POJOKSATU.id — Kebutuhan tenaga kerja di bidang teknologi terus meningkat.
Berdasarkan data Kementerian Perindustrian, pada tahun 2030 mendatang Indonesia diperkirakan membutuhkan 17 juta tenaga terampil digital, sementara jumlah talenta yang tersedia saat ini hanya sekitar 600 ribu orang.
Sebagai upaya mendukung generasi muda meraih peluang di sektor teknologi, PT Sentra Vidya Utama (SEVIMA) kembali menggelar program beasiswa SEVIMA Mencari Siswa Bertalenta (SEMESTA) Tahun 2025.
Program ini memberikan kesempatan kuliah gratis untuk jenjang S-1 dan S-2 di bidang teknologi informasi (IT) bagi 10 peserta terpilih.
Selain beasiswa penuh, penerima juga mendapatkan kesempatan kerja serta gaji bulanan selama masa studi.
Beasiswa SEMESTA yang telah berjalan selama tujuh tahun ini menjadi salah satu program tahunan yang dinantikan di dunia pendidikan.
Sejak pertama kali diluncurkan, program ini telah menarik lebih dari 27.000 pendaftar dan didukung oleh berbagai menteri serta pejabat tinggi negara.
“Beasiswa SEMESTA adalah program tahunan yang sangat dinantikan di dunia pendidikan. Seluruh lulusan SMA/SMK/sederajat serta lulusan S-1 di seluruh Indonesia berkesempatan mengikuti program ini.
Para peserta terpilih akan mendapatkan beasiswa penuh serta mentoring skill dari SEVIMA dan gaji bulanan selama masa kuliah,” ujar CEO SEVIMA, Sugianto Halim, dalam peluncuran Beasiswa SEMESTA, Senin (24/03/2025).
Tahun ini, beasiswa akan diberikan kepada 10 talenta terbaik yang akan berkuliah di perguruan tinggi mitra SEVIMA, termasuk Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya dan BINUS University.
SEVIMA sendiri merupakan perusahaan teknologi pendidikan (edutech) yang didirikan oleh sekelompok mahasiswa ITS dan berkomitmen terhadap pemerataan pendidikan di Indonesia melalui inovasi sistem akademik SEVIMA Platform.
Saat ini, platform tersebut telah digunakan oleh lebih dari 1.200 perguruan tinggi dan 3,5 juta mahasiswa serta dosen di seluruh Indonesia.
“Dengan semangat memajukan pendidikan, program beasiswa ini diadakan secara konsisten untuk membantu putra-putri Indonesia yang berbakat di bidang IT tetapi memiliki keterbatasan finansial,” tambah Halim.
Pendaftaran Beasiswa SEMESTA dibuka hingga 20 Mei 2025.
Penerima beasiswa juga akan mendapatkan kontrak kerja di SEVIMA dengan gaji dan tunjangan minimal setara Upah Minimum Regional (UMR) Kota Surabaya.
Pendanaan beasiswa ini sepenuhnya ditanggung oleh SEVIMA sebagai bentuk komitmen perusahaan dalam menyiapkan talenta digital muda.
Beasiswa SEMESTA 2025 mencakup empat program studi: S-1 Teknik Informatika BINUS, S-2 Teknik Informatika ITS Surabaya, S-1 Sistem Informasi BINUS, dan S-2 Magister Sistem Informasi ITS Surabaya.
Berikut persyaratan dan tata cara pendaftaran:
Syarat Beasiswa SEMESTA 2025
-
Lulusan SMA/SMK/sederajat (untuk Beasiswa S-1)
-
Lulusan D4/S-1 bidang IT (untuk Beasiswa S-2)
-
Memiliki keterampilan dan portofolio di bidang IT (bukti berupa proyek, GitHub, atau prestasi lainnya)
-
Bersedia berkuliah dan berkarir di Surabaya selama masa studi
Cara Pendaftaran Beasiswa SEMESTA 2025
-
Daftar melalui situs https://maukuliah.id/beasiswa-semesta
-
Klik "Daftar Beasiswa", isi data, dan buat akun
-
Ikuti alur pendaftaran dan lengkapi informasi
-
Laksanakan psikotes dan tes akademik berbasis komputer (online), serta hackathon dan wawancara (offline) di Surabaya
Jadwal Beasiswa SEMESTA 2025
-
Pendaftaran & Tes Online: Hingga 20 Mei 2025 (bertepatan dengan Hari Kebangkitan Nasional)
-
Hackathon & Wawancara: 30 Juni 2025 (kompetisi pemrograman dan wawancara IT di Surabaya)
-
Pengumuman Penerima: Maksimal 28 Oktober 2025 (bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda)
Baca Juga: Kabar Gembira! Kemenag Akan Buka Seleksi Beasiswa Indonesia Bangkit 2025, Persiapkan dari Sekarang
Beasiswa SEMESTA tidak memiliki batasan usia dan pendaftaran bersifat gratis. Informasi lebih lanjut dapat diperoleh melalui WhatsApp: 082121-88-2500.
“Melalui Beasiswa SEMESTA Batch 7 ini, kami berharap dapat mendorong lebih banyak startup dan industri untuk berkontribusi dalam pembangunan pendidikan di Indonesia,” pungkas Sugianto Halim. ***




