POJOKSATU.id - Kabar baik datang bagi perempuan Indonesia yang berencana melanjutkan studi ke jenjang magister dan doktor.
Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) membuka Beasiswa LPDP 2026 khusus perempuan melalui skema Beasiswa Kerja Sama Khusus.
Beasiswa ini merupakan hasil kolaborasi antara LPDP dengan Kementerian Agama (Kemenag) serta Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA).
Dengan kuota S2 dan S3 yang mencapai sekitar 4.000 mahasiswa, peluang ini menjadi kesempatan besar yang sayang dilewatkan.
Mulai tahun ini, LPDP juga memperkenalkan skema baru dalam program beasiswanya.
Baca Juga: Tahun 2026, Kemendikdasmen Tingkatkan Cakupan PIP, ADEM, Pendidikan Afirmasi dan Inklusi
Salah satunya adalah Beasiswa LPDP Kerja Sama Khusus yang menyasar bidang-bidang tertentu sesuai kebutuhan nasional dan penguatan peran strategis kelompok sasaran, termasuk perempuan.
1. Apa Itu Beasiswa LPDP Kerja Sama Khusus
Beasiswa LPDP Kerja Sama Khusus merupakan program beasiswa di bidang tertentu yang diselenggarakan oleh LPDP bersama kementerian, lembaga, atau organisasi lain.
Untuk tahun 2026, beasiswa khusus perempuan dibuka melalui skema Beasiswa Pendidikan Kader Ulama dan Ulama Perempuan.
Program ini secara resmi bernama Beasiswa Pendidikan Indonesia Kader Ulama/Ulama Perempuan Masjid Istiqlal.
Selanjutnya disebut Beasiswa Pendidikan Kader Ulama/Ulama Perempuan, yaitu beasiswa jenjang magister dan doktoral yang dikelola oleh Badan Pengelola Masjid Istiqlal (BPMI) bekerja sama dengan Kementerian Agama dan KemenPPPA, dengan pembiayaan dari LPDP.
Beasiswa ini diperuntukkan bagi calon Ulama dan Ulama Perempuan yang memiliki komitmen pengembangan keilmuan dan kontribusi bagi masyarakat.
Baca Juga: Belum Valid di Info GTK? Ini Batas Waktu Perbaikan Data yang Wajib Dipahami Guru
2. Perguruan Tinggi dan Program Studi
Pendidikan Kader Ulama dan Ulama Perempuan dilaksanakan di Institut PTIQ Jakarta dengan rincian program studi sebagai berikut:
-
Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir jenjang Doktor (S3) untuk Beasiswa Pendidikan Kader Ulama.
-
Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir jenjang Magister (S2) untuk Beasiswa Pendidikan Kader Ulama.
-
Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir jenjang Magister (S2) untuk Beasiswa Pendidikan Kader Ulama Perempuan.
Baca Juga: Jadwal Lengkap SNBP 2026: Seleksi, Cara Daftar, hingga Pengumuman dan Kelulusan
3. Komponen Pendanaan Beasiswa
Calon mahasiswa perempuan yang lolos seleksi akan mendapatkan pendanaan penuh yang mencakup:
Dana Pendidikan
-
Dana pendaftaran.
-
Dana SPP, tuition fee, atau uang kuliah tunggal.
-
Dana tunjangan buku.
-
Dana penelitian tesis atau disertasi.
-
Dana seminar internasional.
-
Dana publikasi jurnal internasional.
-
Dana pendukung lainnya.
Baca Juga: INI DIA! Upaya Berkelanjutan Kemendikdasmen dalam Memperkuat Kesejahteraan dan Kompetensi Guru!
Dana Pendukung
-
Dana transportasi.
-
Dana asuransi kesehatan.
-
Dana kedatangan.
-
Dana hidup bulanan.
-
Dana lomba internasional.
-
Dana tunjangan keluarga khusus jenjang doktor.
-
Dana keadaan darurat apabila diperlukan.
Baca Juga: Data Terkini Longsor Cisarua: 8 Orang Meninggal Dunia dan Puluhan Warga Masih Hilang
4. Persyaratan Umum Beasiswa LPDP 2026 Tahap 1
Secara umum, persyaratan Beasiswa Pendidikan Kader Ulama/Ulama Perempuan mengacu pada ketentuan umum Beasiswa LPDP 2026 sebagai berikut:
-
Warga Negara Indonesia.
