POJOKSATU.id - Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) kembali membuka pendaftaran Beasiswa Garuda Sarjana 2026 Gelombang II. Ini diperuntukkan bagi siswa SMA, SMK, dan MA yang ingin melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi terbaik dunia.
Program ini merupakan beasiswa bergelar yang didukung Dana Abadi Pendidikan melalui Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).
Beasiswa Garuda dirancang untuk mencetak sumber daya manusia unggul Indonesia yang mampu bersaing di tingkat global.
Bagi calon pendaftar yang ingin mempelajari seluruh ketentuan secara lengkap, panduan resmi dapat diunduh melalui: Download Buku Panduan Beasiswa Garuda Sarjana 2026
Baca Juga: Imbas Kata-kata Kasar saat Live, Sarwendah Minta Maaf, Warganet: Harusnya ke Ruben bukan ke Netizen
Apa Itu Beasiswa Garuda Sarjana?
Beasiswa Garuda Sarjana merupakan program beasiswa jenjang Sarjana (S1) atau Diploma IV/Sarjana Terapan yang ditujukan bagi putra-putri terbaik Indonesia untuk melanjutkan studi di perguruan tinggi terbaik dunia.
Program ini menjadi bagian dari manajemen talenta nasional yang memberikan kesempatan lebih luas kepada siswa berprestasi, termasuk dari latar belakang sosial ekonomi yang selama ini kurang terjangkau program beasiswa pendidikan formal.
Komponen Dana yang Diberikan
Penerima Beasiswa Garuda Sarjana akan memperoleh pembiayaan yang terdiri atas dua kelompok utama.
Dana Pendidikan
-
Biaya pendidikan atau tuition fee.
-
Biaya pendaftaran perguruan tinggi.
-
Tunjangan buku.
Baca Juga: BRI Tegas Terapkan Zero Tolerance di Tengah Dugaan Korupsi KMK dan SPK Fiktif
Dana Pendukung
-
Biaya transportasi.
-
Biaya pengurusan visa.
-
Asuransi kesehatan.
-
Biaya kedatangan.
-
Biaya hidup bulanan.
-
Dana keadaan darurat (force majeure).
Sasaran Penerima Beasiswa
Program ini ditujukan bagi Warga Negara Indonesia yang akan melanjutkan pendidikan formal jenjang Sarjana atau Diploma IV/Sarjana Terapan di perguruan tinggi terbaik dunia.
Selain siswa berprestasi, program ini juga memberi perhatian khusus kepada peserta dari keluarga yang membutuhkan secara ekonomi agar memperoleh akses pendidikan global yang lebih luas.
Baca Juga: 114 Tahun Stasiun Cirebon: Merawat Warisan Sejarah, Memacu Mobilitas Modern
Persyaratan Umum Pendaftaran Beasiswa Garuda Sarjana
Calon pendaftar wajib memenuhi syarat berikut:
-
Warga Negara Indonesia yang dibuktikan dengan KTP, KIA, KK, atau paspor.
-
Sedang menempuh kelas XII SMA, SMK, atau MA Tahun Ajaran 2025/2026.
-
Memiliki eligibilitas mengikuti SNBP yang dibuktikan dengan surat kepala sekolah dan nilai rapor semester 1 sampai semester 5.
-
Bagi siswa yang hanya memilih kuliah ke luar negeri, sekolah dapat menerbitkan surat keterangan khusus.
Persyaratan Kemampuan Bahasa
Untuk tujuan perguruan tinggi luar negeri:
-
IELTS minimal 6,5 dengan tiap band minimal 6,0.
-
TOEFL iBT minimal 80.
-
PTE Academic minimal 58.
Baca Juga: Pemerintah Ngutang Lagi Rp 386 Triliun, Menkeu Purbaya Tak Risau, Rupiah Anjlok Rp18.034
Untuk negara tertentu juga diwajibkan kemampuan bahasa resmi setempat:
-
Bahasa Perancis minimal level B2.
-
Bahasa Spanyol minimal level B1.
-
Bahasa Mandarin minimal HSK 4 dengan skor 180.
-
Bahasa Jepang minimal JLPT N3.
-
Bahasa Jerman minimal level C1.
Untuk program joint degree atau double degree dalam negeri:
-
IELTS minimal 6,0.
-
TOEFL ITP minimal 500.
-
TOEFL iBT minimal 61.
-
PTE Academic minimal 50.
Persyaratan Tambahan
-
Surat keterangan sehat dari rumah sakit atau fasilitas kesehatan pemerintah maksimal enam bulan sebelum pendaftaran.
-
Menyetujui surat pernyataan pada aplikasi LPDP.
-
Tidak menerima beasiswa bergelar lain yang berpotensi menimbulkan pendanaan ganda (double funding).
-
Tidak sedang menerima beasiswa non-gelar yang bersumber dari LPDP.
Persyaratan Khusus Pendaftaran
Pendaftar juga wajib memenuhi persyaratan berikut:
1. Memiliki Prestasi
Prestasi harus dibuktikan dengan sertifikat dalam tiga tahun terakhir, meliputi:
-
Prestasi yang diselenggarakan atau difasilitasi Puspresnas.
-
Prestasi yang telah dikurasi oleh Puspresnas.
-
Prestasi akademik maupun nonakademik yang diakui.
-
Pengalaman menjadi Ketua, Wakil Ketua, atau Pengurus Inti OSIS yang dibuktikan dengan SK Kepala Sekolah.
