POJOKSATU.ID - Kementerian Agama (Kemenag) komitmen mencetak guru dan calon guru profesional.
Salah satu upaya yang dilakukan adalah memberikan beasiswa kepada guru dan calon guru untuk mengambil Prodi Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) dengan skema beasiswa.
Kepala Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) Sekretariat Jenderal Kemenag, Ruchman Basori menilai guru dan calon guru tidak cukup hanya diberi pelatihan peningkatan kompetensi (capacity building).
Baca Juga: KPK Acak-acak Madina 3 Minggu, Kajari dan Mantan Bupati Digarap, Imbas Kesaksian Rekanan Kirun
Maka dari itu, dibutuhkan beasiswa untuk menunjang kompetensi para guru dan calon guru.
Guru dan calon guru, lanjut Ruchman, juga harus ditingkatkan kualitasnya melalui studi lanjut, S1 bahkan S2, guna memenuhi mandat UU Nomor 14 tahun 2005 tentang Guru dan Dosen.
“Pemberikan beasiswa untuk guru dan calon guru sangat penting, termasuk beasiswa S1 PJJ untuk merespon kompleksitas persoalan kehidupan yang serba digital,” kata Ruchman.
Dikatakan Ruchman, salah satu cara yang dilakukan Kemenag adalah memberikan beasiswa PJJ guru.
“Guru dan calon guru harus terus-meneruskan ditingkatkan kualitasnya. Pemberian beasiswa Prodi PJJ Guru PAI, Guru Bahasa Arab dan PGMI pada UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, menjadi pilot project Kementerian Agama,” kata aktivis 1998 itu.
UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon menjadi satu-satunya universitas berbasis siber dari Kemenag. Hal itu untuk merespons perkembangan teknologi informasi yang sangat cepat.
Baca Juga: DOWNLOAD CONTOH RESUME Jurnal MOOC PPPK 2025, Simak Isi dan Struktur, Pelajari Cara Menyusun
Terobosan ini ditandai dengan dibukanya Prodi Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) untuk tiga jurusan, yaitu: PJJ Pendidikan Agama Islam (PAI), Pendidikan Bahasa Arab (PBA) dan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI).
Pada tahun 2025 ada 2.451 pendaftar beasiswa PJJ. Dari jumlah itu, sebanyak 1.538 peserta lolos seleksi administrasi dan berhak mengikuti seleksi akademik dan bakat skolastik.
Pada tahap berikutnya, 792 peserta dinyatakan dan saat ini sedang mengikuti tes wawancara dari 17 – 19 Juli 2025.
Beasiswa Kemenag untuk PJJ dimulai sejak 2022. Jumlah mahasiswa yang memperoleh beasiswa PJJ PAI hingga saat ini mencapai 3.313 orang.
Mulai tahun ini, PJJ yang awalnya hanya untuk jurusan PAI, ditambah dengan Pendidikan Guru MI dan Bahasa Arab.
Kemenag berkolaborasi dengan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) telah memberikan beasiswa kepada Keluarga Besar Kemenag sejak 2022.
Baca dan kirim komentar untuk artikel lainnya melalui apps kami:
Versi Android
Versi iOS
Channel Whatsapp
Fanpage Edugov
Total sudah lebih 7.000 awardee yang tersebar pada layanan beasiswa studi S1, S2 dan S3 Dalam dan Luar Negeri. ***




