POJOKSATU.ID - Menteri Sosial Saifullah Yusuf secara resmi melepas keberangkatan peserta Program Taruna Bhakti dari Akademi TNI dan Akademi Kepolisian menuju berbagai titik Sekolah Rakyat.
Upacara pelepasan yang berlangsung khidmat tersebut digelar di Base Ops Lanud Adisutjipto, Yogyakarta.
Program penugasan yang berjalan pada tahun 2026 ini melibatkan lebih dari seribu taruna pilihan dari unsur militer dan kepolisian.
Dalam teknis pelaksanaannya, sebanyak lima taruna disiagakan di setiap lokasi Sekolah Rakyat untuk mendampingi para siswa selama lima hari berturut-turut.
Kehadiran para taruna di tengah-tengah peserta didik baru bertujuan utama untuk menjadi contoh nyata atau role model dalam hal kedisiplinan.
Selain itu, mereka bertugas menularkan pengalaman dan kemampuan dalam mengelola manajemen kehidupan di lingkungan berasrama.
Menteri Sosial menilai para taruna sangat memahami dinamika hidup jauh dari orang tua, bangun pagi secara mandiri, serta menyesuaikan diri di tempat baru.
Pengalaman berharga itulah yang diharapkan dapat dibagikan kepada para siswa Sekolah Rakyat agar mereka tidak merasa canggung.
Baca Juga: Makan Kerupuk dan Panjat Pinang Masih Mendominasi Lomba 17-an Tahun ini?
Rangkaian apel pelepasan dimulai sejak pagi hari dengan dipimpin langsung oleh Mensos sebagai pengambil upacara.
Setelah apel usai, peninjauan dilanjutkan untuk melihat peragaan atau demonstrasi pendampingan dari para taruna.
Simulasi bimbingan tersebut melibatkan interaksi langsung bersama para siswa dari SRMA 20 Sleman serta SRMA 43 Magelang.
Materi simulasi mencakup hal-hal praktis seperti teknik menata kerapihan kamar dan kasur hingga materi psikologi lapangan.
Program penugasan khusus ini dirancang berbarengan dengan dimulainya masa pengenalan lingkungan sekolah di seluruh fasilitas Sekolah Rakyat.
Langkah kolaboratif ini diharapkan mampu mempermudah proses transisi mental siswa baru agar makin siap menjalani kehidupan berasrama.***




