POJOKSATU.ID - Berdasarkan analisis beban kerja (ABK), jumlah kebutuhan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, mencapai 10.852 orang.

Sementara itu, kondisi terkini per Mei 2025, jumlah ASN aktif berjumlah 8.083 orang.

Diketahui, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul, mengalami kekurangan ASN, yang terdiri dari Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Baca Juga: Telkom Tunjukkan Aksi Nyata Menuju Net Zero Emission Lewat Digiland 2025

Maka dari itu, Pemkab Bantul masih kekurangan 2.769 pegawai.

Meski begitu, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Bantul menyatakan bahwa kekurangan ASN di lingkungan pemkab setempat tidak memengaruhi kinerja pemerintahan.

"Meskipun kekurangan pegawai atau aparatur sipil negara (ASN) di Bantul cukup signifikan, tidak terlalu memengaruhi kinerja pemerintahan karena sistem kerja yang makin efisien dan didukung oleh kemajuan teknologi," kata Sekretaris BKPSDM Bantul, Triyanto, dikutip Senin (2/6/2025).

Baca Juga: Syahril Dukung Program Gubernur Dedi Mulyadi Jadikan Kalimalang sebagai Destinasi Wisata Air Ikonik di Bekasi

Dijelaskan Triyanto, dengan pelaksanaan sistem pemerintahan berbasis elektronik, dimana pekerjaan yang dahulu dikerjakan dua orang, sekarang bisa dilakukan satu orang.

Dalam proses administrasi seperti pendaftaran pegawai dan usulan nomor induk pegawai (NIP), misalnya, sekarang ini jauh lebih mudah, tinggal mengunggah dokumen, verifikasi, lalu melakukan rekap di sistem.

Selanjutnya Triyanto mengatakan, jumlah ASN di Bantul yang akan memasuki batas usia pensiun (BUP) sebanyak 406 orang pada 2026, kemudian 357 orang pada 2027.

Baca Juga: Titi Dj Benarkan Putrinya Stephanie Menikah di AS, Bakal Gelar Resepsi di Indonesia

Sementara itu, formasi ASN 2024 di Bantul hanya mendapatkan alokasi 111 CPNS dan 507 PPPK tahap pertama.

Ditegaskan Triyanto, bahwa tidak ada pendaftaran CPNS 2025 dan PPPK 2025.

"Tidak ada kebijakan pengadaan ASN baru pada tahun 2025,” ujarnya.

Baca Juga: Komplotan Begal yang Bacok Warga Pamekasan Ternyata Berani Beraksi di Depan Pos Polisi Suramadu

Apakah ada rekrutmen CPNS dan PPPK pada 2026? Triyanto belum bisa memastikan.

“Hingga kini belum ada informasi resmi untuk rekrutmen pada tahun 2026," katanya. ***