POJOKSATU.id — Program beasiswa prestisius Schwarzman Scholars kembali dibuka untuk periode 2027–2028.

Program ini menawarkan kesempatan menempuh pendidikan magister selama satu tahun dengan skema pembiayaan penuh di Tsinghua University, Beijing, China, bagi generasi muda dari berbagai negara yang diproyeksikan menjadi pemimpin masa depan.

Beasiswa ini dirancang untuk membentuk calon pemimpin global yang memiliki pemahaman komprehensif mengenai peran China dalam percaturan dunia.

Pendaftaran untuk pelamar internasional telah dibuka sejak 8 April hingga 9 September 2026.

Baca Juga: Resmi Dibuka, Ini Keunggulan Magister Kecerdasan Sistem ITB yang Wajib Kamu Tahu

Pendiri Schwarzman Scholars, Stephen A. Schwarzman, menekankan bahwa pemahaman terhadap China menjadi aspek penting bagi para pemimpin di masa mendatang.

"Mereka yang akan memimpin masa depan harus memahami China hari ini," ujarnya, dikutip dari Schwarzman Scholars.

Program ini merupakan jenjang magister satu tahun di bidang Global Affairs yang bertujuan membangun jejaring pemimpin global.

Peserta tidak hanya memperoleh pembelajaran akademik, tetapi juga pengalaman langsung dalam memahami budaya serta kebijakan China.

Dalam pelaksanaannya, program ini berfokus pada tiga pilar utama, yakni kepemimpinan, pemahaman tentang China, serta Global Affairs.

Selain mengikuti kurikulum utama, peserta juga diwajibkan menyelesaikan proyek akhir atau capstone project sebagai bagian dari kelulusan.

Baca Juga: Kemarau 2026 Lebih Kering, Tapi Bukan Godzilla, Ini Penjelasan Resmi BMKG

Setelah menyelesaikan program, peserta akan memperoleh gelar Master of Global Affairs dari Tsinghua University.

Untuk dapat mengikuti program ini, penyelenggara mencari kandidat yang memiliki kemampuan kepemimpinan yang kuat serta kapasitas intelektual yang mumpuni.

Di samping itu, peserta juga diharapkan memiliki karakter yang baik dan mampu beradaptasi dalam lingkungan lintas budaya.

Adapun persyaratan utama yang harus dipenuhi meliputi telah menyelesaikan pendidikan sarjana, berusia antara 18 hingga 28 tahun, memiliki kemampuan bahasa Inggris yang baik, menunjukkan potensi kepemimpinan, serta memiliki integritas dan karakter yang kuat.

Program ini juga menaruh perhatian besar pada keberagaman peserta, baik dari segi negara asal maupun latar belakang profesional.

"Schwarzman Scholars mempertemukan kelompok beragam pemimpin muda dari seluruh wilayah dan sektor dunia yang menerima perbedaan satu sama lain sambil bekerja dalam misi bersama," tulis penyelenggara.

Untuk periode 2027–2028, pendaftaran dibuka mulai 8 April 2026 dan akan ditutup pada 9 September 2026.

Proses seleksi dijadwalkan berlangsung pada Oktober hingga November 2026, sementara program pendidikan akan dimulai pada Agustus 2027.

Program ini dikenal memiliki tingkat persaingan yang sangat tinggi.

Setiap tahunnya, lebih dari 4.000 pelamar dari berbagai negara mendaftar, tetapi hanya sekitar 140 orang yang berhasil terpilih sebagai penerima beasiswa.

Proses seleksi dilakukan melalui beberapa tahapan, mulai dari penilaian dokumen hingga wawancara langsung dengan panel internasional yang terdiri dari berbagai tokoh berpengaruh, seperti CEO, akademisi, hingga pemimpin global.

"Aplikasi ditinjau oleh tim pembaca terkemuka dari seluruh dunia," tulis laman resmi Schwarzman Scholars.

Peserta yang lolos tahap awal akan diundang mengikuti wawancara langsung di hadapan panel yang terdiri dari mantan kepala negara, pimpinan universitas, pemimpin organisasi nirlaba, jurnalis, hingga tokoh dunia lainnya.

Selain mendapatkan pembelajaran akademik, para peserta juga akan memperoleh berbagai pengalaman tambahan, seperti program mentorship, kursus bahasa Mandarin, kesempatan magang, serta akses ke jaringan alumni global yang luas.***