POJOKSATU.id — Kesempatan melanjutkan studi ke luar negeri kembali terbuka bagi masyarakat yang ingin menempuh pendidikan jenjang pascasarjana.

University of Melbourne menghadirkan program Graduate Research Scholarship yang ditujukan bagi calon mahasiswa maupun peserta didik aktif (on-going) program magister riset (S2) dan doktor (S3).

Melalui program ini, mahasiswa lokal maupun internasional berpeluang memperoleh dukungan pendanaan pendidikan untuk berbagai bidang keilmuan.

Baca Juga: Rating Drakor The Legend of Kitchen Soldier Tembus 6 Persen, Begini Sinopsis Drama Park Jihoon

Menariknya, pelamar tidak diwajibkan mengajukan aplikasi beasiswa secara terpisah karena sistem akan secara otomatis mempertimbangkan mereka sebagai kandidat penerima beasiswa ketika mendaftar pada program pascasarjana berbasis riset di kampus tersebut.

Berdasarkan informasi dari laman resminya, proses seleksi penerima Graduate Research Scholarship mempertimbangkan sejumlah indikator, seperti rekam jejak akademik pada jenjang pendidikan sebelumnya serta kualitas dan potensi riset yang diajukan sesuai bidang studi pilihan.

Tak hanya itu, pengalaman kerja yang relevan, karya ilmiah yang telah dipublikasikan dan melalui proses peninjauan sejawat (peer review), sertifikasi medis spesialis, hingga portofolio karya seni seperti komposisi musik orisinal juga dapat menjadi nilai pendukung dalam penilaian.

Baca Juga: Catat! 3 Syarat Pencairan TPG Mei 2026 Bagi Guru ASN Maupun Non ASN!

Program beasiswa ini dapat diakses oleh pelamar dari beragam disiplin ilmu, mencakup bidang hukum, ilmu pengetahuan, teknologi informasi, ekonomi, kesehatan, hingga seni dan musik.

Graduate Research Scholarship sendiri terbagi menjadi dua skema bantuan, yakni beasiswa tunjangan beserta pembiayaan pendukung dan beasiswa pengurangan biaya pendidikan.

Pada skema pertama, penerima akan mendapatkan sejumlah fasilitas yang cukup lengkap.

Baca Juga: Jangan Tergiur Murah! Ini 10 Hal Penting yang Harus Diperhatikan Saat Membeli Mobil Bekas

Mahasiswa magister riset dapat menikmati pembebasan biaya kuliah penuh selama maksimal dua tahun, sedangkan peserta program doktor memperoleh manfaat serupa hingga empat tahun masa studi.

Selain biaya pendidikan, penerima juga akan memperoleh tunjangan biaya hidup sebesar AUD 39.500 atau sekitar Rp497 juta per tahun.

Bantuan ini diberikan hingga dua tahun bagi mahasiswa magister riset dan maksimal 3,5 tahun bagi mahasiswa doktor.

Tak hanya itu, kampus juga menyediakan bantuan relokasi untuk mendukung perpindahan tempat tinggal mahasiswa.

Baca Juga: Cara Menonaktifkan Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, Bisa Online atau Harus ke Kantor?

Peserta yang berasal dari luar Australia berhak memperoleh dana relokasi sebesar AUD 3.000, sementara mahasiswa yang pindah dari negara bagian atau wilayah di luar Victoria akan menerima bantuan AUD 2.000.

Mahasiswa internasional yang membutuhkan visa pelajar juga akan memperoleh fasilitas Overseas Student Health Cover (OSHC) sebagai bentuk dukungan asuransi kesehatan selama menjalani studi di Australia.

Sementara pada kategori beasiswa pengurangan biaya, penerima akan memperoleh pembebasan penuh biaya kuliah dengan durasi yang sama, yakni hingga dua tahun untuk program magister riset dan sampai empat tahun untuk program doktor.

Baca Juga: Pemkot Bandung Siapkan Konvoi Juara Persib, Bobotoh Diimbau Tertib

Pilihan bidang studi yang tersedia dalam program ini cukup beragam.

Mulai dari ilmu pertanian dan kedokteran hewan, arsitektur, bangunan, perencanaan dan desain, seni, humaniora, ilmu sosial, bisnis, ekonomi, pendidikan, teknik atau rekayasa, lingkungan, kesehatan, teknologi informasi dan ilmu komputer, hukum, musik, seni visual, seni pertunjukan, hingga rumpun ilmu sains.

Proses pendaftaran beasiswa dilakukan bersamaan dengan registrasi ke program magister riset atau doktor yang dituju di University of Melbourne.

Baca Juga: Pemkot Bandung Siapkan Konvoi Juara Persib, Bobotoh Diimbau Tertib

Setelah proses pendaftaran selesai, pelamar umumnya akan menerima pemberitahuan dalam waktu sekitar 10 hari kerja yang menandakan pengajuan beasiswa mereka telah tercatat di sistem.

Apabila berhasil lolos seleksi, informasi mengenai penerimaan beasiswa biasanya akan diumumkan mendekati jadwal pengumuman hasil penerimaan program studi yang dipilih.

Bagi calon mahasiswa yang telah memperoleh penawaran studi namun harus menunda keberangkatan, terdapat ketentuan untuk mengisi formulir pendaftaran daring paling lambat 31 Oktober agar tetap bisa dipertimbangkan kembali sebagai penerima beasiswa.

Aturan tersebut juga berlaku bagi mahasiswa on-going yang sebelumnya telah memperoleh pendanaan.

Informasi lebih rinci mengenai Graduate Research Scholarship dapat diakses melalui laman resmi beasiswa University of Melbourne: https://scholarships.unimelb.edu.au/awards/graduate-research-scholarships.***