POJOKSATU.ID - Aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau dilaporkan mengalami peningkatan yang sangat signifikan hingga memicu tindakan darurat dari pihak otoritas.
Situasi ini berdampak langsung pada operasional penerbangan nasional karena potensi bahaya abu vulkanik di udara.
Pengelola Bandara Soekarno-Hatta akhirnya mengambil keputusan tegas untuk menutup sementara seluruh aktivitas bandara pada Minggu dini hari, 6 September 2026.
Penutupan mendadak ini dilakukan demi menjamin keselamatan operasional seluruh armada pesawat dan para penumpang.
Baca Juga: Status Siaga Level III! Gunung Anak Krakatau Terus Semburkan Lava Pijar Hingga Hari ini!
Pengumuman resmi mengenai penghentian penerbangan tersebut langsung disampaikan secara meluas melalui sistem pengerasa suara di area terminal bandara soetta.
Langkah cepat ini diambil agar para calon penumpang yang berada di lokasi segera mengetahui situasi darurat yang sedang terjadi.
Penerbitan pemberitahuan resmi penerbangan atau NOTAM dengan nomor A3341/26 menjadi dasar hukum utama atas tindakan penutupan ini.
Pihak otoritas bandara terus memantau pergerakan abu vulkanik dari Gunung Anak Krakatau secara berkala dan ketat.
Baca Juga: Misteri Dentuman Jawa Barat Makin Panas, BMKG dan PVMBG Malah Beda Pandangan Soal Krakatau!
Peningkatan erupsi ini dinilai sangat membahayakan mesin pesawat apabila penerbangan tetap dipaksakan berjalan.
Area udara di sekitar Banten dan Jakarta terdampak paparan material vulkanik yang mengganggu jarak pandang serta keselamatan penerbangan.
Seluruh petugas bandara dikerahkan untuk memberikan panduan kepada para calon penumpang yang panik atas pengumuman mendadak tersebut.
Hingga saat ini, pihak bandara belum dapat memastikan secara pasti kapan operasional penerbangan akan kembali dibuka secara normal.
Keputusan pembukaan kembali penerbangan sepenuhnya bergantung pada evaluasi kondisi aktivitas gunung api tersebut dari pihak berwenang.
Keselamatan jiwa tetap menjadi prioritas paling utama di tengah situasi tanggap darurat bencana alam ini.***




