POJOKSATU.id — Pelajar dari keluarga prasejahtera yang bercita-cita melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi kembali memiliki kesempatan untuk mendapatkan pendampingan khusus melalui Beasiswa Pijar Berdaya Indonesia (PBI) 2026.

Program tersebut kembali dibuka untuk siswa SMA, SMK, MA sederajat hingga lulusan gap year yang ingin melanjutkan studi ke perguruan tinggi ternama di Indonesia.

Melalui program ini, peserta akan mendapatkan berbagai bentuk pembinaan, mulai dari pemetaan potensi diri, pendampingan akademik, hingga penguatan kemampuan personal sebagai bekal menghadapi dunia perkuliahan.

Baca Juga: Keluarga Duga Alami Depresi, Eks Kiper Timnas Nuri Agus Hilang, Terakhir di Mall Magelang

Pendaftaran Beasiswa Pijar Berdaya Indonesia tahun 2026 jalur reguler telah dimulai sejak 6 Mei hingga 31 Agustus 2026.

Beasiswa Pijar Berdaya Indonesia merupakan program pendampingan yang disiapkan untuk membantu siswa kelas 11, kelas 12, serta lulusan SMA sederajat yang tengah menjalani masa gap year dengan batas maksimal dua tahun setelah kelulusan.

Berbeda dengan kebanyakan beasiswa yang berorientasi pada bantuan biaya pendidikan, program ini lebih menitikberatkan pada pembekalan peserta dalam menghadapi proses seleksi masuk perguruan tinggi.

Baca Juga: Perang AS-Israel dengan Iran dan Perubahan Geoekonomi ASEAN

Pendampingan dilakukan secara komprehensif agar para peserta dapat menentukan pilihan jurusan sesuai minat, bakat, serta kemampuan yang dimiliki.

Program ini menyasar pelajar dari keluarga prasejahtera yang memiliki potensi akademik maupun non-akademik serta tekad kuat untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Dalam proses seleksi, peserta yang berasal dari keluarga penerima Program Keluarga Harapan (PKH) maupun Program Indonesia Pintar (PIP) akan memperoleh prioritas.

Baca Juga: SPMB DKI Jakarta 2026 Dibuka, Disdik Siapkan 245.980 Kursi di Sekolah Negeri hingga Swasta Gratis

Gagasan pendirian Pijar Berdaya berawal dari kepedulian Co-Founder Pijar Berdaya, Tristia Riskawati, terhadap kondisi anak-anak dari keluarga kurang mampu yang belum memiliki kesempatan untuk mengenali dan mengembangkan potensinya.

Selama mengikuti program ini, para awardee akan memperoleh berbagai bentuk pendampingan yang dirancang untuk meningkatkan peluang mereka lolos ke perguruan tinggi impian.

Peserta akan didampingi oleh mentor berpengalaman dalam menyusun strategi pendidikan sekaligus mempersiapkan berbagai jalur seleksi masuk perguruan tinggi.

Baca Juga: SPMB DKI Jakarta 2026 Dibuka, Disdik Siapkan 245.980 Kursi di Sekolah Negeri hingga Swasta Gratis

Selain itu, tersedia pula layanan konsultasi minat dan bakat serta talents mapping yang membantu peserta mengenali potensi diri sehingga dapat menentukan jurusan maupun kampus yang sesuai.

Tak hanya mendapatkan pendampingan dari mentor, para peserta juga memperoleh bimbingan akademik dari tutor yang berasal dari berbagai perguruan tinggi bereputasi.

Program capacity building juga diberikan untuk meningkatkan kemampuan komunikasi, kepemimpinan, rasa percaya diri, serta kesiapan peserta dalam menghadapi kehidupan perkuliahan.

Baca Juga: Buruan Daftar! Program Pemagangan Jepang dan Pelatihan Kaigo Kemnaker 2026 Resmi Dibuka

Di samping itu, Pijar Berdaya turut menyediakan akses ke jaringan alumni serta informasi berbagai peluang beasiswa yang dapat dimanfaatkan peserta setelah berhasil diterima di perguruan tinggi.

