POJOKSATU.id - Transformasi program pendidikan profesi guru dalam jabatan 2024 atau PPG Daljab 2024 sudah mulai dirilis.

Terbaru adalah Awan Penggerak yang khusus diperuntukkan bagi peserta PPG Dalam Jabatan 2024 yang sulit mendapat akses sambungan internet.

Salah satu transformasi pendidikan profesi guru adalah pelaksanannya di aplikasi Platform Merdeka Mengajar atau PMM.

Dimana peserta akan menjalani pembelajaran secara online atau daring dan secara mandiri.

Baca Juga: PENETAPAN Kandidat Peserta PPG Daljab 2024, Masih Ada Sekitar 1,6 Juta Guru BELUM BERSERTIFIKAT, Timeline Penyelesaian Ditargetkan Hingga 2026

Berkaca pada pemanfaatan PMM sebelumnya, sambungan internet jadi kendala cukup berarti bagi guru di daerah-daerah tertentu.

Terutama guru yang berada di area atau daerah yang sulit mendapat sambungan internet.

Sebab mau tidak mau, untuk bisa mengakses PMM, dibutuhkan sambungan internet yang cukup stabil.

Sambungan intertnet itu dibutuhkan karena segala kegiatan dan kebutuhan di PMM memang sangat bergantung pada kelancaran program.

Baca Juga: BARU SAJA Senin Malam, 6 INFORMASI RESMI soal PPG Daljab 2024 dari Kemdikbud, yang Terkendala Internet Sudah Ada Solusinya

Terbaru, Kemdikbud melalui Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Dirjen GTK) merilis Awan Penggerak.

Seperti diketahui, saat ini internet menjadi salah satu kebutuhan primer bagi masyarakat Indonesia termasuk di bidang pendidikan.

Akan tetpai tidak semua jaringan internet di seluruh wilayah di Indonesia memiliki kualitas yang baik dan layak.

Bahkan di beberapa daerah sama sekali tidak terjangkau internet.

Mengingat pelaksanaan PPG Dalam Jabatan melalui PMM yang membutuhkan sambungan internet stabil, Kemdikbud mengenalkan Awan Penggerak sebagai solusinya.

 

PPG Daljab di Daerah

Program PPG Daljab 2024 merupakan langkah penting untuk mengurangi jumlah guru yang belum bersertifikasi secara substansial.

Terdapat kesenjangan yang cukup signifikan antar provinsi dalam hal persentase guru yang sudah bersertifikasi.

Ini berarti, pencapaian program PPG belum merata di semua wilayah di Indonesia.

Baca Juga: BOCOR! Skema Percepatan PPG Daljab 2024 di PMM Lengkap Cara Mudah Lulus PPG Dalam Jabatan 2024, Jam Belajar Bebas Ditentukan Peserta

Wilayah yang berada di sekitar pulau Jawa memiliki persentase yang lebih tinggi bagi guru sudah bersertifikat dibandingkan dengan provinsi di Papua dan beberapa daerah di luar Jawa.

Guru sudah bersertifikasi dengan presentasi tertinggi, antara lain:

1. D.I. Yogyakarta sebanyak 72.97 persen

2. Jawa Tengah 61.48 persen

3. Bali 52.34 persen

Baca Juga: 3 Tahapan PPG Daljab 2024, Alur PPG Dalam Jabatan 2024 dan Penentu Kelusan, Kategori Khusus dan Kategori Reguler Wajib Paham

Untuk mencapai kesetaraan, kemungkinan program sertifikasi perlu difokuskan pada provinsi dengan persentase sertifikasi yang rendah.

Wilayah yang memiliki pencapaian paling rendah guru sudah bersertifikasi antara lain:

1. Kalimantan Utara 19.82 persen

2. Papua Barat 15.67 persen

3. Papua 14.94 persen

Itu pula sebabnya, di tahun 2024 rekrutmen PPG Daljab 2024 dilakukan melalui pemutakhiran data guru secara masif di Data Pokok Pendidikan (Dapodik).

 

Yang harus Dilakukan dan Penjelasannya

Prof Nunuk menyebut Awan Penggerak tersebut menjadi solusi bagi siswa, guru, dan tenaga kependidikan yang sulit menjangkau internet.

Baca Juga: 3 FAKTA Link Panggilan PPG Daljab 2024 Valid! Bagaimana Nasib Guru Tidak Terdaftar Sertifikasi Pendidik di PMM? Tenang, Ini Kabar Gembira kok

Dijelaskan bahwa Awan Penggerak merupakan sebuah sistem berbasis server lokal.

Sehingga dalam pemanfaatannya tidak terhubung jaringan internet.

Yang perlu dilakukan sekolah adalah hanya perlu menyalakan laptop atau komputer yang terinstal Awan Penggerak.

Nah, Awan Penggerak itulah yang nantinya berfungsi sebagai server lokal dan acces point.

"Guru bisa belajar mandiri melalui Awan Penggerak," ungkap Prof Nunuk Suryani dikutip Pojoksatu.id dari laman resmi PPG Kemdikbud, Selasa 21 Mei 2024.

Baca Juga: CEK FAKTA Link Panggilan PPG Daljab 2024 Sebenarnya Valid kok Disebut Prof Nunuk Suryani Hoax? Penjelasan dan Analisa Ini Tidak Terbantahkan

Selain itu, saat ini yang juga dibutuhkan adalah satu wadah yang dapat mengakomodasi kebutuhan belajar guru.

Sekaligus untuk melakukan kolaborasi dengan guru lain yang dapat diakses secara offline, namun tetap bersinergi dengan Platform Merdeka Mengajar.

Awan Penggerak, kata dia, memberikan kesempatan dan materi yang sama bisa diakses oleh guru baik di daerah regular maupun di daerah khusus dengan kendala jaringan internet.

"Awan Penggerak diharapkan menjadi solusi dalam rangka pemerataan akses dan mutu layanan pendidikan serta menjamin keadilan (equality) antara guru di daerah khusus dan/atau satuan pendidikan yang mengalami kendala jaringan internet dengan daerah lainnya," ungkap Prof Nunuk.

Awan Penggerak juga akan memudahkan guru dan tenaga kependidikan untuk mengakses informasi, referensi, dan inspirasi yang ada dalam Platform Merdeka Mengajar.

Di dalam aplikasi tersebut nantinya juga akan menyajikan informasi yang dikemas dalam bentuk buku bacaan elektronik, artikel, video pembelajaran, regulasi, pelatihan mandiri, dan sumber belajar lainnya.

Baca Juga: Kapan Pendaftaran PPG Daljab 2024 yang Resmi? Akhirnya Resmi Diumumkan Dirjen GTK Prof Nunuk Suryani secara Live!

Hingga akhir 2023, telah ada 15 kabupaten yang memanfaatkan Awan Penggerak.

Dengan penjelasan di atas, bisa diambil kesimpulan bahwa pelaksanaan PPG Daljab 2024 di PMM akan jauh lebih mudah dengan memanfaatkan aplikasi Awan Penggerak.***