POJOKSATU.id — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata-Tematik (KKN-T) dari Institut Pertanian Bogor (IPB University) menggelar program pengabdian masyarakat berupa Posyandu Lestari secara luring di Posyandu Pos 11 RW 04, Desa Bojong Rangkas, Ciampea, Bogor.
Program ini terlaksana atas kerja sama dengan Posyandu Desa Bojong Rangkas, LAZNAS Yatim Mandiri, serta ahli gizi dari IPB University.
Tujuan utama kegiatan ini adalah pemeriksaan kesehatan, pemenuhan gizi harian, serta edukasi pola konsumsi sehat bagi masyarakat.
Dalam kegiatan ini, mahasiswa KKN-T IPB bersama petugas posyandu melakukan pemeriksaan kesehatan, termasuk pengukuran tinggi badan, berat badan, tekanan darah, dan kadar gula darah bagi lansia, janda, dan anak yatim di Desa Bojong Rangkas.
Selain itu, mahasiswa juga menghadirkan Purnawati Hustina Rachman, atau akrab disapa Ibu Tina, seorang ahli gizi dari IPB University dalam kegiatan yang berlangsung pada 15 Januari 2025.
Ibu Tina memberikan analisis mendalam mengenai kondisi kesehatan warga, sekaligus memberikan rekomendasi pola makan dan gaya hidup sehat yang sesuai dengan kebutuhan individu.
Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa sekitar 80% warga mengalami tekanan darah tinggi akibat kebiasaan mengonsumsi makanan tinggi garam seperti ikan asin dan nasi dengan tambahan garam.
"Banyak warga belum memahami pola konsumsi yang sehat, sehingga tekanan darah tinggi dianggap hal yang lumrah. Kondisi ini dapat berdampak negatif pada organ vital seperti ginjal, jantung, dan otak.," jelas Tina.
Selain itu, ditemukan juga satu kasus diabetes di antara 30 warga RT 04.
Oleh karena itu, program konsultasi gizi ini diharapkan dapat membantu masyarakat memperbaiki pola makan dan mengurangi risiko penyakit akibat konsumsi gula dan garam yang berlebihan.
Sebagai bagian dari kontribusi nyata, program ini juga berkolaborasi dengan LAZNAS Yatim Mandiri dalam penyediaan suplai pemenuhan gizi bagi 30 warga kategori yatim, janda, dan dhuafa.
Langkah ini merupakan bentuk dukungan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.
Kegiatan ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Kehadiran mahasiswa KKN-T IPB tidak hanya memberikan manfaat langsung, tetapi juga memperkuat sinergi antara perguruan tinggi, masyarakat, dan lembaga sosial dalam menciptakan kehidupan yang lebih sehat dan sejahtera. ***



