POJOKSATU.id — Peluang melanjutkan pendidikan tinggi di Australia kembali terbuka bagi mahasiswa Indonesia.
Pemerintah Australia saat ini membuka pendaftaran Australian Government Research Training Program Scholarship (AGRTPS) 2026 yang diperuntukkan bagi pelamar internasional dari berbagai negara, termasuk Indonesia.
Program AGRTPS merupakan skema pendanaan pendidikan yang diberikan kepada calon mahasiswa yang ingin menempuh studi berbasis penelitian di Flinders University, Australia.
Baca Juga: Dolar Bertahan di Rp18.000, Apakah Rupiah Sedang Menghadapi Tekanan Besar?
Beasiswa ini dapat dimanfaatkan untuk jenjang Doctor of Philosophy (PhD) maupun Master by Research.
Pendaftaran beasiswa AGRTPS 2026 telah berlangsung dan dijadwalkan ditutup pada Kamis, 18 Juni 2026.
Program ini termasuk salah satu beasiswa riset yang banyak diminati karena memberikan dukungan pendanaan secara menyeluruh selama masa perkuliahan.
Baca Juga: Wakil Menteri Imigrasi Silmy Karim Resmi Jadi Tersangka Korupsi, KPK Ungkap Dugaan Pemerasan
Tidak hanya menanggung biaya pendidikan, penerima AGRTPS juga akan mendapatkan bantuan biaya hidup setiap tahun serta perlindungan asuransi kesehatan selama menjalani studi di Australia.
Meski menawarkan berbagai fasilitas menarik, proses seleksi beasiswa ini dikenal sangat kompetitif.
Setiap tahunnya, Flinders University hanya menyediakan sekitar lima kuota bagi mahasiswa internasional yang berhasil lolos seleksi.
Baca Juga: Brian Sebut Dosen PPPK Tak Akan Direkrut Lagi, Mendiktisaintek Ungkap Fakta Baru Melalui KemenPANRB
Penerima AGRTPS 2026 akan memperoleh berbagai manfaat, mulai dari pembebasan biaya kuliah penuh selama maksimal empat tahun hingga tunjangan hidup sebesar 36.061 dolar Australia per tahun.
Dana tersebut disalurkan secara berkala setiap dua minggu.
Selain itu, mahasiswa juga mendapatkan perlindungan Overseas Health Care Cover (OHCC) sebagai asuransi kesehatan selama studi berlangsung.
Bagi penerima beasiswa yang berasal dari luar Australia dan harus pindah ke Adelaide untuk menempuh pendidikan, tersedia bantuan relokasi senilai 1.485 dolar Australia.
Baca Juga: Gagal Login Saat Cek Pengumuman Kelulusan KDKMP dan KNMP 2026? Ini Solusi Cepatnya!
Khusus peserta program doktoral, dukungan pendanaan dapat diberikan hingga 3,5 tahun masa studi.
Untuk dapat mengikuti seleksi, pelamar harus memenuhi sejumlah persyaratan yang telah ditetapkan.
Kandidat tidak boleh berstatus sebagai warga negara Australia maupun Selandia Baru serta tidak memiliki status penduduk tetap Australia.
Selain itu, pelamar harus menjadi mahasiswa yang akan memulai program Higher Degree by Research secara penuh waktu untuk pertama kalinya di Australia.
Baca Juga: Anggaran MBG Tembus Rp268 Triliun, KNPI DKI Desak Evaluasi Menyeluruh
Bidang penelitian yang diajukan juga harus selaras dengan fokus dan prioritas riset yang dikembangkan Flinders University.
Persyaratan lain yang wajib dipenuhi mencakup kelayakan akademik sesuai program yang dipilih, pemenuhan standar kemampuan bahasa Inggris yang ditetapkan universitas, serta kepemilikan sertifikat bahasa Inggris yang masa berlakunya masih aktif hingga 31 Maret 2027.
Seluruh penerima beasiswa juga diwajibkan menjalani studi secara penuh waktu.
Dalam proses seleksi, pihak universitas akan menilai berbagai aspek yang berkaitan dengan kemampuan akademik dan penelitian pelamar.
Baca Juga: Daftar Favorit Peraih Sepatu Emas Piala Dunia 2026, Siapa Raja Gol Berikutnya?
Beberapa komponen utama yang menjadi pertimbangan meliputi prestasi akademik, pengalaman penelitian, pelatihan riset yang pernah diikuti, potensi pengembangan penelitian, kualitas publikasi ilmiah, hingga rekam jejak riset yang dimiliki.
Flinders University juga memberikan kesempatan kepada pelamar untuk menyertakan maksimal lima publikasi ilmiah sebagai bagian dari penilaian.
Mengingat ketatnya persaingan, pelamar yang belum memiliki publikasi ilmiah umumnya menghadapi tantangan lebih besar dibandingkan kandidat yang telah memiliki karya penelitian terpublikasi.
Dalam proses pendaftaran, terdapat sejumlah dokumen yang wajib disiapkan.
Dokumen tersebut meliputi bukti persetujuan atau kesediaan calon supervisor dari Flinders University, publikasi ilmiah beserta informasi pendukungnya, transkrip akademik yang telah diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris, proposal penelitian sekitar 500 kata, dua surat rekomendasi akademik, CV terbaru, bukti kemampuan bahasa Inggris, serta dokumen lain yang dipersyaratkan universitas.
Baca Juga: Prediksi Ilmuwan: Argentina dan Prancis Bukan Favorit Utama Juara Piala Dunia 2026
Seluruh berkas pendaftaran harus disusun menggunakan bahasa Inggris dan diunggah dalam format PDF sesuai ketentuan yang berlaku.
Pendaftaran AGRTPS dilakukan melalui dua tahapan utama.
Pada tahap pertama, pelamar harus mengajukan aplikasi masuk ke program Higher Degree by Research, baik PhD maupun Master by Research, melalui portal Studylink milik Flinders University.
Setelah memperoleh Student ID dari universitas, pelamar dapat melanjutkan proses pendaftaran beasiswa melalui sistem khusus beasiswa mahasiswa internasional yang disediakan Flinders University.
Sementara itu, calon mahasiswa yang telah menerima Letter of Offer untuk program riset tidak perlu mengulangi proses pendaftaran akademik.
Baca Juga: Sejarah Baru Piala Dunia 2026: Meksiko, Kanada, dan AS Gelar Upacara Pembukaan Sendiri
Mereka dapat langsung melanjutkan ke tahap pengajuan beasiswa.
Berdasarkan jadwal yang telah diumumkan, pendaftaran AGRTPS 2026 dibuka sejak Kamis, 30 April 2026 dan akan berakhir pada Kamis, 18 Juni 2026.
Seluruh dokumen pendaftaran juga harus sudah diterima paling lambat pada tanggal yang sama, yakni pukul 23.59 waktu Australia Tengah atau Australian Central Standard Time (ACST).
Baca Juga: Dedi Mulyadi Beri Rp1 Miliar untuk Persib, Zaini Shofari: Bentuk Kepedulian pada Sepak Bola Jabar
Karena jumlah penerima yang sangat terbatas, pelamar disarankan mempersiapkan seluruh persyaratan dengan sebaik mungkin.
Peluang lolos dapat meningkat apabila kandidat memiliki publikasi ilmiah yang relevan, proposal penelitian yang kuat, calon supervisor yang telah menyatakan kesediaan membimbing, rekam jejak penelitian yang konsisten, serta prestasi akademik yang menonjol.
Informasi lebih lengkap mengenai Australian Government Research Training Program Scholarship (AGRTPS) 2026 dapat diperoleh melalui laman resmi Flinders University.***




