POJOKSATU.id — Kabar menggembirakan datang bagi tenaga pendidik yang berencana melanjutkan studi ke jenjang magister.
Universitas Padjadjaran (Unpad) hingga kini masih membuka pendaftaran Program Beasiswa Guru 2026 bagi guru yang ingin melanjutkan pendidikan S2 pada sejumlah program studi yang tersedia.
Program ini dihadirkan sebagai komitmen Unpad dalam memperluas kesempatan bagi guru di Indonesia untuk memperoleh akses pendidikan tinggi yang bermutu.
Baca Juga: PCNU Cirebon Raya Resmi Ajukan Cirebon Jadi Tuan Rumah Muktamar NU ke-35
Melalui bantuan pendidikan tersebut, para guru diharapkan mampu meningkatkan kemampuan profesional, memperkaya pengetahuan, serta mengoptimalkan kualitas proses belajar mengajar di lingkungan sekolah.
Tak sebatas mencetak lulusan yang berprestasi secara akademik, program ini juga diharapkan mampu membentuk tenaga pendidik yang berintegritas, kreatif, serta memiliki dedikasi tinggi dalam mendukung kemajuan dunia pendidikan nasional.
Di samping mendukung peningkatan kapasitas sumber daya pendidik, Beasiswa Guru Unpad 2026 juga ditujukan untuk menciptakan dampak jangka panjang terhadap peningkatan kualitas pendidikan sekaligus mendukung pembangunan bangsa secara berkesinambungan.
Baca Juga: Sekda Sudirman Tekankan Perjuangan Intelektual dan Transformasi Digital pada Harkitnas 2026
Program beasiswa ini ditujukan bagi guru yang berhasil diterima pada 18 Program Studi Magister di Universitas Padjadjaran untuk semester ganjil tahun akademik 2026/2027.
Pilihan program studi yang tersedia meliputi:
Magister Matematika
Magister Fisika
Magister Kimia
Magister Biologi
Magister Sosiologi
Magister Kesejahteraan Sosial
Magister Ilmu Pemerintahan
Magister Administrasi Bisnis
Magister Ilmu Komunikasi
Magister Linguistik
Magister Sastra
Magister Ilmu Ekonomi
Magister Akuntansi
Magister Psikologi
Magister Farmasi
Magister Teknik Geologi
Magister Ilmu Peternakan
Magister Agronomi
Baca Juga: BMKG Ungkap Puncak Musim Kemarau 2026, Agustus Diprediksi Jadi Periode Terpanas di Indonesia
Program Beasiswa Guru Unpad terbuka bagi guru aktif yang mengajar pada jenjang pendidikan anak usia dini, pendidikan dasar, hingga pendidikan menengah, baik di sekolah negeri maupun swasta tanpa ketentuan batas usia.
Selain berstatus aktif mengajar, calon peserta juga diwajibkan memiliki pengalaman mengajar sekurang-kurangnya satu tahun serta dinilai memiliki potensi memberi kontribusi positif bagi sekolah tempat bertugas.
Kesempatan ini juga terbuka bagi guru mata pelajaran umum, guru bidang kejuruan, hingga tenaga pendidik di sekolah pendidikan luar biasa.
Bagi peserta yang dinyatakan lolos seleksi, Unpad menyediakan tiga pilihan skema bantuan pendidikan, yakni:
1. Beasiswa Penuh
Skema ini memberikan pembiayaan penuh atau 100 persen terhadap biaya penyelenggaraan pendidikan pada program magister yang dipilih peserta.
Baca Juga: Waspada El Nino, Ini Hal yang Harus Dipersiapkan agar Tidak Kewalahan saat Kemarau Panjang
2. Beasiswa Sebagian
Penerima beasiswa kategori ini akan memperoleh bantuan pembiayaan sebesar 75 persen dari total biaya pendidikan.
3. Beasiswa Dukungan
Jenis bantuan ini memberikan subsidi pendidikan sebesar 50 persen selama masa studi magister di Unpad.
Peserta yang ingin mengikuti program ini wajib memenuhi sejumlah ketentuan umum, antara lain:
- Berstatus sebagai Warga Negara Indonesia (WNI) yang dibuktikan melalui KTP atau Kartu Keluarga (KK).
- Telah diterima sebagai mahasiswa baru melalui Program
- Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) pada salah satu dari 18 program studi tujuan beasiswa.
- Mendapatkan izin atau rekomendasi dari pimpinan lembaga tempat mengajar.
Baca Juga: Pakar Soroti RUU HAM: Komnas HAM Dinilai Perlu Digabung, Penggantian UU HAM kebutuhan mendesak
- Lulusan program sarjana atau sarjana terapan yang dibuktikan dengan ijazah serta transkrip nilai legalisir.
- Belum pernah ataupun tidak sedang menjalani pendidikan jenjang Magister (S2).
- Bersedia kembali mengabdi sekurang-kurangnya dua tahun usai menyelesaikan studi di Unpad.
- Tidak sedang menerima bantuan pendidikan dari sumber pembiayaan lain.
Baca Juga: 40 Inspirasi Olahan Daging Sapi Lengkap dengan Resep dan Cara Membuatnya Agar Empuk
Bagi pendaftar penyandang disabilitas, diwajibkan menyertakan surat keterangan disabilitas dari rumah sakit atau dokter, serta surat persetujuan orang tua, suami, atau istri yang telah ditandatangani di atas materai.
Untuk kategori Beasiswa Penuh, peserta diwajibkan memiliki prestasi tingkat nasional maupun internasional, inovasi pembelajaran yang terdokumentasi, gagasan penelitian di bidang pendidikan, serta skor Tes Kemampuan Akademik (TKA) dan Tes Kemampuan Bahasa Inggris (TKBI) minimal 450.
Sementara pada kategori Beasiswa Sebagian, calon penerima diutamakan memiliki prestasi tingkat kabupaten atau provinsi, aktif berkontribusi dalam pengembangan sekolah, memiliki rancangan riset pendidikan, serta skor TKA dan TKBI paling sedikit 450.
Adapun Beasiswa Dukungan diperuntukkan bagi guru aktif yang dapat menunjukkan surat keterangan mengajar, memiliki proposal gagasan penelitian pendidikan, dan memenuhi nilai minimal 450 pada TKA serta TKBI.
Baca Juga: Mendikdasmen Soroti 200 Ribu Anak Terpapar Judi Online, Sebut Banyak Bermula dari Main Gim
Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) dan Tes Kemampuan Bahasa Inggris (TKBI) akan dilakukan secara bersamaan oleh PT Pijar Integra Psikologi Unpad (PIP Unpad) bersama Pusat Bahasa Unpad.
Berikut rangkaian jadwal pelaksanaan yang perlu diperhatikan peserta:
- Pendaftaran: Jumat, 27 Maret hingga Senin, 13 Juli 2026
- Unggah portofolio dan pembayaran asesmen: Jumat, 27 Maret hingga Senin, 13 Juli 2026
- Asesmen portofolio: Rabu-Jumat, 22-24 Juli 2026
- Pengumuman hasil seleksi: Jumat, 31 Juli 2026
Informasi lebih lengkap mengenai alur pendaftaran serta detail jadwal dapat diakses melalui laman resmi SMUP Unpad.***