-
Telah menyelesaikan studi:
-
Program D4 atau S1 untuk pendaftaran jenjang magister.
-
Program S2, dokter spesialis, atau dokter subspesialis untuk pendaftaran jenjang doktor.
-
Program D4 atau S1 langsung doktor.
-
-
Bagi pendaftar D4 atau S1 langsung doktor wajib:
-
Memiliki LoA Unconditional dari perguruan tinggi tujuan.
-
Memenuhi seluruh persyaratan pendaftar jenjang doktor LPDP.
Baca Juga: Dalam Mekanisme Seleksi Sekolah Rakyat, Kemensos Terapkan Verifikasi Berlapis Berbasis DTSEN !
-
-
Pendaftar yang telah menyelesaikan S2 tidak diperkenankan mendaftar S2, dan lulusan S3 tidak diperkenankan mendaftar S3.
-
Pendaftar jenjang doktor diutamakan melampirkan:
-
Surat pernyataan promotor terkait persetujuan co-promotor.
-
Surat keterangan kesesuaian bidang riset dengan kebutuhan lembaga atau instansi.
-
-
Lulusan dokter spesialis atau subspesialis dapat menggunakan transkrip nilai sebagai bukti pemenuhan IPK.
-
Lulusan perguruan tinggi luar negeri wajib melampirkan:
-
Penyetaraan ijazah.
-
Konversi IPK.
-
Tangkapan layar ajuan penyetaraan atau konversi apabila belum terbit.
-
-
Pendaftar yang sedang menempuh studi (on going) dapat mendaftar dengan ketentuan:
-
Program studi dan perguruan tinggi tujuan harus berbeda.
-
Wajib mengundurkan diri dari studi sebelumnya jika lolos seleksi substansi.
Baca Juga: Kasus Guru Dianiaya Oknum TNI AL Meledak, Masyarakat Adat Talaud Turun ke Jalan Tuntut Keadilan
-
-
Pendaftar on going dokter spesialis atau subspesialis dapat mendaftar magister atau doktor, dan sebaliknya, dengan syarat menyelesaikan studi sebelumnya.
-
Pendaftar yang pernah tidak menyelesaikan studi diperbolehkan mendaftar dengan melampirkan surat pemberhentian.
-
Melampirkan surat rekomendasi maksimal 1 tahun terakhir, melalui formulir online atau unggahan.
-
CPNS atau PNS wajib melampirkan surat usulan dari pejabat eselon II.
-
Lulusan sekolah kedinasan yang belum diangkat CPNS wajib melampirkan surat keterangan izin.
-
Prajurit TNI wajib melampirkan surat usulan dari Mabes TNI.
-
Anggota Polri wajib melampirkan surat usulan dari Mabes Polri.
-
Memilih perguruan tinggi dan program studi sesuai ketentuan LPDP.
-
Kelas yang diperbolehkan:
-
Kelas reguler penuh waktu.
-
Kelas kerja sama LPDP dengan instansi lain.
-
Program joint degree diperbolehkan dengan ketentuan LoA diterbitkan satu perguruan tinggi.
-
Beasiswa LPDP tidak diperuntukkan untuk:
-
Kelas eksekutif.
-
Kelas karyawan.
-
Kelas jarak jauh.
-
Kelas internasional dalam negeri.
-
Kelas yang tidak sesuai ketentuan LPDP.
Baca Juga: Perempuan pada Era Tol Jakarta–Bandung, Lebih Mandiri, Tapi Benarkah Lebih Aman?
-
Menyetujui surat pernyataan pada aplikasi pendaftaran.
-
Menulis profil diri dan riwayat pendidikan, termasuk yang tidak diselesaikan.
-
Menulis personal statement.
-
Menulis komitmen kembali ke Indonesia dan rencana kontribusi pasca studi.
-
Menulis proposal penelitian bagi pendaftar doktor.
-
Mengisi riwayat publikasi ilmiah, prestasi, dan pengalaman organisasi jika ada.
Baca Juga: Pastikan Kebutuhan Dasar Pengungsi Longsor Bandung Barat Terpenuhi ini yang Dilakukan Pemerintah!
Beasiswa LPDP 2026 khusus perempuan ini bukan sekadar bantuan pendidikan, tetapi juga ruang strategis untuk memperkuat peran perempuan dalam pengembangan keilmuan, keagamaan, dan kontribusi nyata bagi Indonesia. ***




