POJOKSATU.id – Bank Aladin Syariah berkolaborasi dengan Muhammadiyah Scholarship Agency (MSA) membuka Program Bantuan Dana Pendidikan jenjang Magister (S2) dan Doktoral (S3) bagi mahasiswa Muhammadiyah.
Program ini menjadi bagian dari upaya bersama dalam mendukung kemajuan pendidikan dan penguatan sumber daya insani persyarikatan Muhammadiyah serta bangsa.
Kolaborasi tersebut dituangkan dalam Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Bank Aladin Syariah dan MSA terkait penyaluran bantuan dana pendidikan program magister dan doktoral.
Total dana yang disiapkan mencapai Rp600 juta dan akan disalurkan kepada 80 mahasiswa aktif S2 dan S3 yang merupakan anggota Muhammadiyah, dibuktikan dengan Kartu Tanda Anggota Muhammadiyah (KTAM).
Sasaran dan Tujuan Program
Bantuan ini terbuka bagi mahasiswa aktif S2 dan S3, baik yang menempuh pendidikan di Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA) maupun non-PTMA.
Program ini bertujuan meningkatkan kualitas akademik, riset, serta kontribusi keilmuan kader Muhammadiyah di tingkat nasional.
Baca Juga: Janji 6 Bulan Molor 2 Tahun, Warga Perumahan Padi Village Karawang Tagih Fasum Developer
Skema Bantuan Dana Pendidikan
Skema bantuan dibagi ke dalam dua jenjang pendidikan.
Untuk jenjang magister, bantuan diberikan kepada 60 mahasiswa S2 dengan nominal Rp5.000.000 per mahasiswa dan disalurkan satu kali.
Sementara itu, untuk jenjang doktoral, bantuan diberikan kepada 20 mahasiswa S3 dengan nominal Rp15.000.000 per mahasiswa, juga diberikan satu kali untuk mendukung kebutuhan pendidikan dan penelitian disertasi.
Baca Juga: Sawah Terendam Banjir, Petani Aceh Utara Dibayar Rp100 Ribu per Hari untuk Pulihkan Lahan
Persyaratan Pendaftar
Adapun persyaratan yang harus dipenuhi calon penerima bantuan sebagai berikut:
1. Warga Negara Indonesia (WNI).
2. Mahasiswa aktif jenjang S2 atau S3 di PTMA maupun non-PTMA.
3. Memiliki Kartu Tanda Anggota Muhammadiyah (KTAM).
4. Bukan penerima Bantuan Dana Pendidikan BAZNAS dan PP Muhammadiyah Tahun 2025.
Baca Juga: Berapa Kekayaan Asli Budi Prasetyo? Ini Angka LHKPN Jubir KPK yang Sedang Disorot Publik
5. Bukan penerima Beasiswa Kader Muhammadiyah MPKSDI PP Muhammadiyah Tahun 2025.
6. Khusus mahasiswa S3, telah memiliki proposal penelitian disertasi yang ditandatangani oleh promotor.
Mekanisme Penyaluran Dana
Penyaluran bantuan dana pendidikan dilakukan melalui rekening Bank Aladin Syariah.
Awardee yang dinyatakan lolos seleksi wajib membuka rekening Bank Aladin Syariah sebagai sarana penyaluran dana.
Dana bantuan akan disalurkan dalam dua tahap, masing-masing sebesar 50 persen.
Timeline Program Bantuan Dana Pendidikan
Berdasarkan timeline resmi yang dirilis penyelenggara, tahapan program berlangsung sebagai berikut:
- Pendaftaran: 13–27 Januari 2026.
Baca Juga: Viral! Oknum ASN Kemenag Sulbar Diciduk Polisi, Diduga Pesta Sabu Bareng 2 Wanita
- Seleksi administrasi: 28 Januari–28 Februari 2026.
- Pengumuman hasil seleksi: 3 Maret 2026.
- Pembukaan rekening Bank Aladin Syariah: 3–9 Maret 2026.
- Penyaluran dana tahap pertama sebesar 50 persen: 10–12 Maret 2026.
- Pembekalan Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK): 13 Maret 2026.
Baca Juga: Terungkap! Ini Rekam Jejak Budi Prasetyo, Jubir KPK yang Makin Disorot Publik
- Penyaluran dana tahap kedua sebesar 50 persen: 25–27 Maret 2026.
Pendaftaran program ini dilakukan secara daring melalui tautan s.id/Pendaftaran-Aladin-2026.
Panduan lengkap program dapat diunduh melalui kanal resmi Muhammadiyah Scholarship Agency.
Baca Juga: Ribuan Korban Teriak! Skandal Dana Syariah Rp 1,4 T Mengguncang, Ini Temuan Mengejutkan OJK
Program ini diharapkan menjadi jalan ikhtiar bersama dalam memperluas akses pendidikan tinggi. ***




