagi mahasiswa kedokteran yang ingin melanjutkan pendidikan spesialis di luar negeri.
Program ini digagas menyerupai skema Lembaga Pengelola Dana Pendidikan, namun hanya diperuntukkan bagi warga yang ber-KTP DKI.
Rano menyampaikan hal tersebut usai memberikan sambutan pada keberangkatan penerima beasiswa LPDP di Hotel Discovery Ancol, Jakarta Utara, Rabu, 26 November 2025.
“Kalau dia spesialis, kalau memang dia harus keluar (luar negeri), kami akan memberikan kesempatan itu (beasiswa LPDP DKI Jakarta),” ucapnya.
Baca Juga: IPW Soroti Kelalaian Polisi Terkait Bunuh Diri Ayah Tiri Alvaro Kiano Nugroho di Polres Jaksel
Ia menegaskan bahwa LPDP Jakarta merupakan pengembangan dari program Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul. Dengan skema baru ini, warga Jakarta tak hanya bisa mendapatkan bantuan pendidikan S1, tetapi juga S2 dan S3 melalui pembiayaan daerah.
Di sisi lain, kebutuhan dokter spesialis di Jakarta terus meningkat. Rano menyebut hal ini sejalan dengan pembangunan dua rumah sakit internasional milik Pemprov DKI: fasilitas di lahan eks-RS Sumber Waras, Jakarta Barat, serta RS Royal Batavia Cakung di Jakarta Timur yang ditargetkan rampung akhir 2027.
Karena itu, Pemprov tengah menyiapkan beasiswa yang secara khusus menyasar bidang kedokteran.
“Kita harus memberikan beasiswa anak-anak kita kuliah untuk kedokteran. Berbeda tentu biaya kuliah kedokteran dengan yang umum kan.
Baca Juga: Kapan Sisa TPG Triwulan 4 Dicairkan? Simak Jadwal dan Mekanisme Pencairannya
Tapi kita perlu. Nah, itu nanti, itu kan bahasanya sebutannya LPDP. Mungkin saja dia bisa kuliah di luar, ambil spesialis kan,” ungkap Rano.
Ia memastikan program ini hanya diperuntukkan bagi warga ber-KTP DKI agar tidak salah sasaran. “Tentu namanya LPDP Jakarta kan. Tentu kepada masyarakat, masyarakat yang ber-KTP DKI,” lanjutnya.
Meski demikian, Rano mengingatkan bahwa pelaksanaan beasiswa harus menyesuaikan kemampuan keuangan daerah.
Baca Juga: Jadwal Libur Akhir Tahun Sekolah 2025 di Berbagai Provinsi, Catat Tanggalnya Ya!
“Nah, tentu kan pasti dengan kemampuan APBD sendiri. Kalau ini kan APBN, bedanya di situ,” ujar Rano. ***




