POJOKSATU.ID - Menjelang akhir tahun, pemerintah kembali menyalurkan sejumlah bantuan sosial (bansos) yang cair serentak pada periode 22–31 Desember 2025.

Pencairan ini merupakan bagian dari tahap akhir penyaluran bansos tahun anggaran 2025, yang ditujukan untuk menjaga daya beli masyarakat menjelang pergantian tahun.

Lantas, bansos apa saja yang cair di periode tersebut dan disalurkan melalui bank apa?

Berikut rangkuman lengkapnya.

1. Program Keluarga Harapan (PKH) Tahap Akhir 2025

PKH merupakan bantuan bersyarat untuk keluarga miskin dan rentan yang memiliki komponen ibu hamil, balita, anak sekolah, penyandang disabilitas, dan lansia.

Baca Juga: Mulai 2026 Tunjangan Profesi Guru Cair Tiap Bulan, Pemerintah Pangkas Birokrasi, Guru Perlu Lebih Teliti

Pada akhir Desember 2025, pemerintah menyalurkan tahap lanjutan atau tahap akhir PKH kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang datanya telah tervalidasi.

Penyaluran PKH dilakukan melalui:

Bank BRI

Bank BNI

Bank Mandiri

Bank BTN

PT Pos Indonesia (khusus wilayah tertentu)

Baca Juga: Mahasiswa UM Ciptakan AI Interview Session, Hadirkan Simulasi Wawancara Cerdas, Jawaban, Gestur, hingga Ekspresi Dinilai AI

Dana PKH langsung masuk ke rekening Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) atau dicairkan melalui kantor pos.

 

2. Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) / Sembako

Bansos BPNT atau bantuan sembako juga termasuk yang masih cair pada periode 22–31 Desember 2025.

Bantuan ini diberikan dalam bentuk saldo atau nilai bantuan yang dapat digunakan untuk membeli bahan pangan pokok.

Di beberapa daerah, bantuan sembako tahap akhir disalurkan menjelang tutup tahun untuk memastikan target penerima 2023 terpenuhi.

Bank penyalur BPNT:

BRI

BNI

Mandiri

BTN

PT Pos Indonesia (alternatif)

Baca Juga: Letnan Jenderal Fanil Tewas Kena Ledakan Bom, Peledak Dipasang di Bawah Mobilnya

3. BLT Dana Desa Tahap Akhir

Selain bansos dari pemerintah pusat, BLT Dana Desa juga masih cair di sejumlah desa hingga akhir Desember 2025.

BLT ini menyasar warga miskin ekstrem yang belum menerima bantuan lain.

Berbeda dengan PKH dan BPNT, BLT Dana Desa disalurkan langsung oleh pemerintah desa, baik secara tunai maupun non-tunai, tergantung kebijakan desa masing-masing.

4. Bantuan Beras Cadangan Pangan Pemerintah (CPP)

Pada akhir 2025, pemerintah juga menyalurkan bantuan beras 10 kilogram kepada KPM tertentu sebagai bagian dari pengendalian inflasi dan perlindungan pangan.

Baca Juga: BBW Serahkan 200 Buku ke Anak-Anak di Aceh Tamiang, Relawan Ajak Bernyanyi dan Membaca

Penyaluran beras dilakukan melalui Bulog dan pemerintah daerah, bukan melalui bank, namun waktunya bersamaan dengan pencairan bansos tunai lainnya.

Kenapa Pencairan Terjadi di Akhir Desember?

Pencairan bansos di periode 22–31 Desember 2025 berkaitan dengan:

Penyelesaian target penyaluran APBN 2025

Validasi ulang data penerima

Antisipasi kebutuhan masyarakat akhir tahun

Pemerintah memastikan dana bansos tersalurkan sebelum tutup buku anggaran.

Cara Mengecek Status Penerima Bansos

Masyarakat dapat mengecek status bansos melalui:

Aplikasi atau website resmi Kementerian Sosial

Pemerintah desa atau kelurahan

Pendamping PKH di wilayah masing-masing

Penerima diimbau waspada terhadap informasi tidak resmi dan tidak memberikan data pribadi kepada pihak yang tidak berwenang.

Baca Juga: Viral! Kades di Lombok Tengah Berendam di Kubangan Lumpur, Protes Jalan Tak Kunjung Diperbaiki, Netizen Justru Bertanya Kemana Dana Desa

Pada periode 22–31 Desember 2025, sejumlah bansos masih cair, antara lain PKH, BPNT/Sembako, BLT Dana Desa, dan bantuan pangan beras.

Penyaluran dilakukan melalui bank Himbara (BRI, BNI, Mandiri, BTN) serta PT Pos Indonesia, tergantung jenis bantuan dan wilayah.

Masyarakat penerima diharapkan memanfaatkan bantuan ini untuk kebutuhan pokok dan memastikan informasi diperoleh dari sumber resmi.***