POJOKSATU.ID - Gelombang kedua Program Magang Nasional Batch 2 yang digagas oleh Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) kembali mencuri perhatian publik.

Setelah pada batch pertama diikuti oleh berbagai kementerian dan BUMN, kini program tersebut semakin meluas dengan banyak rumah sakit yang resmi ikut serta sebagai mitra penyelenggara.

Keterlibatan rumah sakit, baik negeri maupun swasta, menjadi langkah strategis pemerintah untuk memperluas pengalaman kerja berbasis vokasi di sektor kesehatan.

Sekaligus menjawab kebutuhan tenaga medis dan administrasi rumah sakit yang meningkat pascapandemi.

Baca Juga: SMA Kemala Taruna Bhayangkara Buka Pendaftaran Tahun Ajaran 2026-2027, Full Beasiswa, Kurikulum Internasional, dan Visi Mencetak Pemimpin Global


Rumah Sakit Jadi Mitra Strategis

Menurut keterangan resmi Kemnaker (November 2025), sejumlah rumah sakit pemerintah dan daerah telah mendaftar sebagai mitra Program Magang Nasional Batch 2 melalui portal MagangHub.

Program ini terbuka bagi lulusan baru (fresh graduate) bidang kesehatan, administrasi, dan ilmu sosial yang ingin menambah pengalaman kerja di dunia medis tanpa harus menjadi tenaga medis langsung.

Rumah sakit yang ikut serta mencakup:

  1. RSUP Dr. Cipto Mangunkusumo (Jakarta)

  2. RSUP Fatmawati

  3. RSUP Sanglah Denpasar

  4. RSUP Dr. Sardjito (Yogyakarta)

  5. RSUP Adam Malik (Medan)

  6. RSUP Wahidin Sudirohusodo (Makassar)

  7. RSUD Dr. Soetomo (Surabaya)

  8. RS Jiwa Provinsi Jawa Barat

  9. Beberapa RSUD Kabupaten/Kota mitra Kemenkes dan Kemnaker

Baca Juga: Lulusan Bahasa Jepang Banyak Dicari di Program Magang Nasional Batch 2, Ini Alasannya

Selain itu, beberapa rumah sakit swasta nasional seperti Mitra Keluarga, Siloam, dan Primaya Health juga tercatat membuka kuota magang untuk posisi non-klinis dan administrasi.

Rumah sakit yang menjadi mitra membuka banyak posisi lintas bidang.

Peserta magang dapat memilih posisi sesuai latar belakang pendidikan dan minat, antara lain:

Bidang Medis & Kesehatan

  1. Asisten Administrasi Medis

  2. Pengelola Rekam Medis

  3. Staf Data Kesehatan

  4. Petugas Promosi Kesehatan dan Edukasi Publik

  5. Asisten Laboratorium (Non-praktik klinis)

 

 

Bidang Non-Medis

  1. Staf Keuangan dan Akuntansi Rumah Sakit

  2. Staf Humas dan Layanan Pasien

  3. SDM dan Personalia Rumah Sakit

  4. Staf Logistik dan Manajemen Aset

  5. Analis Data Rumah Sakit

Baca Juga: Laptop AI Terlengkap ASUS dengan Ekosistem Gaming Terbesar Hadir di Sumut, Cek Spesifikasi Lengkapnya

Semua peserta magang akan ditempatkan di bagian non-klinis, dengan kegiatan yang lebih berfokus pada pelayanan publik, pengelolaan data, dan manajemen sistem kesehatan.

Peserta magang tidak akan menggantikan peran tenaga medis profesional.

Melainkan berkontribusi dalam peningkatan pelayanan administrasi dan edukasi publik, ujar perwakilan Kemnaker dalam siaran resmi, November 2025.

Baca Juga: Disdik Jabar Evaluasi 189 Smater, Kadisdik Tekankan Akuntabilitas Pelaksanaan

Syarat dan Kualifikasi Peserta

1. Warga Negara Indonesia (WNI) berusia maksimal 27 tahun.

2. Lulusan D3/S1 bidang kesehatan, administrasi, manajemen, atau komunikasi.

3. Sehat jasmani dan rohani serta tidak sedang terikat kontrak kerja.

4. Bersedia mengikuti pelatihan dan pembekalan dari pihak rumah sakit mitra.

5. Bersedia ditempatkan di wilayah kerja rumah sakit sesuai domisili.

Baca Juga: Hilang Tanpa Jejak, Orang Tua Maria Gabriella Siswi St Thomas Aquino Karawaci Ingin Anaknya Kembali

Bagi peserta dari jurusan kesehatan (keperawatan, farmasi, gizi, rekam medis).

Kegiatan magang akan difokuskan pada manajemen dan pelayanan masyarakat bukan tindakan medis langsung.

Seluruh kegiatan magang di rumah sakit mitra berada di bawah pengawasan langsung Kemnaker dan Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Setiap peserta mendapatkan:

1. Asuransi jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian dari BPJS Ketenagakerjaan.

2. Sertifikat resmi Magang Nasional yang diakui pemerintah.

3. Pembimbing lapangan dari pihak rumah sakit dan supervisor administrasi.

Baca Juga: Guru Madrasah Suarakan Ketimpangan P3K, Kami Ingin Dianggap Sama!

Selain itu, sistem verifikasi data peserta dilakukan otomatis melalui portal MagangHub dan PDDIKTI, memastikan hanya lulusan resmi yang bisa ikut program.

Cara Mendaftar Magang di Rumah Sakit Mitra

1. Kunjungi situs resmi [https://maganghub.kemnaker.go.id](https://maganghub.kemnaker.go.id).

2. Buat akun dengan NIK dan data pribadi yang valid.

3. Pilih kategori Kesehatan / Rumah Sakit di menu instansi.

4. Pilih lokasi rumah sakit dan bidang yang diinginkan.

5. Unggah dokumen: ijazah, transkrip nilai, surat keterangan sehat, dan CV.

6. Tunggu hasil verifikasi dan panggilan wawancara online dari instansi.

Baca Juga: Contoh Soal PPKn Kelas 10 Kurikulum Merdeka Materi Norma dalam Kehidupan Masyarakat

Manfaat Mengikuti Magang di Rumah Sakit Mitra

1. Pengalaman kerja langsung di lingkungan kesehatan profesional.

2. Wawasan sistem manajemen rumah sakit dan pelayanan publik.

3. Jaringan kerja nasional dengan instansi dan mitra Kemenkes.

4. Sertifikat pengalaman kerja resmi dari pemerintah.

5. Peluang rekrutmen tenaga kontrak di rumah sakit mitra setelah program berakhir.

Baca Juga: Viral Gus Elham Cium Anak Perempuan, Publik Soroti Etika dan Perlindungan Anak 

Keterlibatan banyak rumah sakit dalam Program Magang Nasional Batch 2 menunjukkan keseriusan pemerintah memperluas kesempatan vokasi dan pelatihan kerja di sektor kesehatan.

Dengan sistem yang aman, terintegrasi, dan diawasi lintas kementerian, peserta magang akan mendapatkan pengalaman berharga di dunia kesehatan tanpa harus memegang peran klinis.

Program ini bukan hanya jembatan menuju karier profesional, tetapi juga bentuk nyata kolaborasi antara dunia pendidikan, pemerintah, dan industri kesehatan nasional.***