Seluruh proses pembinaan dan persiapan menuju perguruan tinggi diberikan secara gratis kepada peserta yang dinyatakan lolos seleksi.

Fasilitas yang diperoleh meliputi pendampingan dan mentoring, talents mapping, konsultasi minat dan bakat, pengarahan jurusan dan kampus, strategi memilih jalur masuk PTN, tutoring akademik, program capacity building, jejaring alumni, sosialisasi beasiswa, hingga akses menuju berbagai program bantuan pendidikan lainnya.

Baca Juga: Mengenal Universitas Klabat, Kampus Kristen di Sulawesi Utara yang Berdiri Sejak 1965

Meski demikian, Beasiswa Pijar Berdaya tidak membiayai keseluruhan kebutuhan kuliah peserta.

Program ini hanya menanggung proses pembekalan sebelum memasuki perguruan tinggi.

Setelah peserta diterima di kampus tujuan, pendanaan pendidikan akan dioptimalkan melalui KIP Kuliah maupun dukungan beasiswa dari mitra dan donatur.

Baca Juga: Nuklir Teheran Dibahas 60 Hari ke Depan, Ini Lima Poin Kesepakatan Damai Iran vs Amerika Serikat

Durasi pendampingan yang diberikan berbeda-beda sesuai dengan jenjang pendidikan peserta saat pertama kali diterima.

Apabila peserta telah bergabung sejak kelas 11, masa pembinaan dapat berlangsung hingga empat tahun, termasuk selama masa sekolah dan kemungkinan menjalani gap year.

Bahkan, peserta yang belum berhasil lolos ke perguruan tinggi pada tahun pertama setelah lulus masih berkesempatan memperoleh pendampingan hingga maksimal dua tahun setelah kelulusan.

Baca Juga: CBR Series Melesat Kencang di Motegi, AHRT Borong Tiga Podium

Beasiswa Pijar Berdaya Indonesia 2026 terbuka bagi Warga Negara Indonesia yang berdomisili di wilayah Bandung Raya.

Program ini diperuntukkan bagi siswa kelas 11 dan kelas 12 SMA, SMK, MA sederajat, termasuk siswa kelas 13 SMK dengan kurikulum empat tahun.

Selain itu, lulusan SMA, SMK, maupun MA tahun 2025 dan 2026 yang belum pernah menempuh pendidikan tinggi juga dapat mengikuti seleksi.

Program ini dikhususkan bagi pelajar dari keluarga prasejahtera dengan prioritas bagi keluarga penerima manfaat PKH.

Pendaftaran jalur reguler berlangsung sejak 6 Mei hingga 31 Agustus 2026.

Baca Juga: Iran dan Amerika Berdamai, Trump Umumkan Selat Hormuz Bebas, Biarkan Minyak Mengalir

Seluruh proses pendaftaran dilakukan secara daring melalui situs resmi Pijar Berdaya Indonesia.

Calon peserta diwajibkan menyiapkan sejumlah dokumen pendukung, mulai dari identitas diri, Kartu Keluarga, bukti penghasilan orang tua, data DTKS atau DTSEN, bukti kepemilikan atau sewa rumah, foto kondisi rumah, KKS dan KIP, hingga berbagai dokumen penunjang lainnya.

Peserta juga diminta membuat motivasi pendaftaran, alasan memilih perguruan tinggi, personal statement, esai mengenai rencana dan komitmen setelah hasil seleksi, serta melampirkan riwayat organisasi, rapor, sertifikat prestasi, surat izin orang tua, dan surat rekomendasi dari sekolah atau tokoh masyarakat.

Baca Juga: Hoaks Dana MBG untuk Presiden Beredar, Kepala BGN Beri Penjelasan dan Minta Publik Tak Mudah Percaya

Dalam proses pendampingan, peserta tidak hanya dibekali persiapan akademik, tetapi juga dibantu menentukan strategi memilih jurusan dan perguruan tinggi yang realistis berdasarkan kemampuan masing-masing.

Informasi lebih lengkap mengenai persyaratan dan mekanisme pendaftaran Beasiswa Pijar Berdaya Indonesia 2026 dapat diakses melalui laman resmi Pijar Berdaya Indonesia di pijarberdaya.id.***