Baca Juga: Rumah Eks Wamen Silmy Karim Digeledah KPK, 7 Mobil Motor Mewah Bakal Disita, Ini Kata Jubir Budi
2. Memiliki SAT atau Mengikuti TBS
-
Memiliki skor SAT minimal 1.170.
-
Jika belum memiliki SAT atau nilainya di bawah 1.170, wajib mengikuti Tes Bakat Skolastik (TBS) yang diselenggarakan Kemdiktisaintek.
3. Dokumen Sosial Ekonomi
Pelamar dapat melampirkan:
-
KIP.
-
KJP.
-
PKH.
-
KKS.
-
KIS.
-
Program bantuan sosial lainnya yang tercatat pemerintah.
Selain itu harus melampirkan:
-
Bukti penghasilan orang tua.
-
Rekening koran atau mutasi tabungan orang tua.
-
Bukti pembayaran listrik tiga bulan terakhir.
Dokumen yang Wajib Diunggah
Dokumen utama yang harus diunggah meliputi:
-
KTP, KIA, atau paspor.
-
Kartu Keluarga.
-
Sertifikat bahasa.
-
Sertifikat SAT.
-
Sertifikat prestasi.
-
LoA Unconditional (jika sudah memiliki).
-
Nilai rapor semester 1–5.
-
Surat keterangan eligibilitas SNBP.
-
Surat rekomendasi kepala sekolah.
-
Personal statement.
-
Profil diri.
-
Surat pernyataan pada aplikasi.
-
Sertifikat IQ.
-
Bukti bantuan sosial.
-
Bukti penghasilan orang tua.
-
Mutasi rekening orang tua.
-
Bukti pembayaran listrik.
-
Dokumen OSIS bagi yang memiliki pengalaman kepengurusan.
Baca Juga: Gedebage Jadi Kandidat Terkuat Sekolah Rakyat, Pemkot Bandung Negosiasi Soal Luas Lahan
Cara Mendaftar Beasiswa Garuda Sarjana
Langkah 1
Pilih dua tema prioritas dari sepuluh bidang yang tersedia:
-
Kesehatan.
-
Ketahanan pangan.
-
Pertahanan.
-
Digitalisasi.
-
Hilirisasi industri.
-
Material dan manufaktur maju.
-
Maritim.
-
Energi.
-
Bisnis dan ekonomi.
-
Hukum dan kebijakan publik.
Langkah 2
Pilih perguruan tinggi tujuan sesuai daftar yang ditetapkan program, meliputi:
-
Amerika Serikat/Kanada.
-
Eropa.
-
Australia.
-
Asia.
-
Program joint degree atau double degree dalam negeri.
Langkah 3
Melakukan pendaftaran secara online melalui sistem pendaftaran beasiswa LPDP terintegrasi.
Langkah 4
Lengkapi:
-
Profil diri.
-
Personal statement.
-
Dokumen persyaratan umum.
-
Dokumen persyaratan khusus.
Jadwal Seleksi Beasiswa Garuda Sarjana Gelombang II
Bagi yang belum sempat mengikuti Gelombang I, kesempatan masih terbuka melalui Gelombang II.
Gelombang II
-
Pendaftaran Seleksi: 25 Mei–25 Juni 2026
-
Seleksi Administrasi: 25 Juni–10 Juli 2026
-
Tes Bakat Skolastik (TBS): 25–30 Juli 2026
-
Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi: 5 Agustus 2026
Seleksi Administrasi Beasiswa Garuda Sarjana
Tahap seleksi administrasi dilakukan oleh tim yang ditetapkan Direktur Jenderal Sains dan Teknologi. Tahapan ini meliputi:
-
Verifikasi data pendaftar.
-
Validasi seluruh dokumen.
-
Penilaian kelengkapan administrasi.
-
Pelaksanaan Tes Bakat Skolastik sebagai bagian dari seleksi administrasi.
Baca Juga: Rupiah Terus Melemah, Ini yang Harus Disiapkan Sebelum Dompet Makin Tipis
Ketentuan penting:
-
Peserta yang tidak memiliki SAT dan tidak mengikuti TBS dinyatakan gugur.
-
Peserta yang lolos administrasi akan mengikuti wawancara penempatan (placement).
Wawancara Penempatan dan Sistem Kelulusan
Wawancara placement dilakukan secara daring setelah peserta dinyatakan lolos seleksi administrasi.
Tahap ini bertujuan menentukan perguruan tinggi dan program studi yang akan dibiayai melalui Beasiswa Garuda Sarjana.
Peserta yang tidak mengikuti wawancara placement dinyatakan gugur sebagai penerima beasiswa.
Kewajiban Penerima Beasiswa
Penerima Beasiswa Garuda Sarjana wajib:
-
Menyelesaikan studi sesuai program yang ditetapkan.
-
Tidak menerima beasiswa bergelar lain.
-
Kembali ke Indonesia setelah lulus.
-
Berkontribusi untuk Indonesia sekurang-kurangnya dua kali masa studi yang ditempuh.
Beasiswa Garuda Sarjana menjadi salah satu program paling bergengsi bagi siswa kelas XII yang bercita-cita menembus kampus terbaik dunia.
Dengan pembiayaan yang sangat lengkap, mulai dari biaya kuliah hingga biaya hidup, program ini membuka jalan bagi generasi muda Indonesia untuk belajar di tingkat global. ***




